Peristiwa - Daerah

Ibu-ibu PKK Banyuwangi Kompak Lupakan Perbedaan Pilihan Politik Saat Pilpres

Selasa, 18 Juni 2019 - 21:45 | 36.86k
Ibu-ibu PKK Banyuwangi Kompak Lupakan Perbedaan Pilihan Politik Saat Pilpres
Tim Penggerak PKK Banyuwangi Menggelar Halal Bi Halal di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. (FOTO: Roghib/TIMES Indonesia)
Pewarta: Roghib Mabrur | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Momentum halal bihalal dimanfaatkan Ketua Tim Penggerak PKK Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas untuk mengajak seluruh elemen perempuan kembali merajut persatuan.

Istri Bupati Abdullah Azwar Anas tersebut mengajak seluruh perempuan melupakan perbedaan politik yang terjadi saat pemilihan presiden kemarin untuk membangun daerah.  

Hal itu diungkapkan Dani, sapaan akrabnya, saat menggelar halal bihalal yang dihadiri ratusan perempuan dari pengurus PKK di Banyuwangi, organisasi wanita, dan organisasi perempuan keagamaan, mulai  LDII, Ma’atul Sholihah, fatayat, muslimat dan Asiyiah, di Pendopo Kabupaten Banyuwangi Selasa, (18/06/2019).

Dani menyampaikan, momen Idul Fitri merupakan saat yang tepat untuk meleburkan diri kembali menjadi satu pikiran, yakni bagaimana membangun daerah dan bangsa ini. 

"Dalam suasana Lebaran ini, mari kita manfaatkan untuk saling bermanfaaf-maafan. Pemilu sudah berakhir, waktunya kembali kita satukan hati untuk membangun Banyuwangi. Kita lupakan perbedaan politik saat pilpres, saatnya kita kembali bersatu. Bisa dan sanggup ya ibu-ibu?” ajak Dani Azwar Anas.

Ajakan Dani Azwar Anas mendapat respon positif dari ratusan perempuan yang hadir. Mereka pun dengan kompak menjawab dengan semangat, "Bisa, dan kami sanggup."

Menurut Dani, sekarang sudah saatnya move on dari perbedaan yang ada kemarin. Para perempuan itu diajak Dani untuk kembali menjalankan perannya dengan baik, baik yang berkarir maupun ibu rumah tangga. 

"Kiprahnya yang di PKK, ayo lanjutkan kembali program-programnya. Dukung program PKK kabupaten sambil kembangkan inovasi di  masing-masing wilayahnya. Untuk PKK tingkat desa, khusus saya minta untuk terus menjaga suasana yang kondusif, karena setelah ini akan ada pemilihan kepala desa yang digelar serentak di sejumlah desa," tegas Dani. 

Kepada organisasi wanita dan keagamaan, Dani meminta agar terus bersama-sama PKK membangun sinergitas, gotong royong meningkatkan pemberdayaan keluarga kembali.

"PKK tidak mungkin bisa jalan sendiri, untuk itu perlu dibantu semua komponen wanita. Mulai dari program menekan kematian balita hingga memantau perkembangan dan pendidikan anak. Mohon bantuanya untuk mengentaskan masalah keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mendukung apa yang disampaikan Dani Azwar Anas. Bahwa momen halal bihalal adalah saat yang tepat untuk kembali merajut segala perbedaan. Karena, halal bihalal yang awalnya digelar tahun 1948 oleh Presiden Soekarno dimaksudkan untuk mencari solusi terbaik bagi bangsa. 

“Di pertengahan Ramadhan 1948, Bung Karno meminta saran KH Wahab Chasbullah untuk mengatasi kebuntuan situasi politik Indonesia saat itu. Kemudian Kiai Wahab memberi saran kepada Bung Karno untuk menyelenggarakan silaturahim,” jelas Anas.  

Dari saran Kiai Wahab itulah, lanjut Anas, kemudian Bung Karno pada Hari Raya Idul Fitri saat itu mengundang semua tokoh politik untuk datang ke Istana Negara menghadiri silaturrahmi yang diberi judul 'Halal bihalal'.

“Momen seperti ini, pas untuk mengumpulkan para kaum ibu dari berbagai organisasi keagamaan untuk saling bersilaturahmi dan berhalal bihalal,” kata Bupati Anas.

Anas juga meminta para perempuan untuk terus bersinergi dengan pemkab untuk membangun Banyuwangi menjadi lebih baik. Salah satunya, berinventasi terhadap dunia pendidikan dengan memantau perkembangan anak-anak.

“Saya titip kepada ibu-ibu untuk menjaga anak-anak generasi kita. Mari kita investasi ke anak-anak, yang ke ke sekolah kembali ke sekolah, yang ke pesantren kembali ke pesantren. Jangan sampai ada anak putus sekolah. Laporkan kami kalau ada yang terkendala pendidikan. Dan yang paling penting, jaga akhlak dan pendidikan mereka,” pungkas Bupati Banyuwangi ini. (*)


banyuwangi Majestic Banyuwangi Banyuwangi Ibu-Ibu PKK Banyuwangi Halal Bihalal
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Banyuwangi
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

08/12/2019 - 02:18

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul
Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo
Mengatasi Rambut Rontok dengan Glutera Hair Tonic Serum

Mengatasi Rambut Rontok dengan Glutera Hair Tonic Serum
Salon Kecantikan di Dalam Lapas

Salon Kecantikan di Dalam Lapas

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Meramu Falsafah Ideologis dan Kebersatuan Bangsa
    Meramu Falsafah Ideologis dan Kebersatuan Bangsa
    07/12/2019 - 11:54
  • Tergerusnya Nilai-Nilai Pancasila pada Generasi Milenial
    Tergerusnya Nilai-Nilai Pancasila pada Generasi Milenial
    07/12/2019 - 07:28
  • Esensi Pancasila di Era 4.0
    Esensi Pancasila di Era 4.0
    06/12/2019 - 21:42
  • Merosotnya Nilai-Nilai Pancasila Pada Era Milenial
    Merosotnya Nilai-Nilai Pancasila Pada Era Milenial
    06/12/2019 - 18:39
  • Sudah Jualan Agama Hari Ini?
    Sudah Jualan Agama Hari Ini?
    06/12/2019 - 16:56
  • Pentingnya Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
    Pentingnya Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
    06/12/2019 - 16:31
  • Sejarah Pergerakan Mahasiswa
    Sejarah Pergerakan Mahasiswa
    06/12/2019 - 15:45
  • Pancasila Sebagai Dasar Ideologi Di Era Revolusi Industri
    Pancasila Sebagai Dasar Ideologi Di Era Revolusi Industri
    06/12/2019 - 11:48
  • GFRIEND Tampilkan Spesial 'Vacation' di Konser Oh My Gig
    GFRIEND Tampilkan Spesial 'Vacation' di Konser Oh My Gig
    08/12/2019 - 07:30
  • Indonesia All Stars U-20 Rebut Tempat Ketiga U-20 International Cup 2019
    Indonesia All Stars U-20 Rebut Tempat Ketiga U-20 International Cup 2019
    08/12/2019 - 07:30
  • Sisi Lain Teknologi, Smartwatch Jadi Alternatif Alat Menyontek
    Sisi Lain Teknologi, Smartwatch Jadi Alternatif Alat Menyontek
    08/12/2019 - 07:25
  • 6 Pebulutangkis Indonesia Masuk 5 Nominasi BWF of the Year 2019
    6 Pebulutangkis Indonesia Masuk 5 Nominasi BWF of the Year 2019
    08/12/2019 - 07:05
  • Murah dan Hommy Banget, Voxstay Karawang Cocok untuk Singgah saat Kelelahan
    Murah dan Hommy Banget, Voxstay Karawang Cocok untuk Singgah saat Kelelahan
    08/12/2019 - 07:00
  • Tembus 50 Emas, Posisi Indonesia Belum Aman
    Tembus 50 Emas, Posisi Indonesia Belum Aman
    08/12/2019 - 06:00
  • Gal Gadot Rilis Teaser Wonder Woman 1984, Sederet Artis Top Ikut Heboh
    Gal Gadot Rilis Teaser Wonder Woman 1984, Sederet Artis Top Ikut Heboh
    08/12/2019 - 06:11
  • Manajer Bicara soal Hubungan Marshanda dengan Suami Karen Pooroe
    Manajer Bicara soal Hubungan Marshanda dengan Suami Karen Pooroe
    08/12/2019 - 06:43
  • Kontroversi Dirut Garuda sampai Aksi Heroik Dramatis di SEA Games
    Kontroversi Dirut Garuda sampai Aksi Heroik Dramatis di SEA Games
    08/12/2019 - 06:00
  • Impian Manoj Punjabi di Usia 47 Tahun: Bikin Film Internasional
    Impian Manoj Punjabi di Usia 47 Tahun: Bikin Film Internasional
    08/12/2019 - 06:04