Peristiwa - Nasional

Kemensos RI Tidak Tangani Simpatisan Terorisme dan ISIS

Jumat, 21 Juni 2019 - 21:31 | 27.80k
Kemensos RI Tidak Tangani Simpatisan Terorisme dan ISIS
Menteri Sosial (Mensos) RI Agus Gumiwang Kartasasmita. (FOTO: Humas Kemensos for TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kementerian Sosial Ri (Kemensos RI) menegaskan bahwa penanganan terorisme termasuk simpatisan terorisme diantaranya simpatisan ISIS bukan merupakan tanggung jawabnya.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemensos RI Sonny W. Manalu mengatakan Kemensos tidak memiliki tugas dan fungsi melaksanakan program bagi kaum radikal yang sebagian diantaranya para simpatisan teroris maupun ISIS.

Menurut Sonny, sesuai dengan amanat UU Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, Kemensos RI menangani 27 jenis Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Namun, simpatisan terorisme maupun ISIS tidak termasuk di dalamnya sehingga secara kelembagaan Kemensos RI tidak diamanatkan melaksanakan program penanganannya.

"Keterlibatan Kemensos terhadap penanganan simpatisan terorisme dan ISIS yang merupakan warga negara Indonesia yang dipulangkan dari luar negeri, hanya atas dasar kemanusiaan," ungkap Sonny W. Manalu dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Lebih lanjut Sonny mengatakan para simpatisan terorisme dan ISIS ditampung sementara di Rumah Perlindungan Sosial sambil menunggu proses pemulangan mereka ke daerah asal masing-masing.

Dijelaskannya, tanggung jawab dan pembiayaan pemulangan setiap simpatisan kelompok terorisme maupun ISIS, baik dari luar negeri maupun pemulangan ke daerah asal, bukan tugas dan tanggung jawab Kementerian Sosial RI, akan tetapi merupakan tanggung jawab Kementerian Luar Negeri RI yang bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

"Mereka yang ditampung di Rumah Perlindungan Sosial milik Kemensos adalah anak-anak dan wanita. Penampungan sementara hanya berlangsung selama dua minggu hingga satu bulan, tergantung kondisi dan keadaan anak-anak dan wanita tersebut," tutur Sonny.

Selama dalam penampungan, Kemensos RI memberikan pendampingan dan rehabilitasi sosial dasar kepada simpatisan terorisme dan ISIS, sehingga mereka dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara baik dan membaur dengan masyarakat saat kembali ke daerah asalnya.

Sementara itu, program deradikalisasi adalah program yang diinisiasi BNPT bagi kelompok radikal dalam rangka mengembalikan mereka ke ideologi kebangsaan, yakni Pancasila dan UUD 1945 beserta Bhinneka Tunggal Ika.

Sejak tahun 2016, Presiden Joko Widodo memerintahkan Kemensos RI untuk melakukan rehabilitasi sosial bagi eks-narapidana teroris setelah mereka selesai menjalani masa tahanan.

Sonny menambahkan adapun dasar Kemensos RI melibatkan diri ikut menangani eks-narapidana terorisme dikarenakan mereka termasuk dalam jenis PMKS sebagai Bekas Warga Binaan Pemasyarakatan (BWBP). “Hingga saat ini, Kemensos telah berhasil menangani sebanyak 100 orang BWBP yang meliputi 45 eksnapiter di Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat, 35 eksnapiter di Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, dan 18 eksnapiter di Lamongan, Provinsi Jawa Timur," kata Sonny Manalu. (*)


jakarta Kemensos RI terorisme Kabiro Humas Kemensos Sonny W Manalu
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Jakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

14/12/2019 - 00:07

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia
Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial
Petik Buah Wisata Agrokusuma

Petik Buah Wisata Agrokusuma
Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Reformasi Kebijakan Publik Yang Harus Disuarakan
    Reformasi Kebijakan Publik Yang Harus Disuarakan
    14/12/2019 - 21:36
  • Ketika Materi Khilafah Direvisi dari Pelajaran Agama Islam
    Ketika Materi Khilafah Direvisi dari Pelajaran Agama Islam
    14/12/2019 - 19:37
  • Reformasi Birokrasi : Memulihkan Kembali Nilai-nilai Kebijakan Publik
    Reformasi Birokrasi : Memulihkan Kembali Nilai-nilai Kebijakan Publik
    14/12/2019 - 19:24
  • Pilkada Bandung dan Tantangan Smart City Bandung
    Pilkada Bandung dan Tantangan Smart City Bandung
    14/12/2019 - 19:15
  • Lingkaran Masalah di Dalam Reformasi Birokrasi
    Lingkaran Masalah di Dalam Reformasi Birokrasi
    14/12/2019 - 17:36
  • Toleransi Antar Umat Beragama di Tanah Suci
    Toleransi Antar Umat Beragama di Tanah Suci
    14/12/2019 - 15:14
  • Reformasi Kebijakan Publik: Evaluasi Kebijakan Publik Untuk Terciptanya Reformasi Publik
    Reformasi Kebijakan Publik: Evaluasi Kebijakan Publik Untuk Terciptanya Reformasi Publik
    14/12/2019 - 11:43
  • Penilaian Dalam Reformasi Kebijakan Publik Terhadap Masyarakat
    Penilaian Dalam Reformasi Kebijakan Publik Terhadap Masyarakat
    13/12/2019 - 23:25
  • Hendra / Ahsan Tantang Endo / Watanabe di Final WTF 2019
    Hendra / Ahsan Tantang Endo / Watanabe di Final WTF 2019
    15/12/2019 - 02:00
  • Resmi! Tol Layang Cikampek Dibuka Pagi Ini dan Masih Gratis
    Resmi! Tol Layang Cikampek Dibuka Pagi Ini dan Masih Gratis
    15/12/2019 - 01:05
  • Cetak Dua Gol Kemenangan Liverpool, Salah Tetap Rendah Hati
    Cetak Dua Gol Kemenangan Liverpool, Salah Tetap Rendah Hati
    15/12/2019 - 00:30
  • Chelsea Tumbang, Leicester City Nyaris Dipermalukan Penghuni Zona Merah
    Chelsea Tumbang, Leicester City Nyaris Dipermalukan Penghuni Zona Merah
    15/12/2019 - 00:25
  • Messi Gagal Cetak Gol, Barcelona Tak Mampu Tundukkan Real Sociedad
    Messi Gagal Cetak Gol, Barcelona Tak Mampu Tundukkan Real Sociedad
    15/12/2019 - 00:08
  • Jabar Raih Emas Polo Air Putri, Azzahra Kampiun di 2 Nomor Renang IOAC
    Jabar Raih Emas Polo Air Putri, Azzahra Kampiun di 2 Nomor Renang IOAC
    15/12/2019 - 01:07
  • 'More To This Life’, Cara Alena Wu Rayakan Natal dan Tahun Baru
    'More To This Life’, Cara Alena Wu Rayakan Natal dan Tahun Baru
    15/12/2019 - 01:23
  • Tak Cuma Sepakbola, Arena Berkuda Kini Juga Punya Liga Champions
    Tak Cuma Sepakbola, Arena Berkuda Kini Juga Punya Liga Champions
    15/12/2019 - 01:58
  • Ternyata Ini Sepatu Compass yang Bikin Orang Rela Antre Super Panjang
    Ternyata Ini Sepatu Compass yang Bikin Orang Rela Antre Super Panjang
    14/12/2019 - 09:48
  • Mengenal Sepatu Compass, Brand Lokal yang Selalu Ludes Tiap Kali Rilis
    Mengenal Sepatu Compass, Brand Lokal yang Selalu Ludes Tiap Kali Rilis
    14/12/2019 - 15:07