Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Harus Seragam, Mengawasi TisTas Jatim

Selasa, 18 Juni 2019 - 13:03 | 38.17k
Harus Seragam, Mengawasi TisTas Jatim
Zainal Muttakin, Anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Jawa Timur.
FOKUS

Universitas Islam Malang

TIMESINDONESIA, MALANGSEORANG teman saya mengirimkan pesan via whatsApp. Setelah saya baca, isinya berupa pemberitaan kebijakan pendidikan terbaru dari Gubernur Jawa Timur. Namanya, Pendidikan Gratis Berkualitas (TisTas). Berlaku Juli mendatang.

Ya. begitu kebijakan TisTas digulirkan, ragam kabar aura kebahagian terpancar di wajah orang tua peserta didik di bumi Jer Basuki Mawa Beya. Melalui kebijakan ini, Gubernur Jatim dinilai telah mengamini apa yang menjadi amanah Undang-Undang Dasar 1945. Sekaligus mengakhiri keluh kesah orang miskin dilarang sekolah.

Rupanya, para orang tua tidak lagi perlu merogoh kocek untuk menyekolahkan buah hatinya. Sejak tahun ajaran 2019/2020 mereka hanya perlu mendorong anaknya rajin belajar. Hingga berprestasi. Tak tanggung, oleh Ibu Khofifah Indar Parawansa, TisTas disokong dengan anggaran 1,8 triliun. Itu berasal dari APBD Jatim 2019. Kita tahu, program sekolah gratis salah satu janji kampanye beliau. Sekaligus program yang dicanangkan dalam Nawa Bhakti Satya. Tak hanya itu. Juga ada pembagian dua setel seragam secara cuma-cuma. Begitu mulia.

Namun, semulia apapun kebijakan bila luput dari pengawasan, maka akan membuahkan kerunyaman. Mahfum, beragam kebijakan kadangkala di tataran implementasi justru kurang sesuai ekspektasi. Karena kurang dikepoin, akhirnya kurang berarti. Memakan hati.

Sebagai Provinsi dengan luas wilayah tak seluas daun kelor, sudah seharusnya kaki tangan Pemprov Jatim melawat hingga ke tingkat bawah. Sehingga kebijakan yang telah ditetapkan itu tidak sekedar hinggap di dunia maya. Tapi benar-benar terasa. Memberikan efek nyata. Khususnya di wilayah yang terkendala akses saluran informasi. Kadang, karena tuna warta, rentan kebijakan dianomalikan. Ada yang bersikap bersebrangan dengan ekspektasi mulia pemerintah. Merugikan orang tua peserta didik.

Menyeragamkan kualitas pembayaran pendidikan di bangku SMA/SMK tentu bukan berarti telah tuntas manakala  anggaran sudah dialokasikan. Hemat penulis, perlu dibarengi dengan pengawalan terintegrasi. Kalaupun sudah, maka tinggal dikuatkan dalam bentuk koordinasi  from school to school. Dinas Pendidikan Provinsi Jatim baiknya menggandeng Komite Sekolah. Lalu mendorong organisasi itu memonitoring operasionalisasi kebijakan yang digulirkan.

Bila dicek, Jawa Timur memiliki ribuan SMA/SMK negeri dan swasta. Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2016 Tentang Komite Sekolah, Pasal 2 Ayat 1 menyebutkan bahwa kedudukan komite sekolah berada di setiap Sekolah. Itu berarti, bila dibentuk dan aktif, dapat disimpulkan, jumlah sekolah-sekolah itu berbanding lurus dengan keberadaan jumlah komite-komite sekolah yang ada.

Nah, keberadaan komite sekolah sejatinya merupakan soulmate baik yang bisa diajak bercengkrama. Energi bermitra strategis melakukan pengawasan. Tugas dan fungsi Komite Sekolah harus ditagih. Caranya, mendorongnya bekerja lebih serius dan terukur. Membantu pemerintah dan masyarakat membersihkan rupa dunia pendidikan dari noda-noda yang mengernyitkan dahi.

Bila tidak, maka lagi-lagi kebijakan super baik itu nyangkut. Kurang membuahkan efek memuaskan. Malah bisa menjadi jalan lain menguras kesabaran. Masa iya kita mengharapkan cara mendapatkan seragam beragam. Rasanya tak mungkin.***

*) Penulis: Zainal Muttakin, Menteri Luar Negeri Badan Eksekutif Mahasiswa UNISMA. Anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Jawa Timur.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id


malang Opini Kopi Times Zainal Muttakin Unisma Malang Universitas Islam Malang
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Malang
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

08/12/2019 - 02:18

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul
Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo
Mengatasi Rambut Rontok dengan Glutera Hair Tonic Serum

Mengatasi Rambut Rontok dengan Glutera Hair Tonic Serum
Salon Kecantikan di Dalam Lapas

Salon Kecantikan di Dalam Lapas

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Sensasi vs Persepsi
    Sensasi vs Persepsi
    08/12/2019 - 11:47
  • Open To All And Open-Exit Vocational Education
    Open To All And Open-Exit Vocational Education
    08/12/2019 - 11:07
  • Meramu Falsafah Ideologis dan Kebersatuan Bangsa
    Meramu Falsafah Ideologis dan Kebersatuan Bangsa
    07/12/2019 - 11:54
  • Tergerusnya Nilai-Nilai Pancasila pada Generasi Milenial
    Tergerusnya Nilai-Nilai Pancasila pada Generasi Milenial
    07/12/2019 - 07:28
  • Esensi Pancasila di Era 4.0
    Esensi Pancasila di Era 4.0
    06/12/2019 - 21:42
  • Merosotnya Nilai-Nilai Pancasila Pada Era Milenial
    Merosotnya Nilai-Nilai Pancasila Pada Era Milenial
    06/12/2019 - 18:39
  • Sudah Jualan Agama Hari Ini?
    Sudah Jualan Agama Hari Ini?
    06/12/2019 - 16:56
  • Pentingnya Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
    Pentingnya Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
    06/12/2019 - 16:31
  • SEA Games 2019: Melaju ke Final, Greysia / Apriyani Ingin Tampil Rileks
    SEA Games 2019: Melaju ke Final, Greysia / Apriyani Ingin Tampil Rileks
    09/12/2019 - 01:00
  • Naga Lyla Kepincut Mobil Sport
    Naga Lyla Kepincut Mobil Sport
    09/12/2019 - 00:45
  • Tersambar Petir, Seorang Warga Pasaman Barat Tewas, Satu Lainnya Kritis
    Tersambar Petir, Seorang Warga Pasaman Barat Tewas, Satu Lainnya Kritis
    09/12/2019 - 00:35
  • 2019 Marak Serangan kepada Aktivis, Amnesty Internasional: Tahun yang Kelam
    2019 Marak Serangan kepada Aktivis, Amnesty Internasional: Tahun yang Kelam
    09/12/2019 - 00:00
  • Film Pelajar Purbalingga Raih Penghargaan Film Pelajar Terbaik FFD 2019
    Film Pelajar Purbalingga Raih Penghargaan Film Pelajar Terbaik FFD 2019
    08/12/2019 - 23:48
  • Komika Pandji Foto Bareng Lem Aibon, Mention Gubernur Anies
    Komika Pandji Foto Bareng Lem Aibon, Mention Gubernur Anies
    09/12/2019 - 00:05
  • Pengusaha Hotel Ikut Bahagia Ari Askhara Dipecat, Kenapa?
    Pengusaha Hotel Ikut Bahagia Ari Askhara Dipecat, Kenapa?
    08/12/2019 - 11:56
  • Ditinggal ke China, Medali Emas Jonatan Christie Raib di SEA Games
    Ditinggal ke China, Medali Emas Jonatan Christie Raib di SEA Games
    08/12/2019 - 14:31
  • Juara Dunia Bulutangkis Muda RI Diamuk Malaysia di Semifinal SEA Games
    Juara Dunia Bulutangkis Muda RI Diamuk Malaysia di Semifinal SEA Games
    08/12/2019 - 14:28
  • Tembus 50 Emas, Posisi Indonesia Belum Aman
    Tembus 50 Emas, Posisi Indonesia Belum Aman
    08/12/2019 - 06:00