Advertisement
Gaya Hidup

Benarkah Berlebihan Makan Sayur Kol Bikin Bau Badan?

Bau badan dapat dialami siapa saja, terutama orang dewasa. Ini terjadi karena bakteri memecah keringat  yang dihasilkan kelenjar apokrin. Tak hanya bakteri, bau badan juga disebabkan oleh makanan.

TIMES Indonesia,
Benarkah Berlebihan Makan Sayur Kol Bikin Bau Badan?
Kubis atau Kol. (FOTO: Hello Sehat)
A-AA+

JAKARTA Bau badan dapat dialami siapa saja, terutama orang dewasa. Ini terjadi karena bakteri memecah keringat  yang dihasilkan kelenjar apokrin. Tak hanya bakteri, bau badan juga disebabkan oleh makanan. Bahkan, beberapa jenis makanan tertentu juga bisa membuat bau badan semakin parah, salah satunya sayur kol.

Sayuran yang satu ini memang bisa bikin bau badan, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Dilansir dari laman Men’s Health, Lily Talakoub, M.D., seorang dokter kulit dari McLean Dermatology and Skincare Center, menjelaskan kenapa makan kol bisa menyebabkan bau badan.

Advertisement

“Sebagian besar orang mungkin memiliki bau badan karena mengonsumsi makanan yang mengandung sulfur (belerang), seperti kol, brokoli, dan kembang kol,” tutur Talakoub.

Saat Anda makan kol, sulfur akan dicerna oleh tubuh. Sulfur yang memiliki bau khas seperti belerang atau bau telur busuk ini akan keluar bersama keringat tubuh.

Munculnya bau badan ini bisa terjadi baik Anda konsumsi kol yang dimasak maupun yang mentah. Namun, makanan yang mentah biasanya lebih tinggi kadar sulfurnya.

Hal ini membuat kol mentah jauh lebih berpotensi besar dalam membuat bau badan menjadi lebih parah.

Meskipun makan kol dapat memicu bau badan, Anda tidak perlu cemas. Jangan sampai hal ini membuat Anda enggan untuk makan kol.

Advertisement

Pasalnya, menurut Data Komposisi Pangan RI, kol mengandung banyak zat gizi yang diperlukan tubuh.

Sayur kol mengandung vitamin C dan vitamin B, keduanya dapat meningkatkan sel-sel kekebalan tubuh. Selain itu, kol juga dilengkapi dengan serat, kalium, kalsium, dan zat besi. Semua nutrisi tersebut mendukung kesehatan pencernaan, tulang, dan produksi darah dalam tubuh. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia