Gaya Hidup

Yuk, Ubah Kebiasaan Begadang dengan Cara Ini

Minggu, 16 Juni 2019 - 04:13 | 42.21k
Yuk, Ubah Kebiasaan Begadang dengan Cara Ini
ILUSTRASI - Begadang. (FOTO: Dokter Sehat)
Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sudah banyak yang tahu begadang hingga larut malam tak baik untuk kesehatan tubuh. Tidur cepat akan sangat sulit atau bahkan tidak bisa dilakukan bagi orang yang terbiasa begadang.

Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Sleep Medicine berhasil menemukan cara ampuh mengubah kebiasaan begadang dalam waktu yang cepat atau hitungan minggu saja. 

Studi eksperimental ini melibatkan 22 orang yang kerap begadang, dengan rata-rata waktu tidur pukul 2.30 dini hari dan bangun pukul 10.15 pagi. 

"Memiliki pola tidur yang terlambat dapat menyebabkan berbagai hal yang merugikan, dari kantuk di siang hari hingga kesejahteraan mental yang buruk. Kami ingin melihat apakah ada hal-hal sederhana yang bisa dilakukan orang di rumah untuk menyelesaikan masalah ini," kata Andrew Bagshaw, peneliti dari University of Birmingham, dikutip dari The Independent. 

Dalam jangka waktu tiga minggu, para partisipan diminta untuk tidur dua atau tiga jam lebih cepat pada hari kerja dan juga hari libur. Mereka juga diminta untuk mendapatkan banyak sinar matahari di pagi hari, segera sarapan setelah bangun tidur, makan siang pada waktu yang sama setiap hari, dan makan malam tidak lebih dari pukul 7 malam. 

Cara rutin yang dilakukan selama tiga pekan ini dinilai berhasil membuat kebiasaan begadang hilang. 

Bagshaw menjelaskan, terdapat perubahan signifikan pada para partisipan daam kesehatan fisik dan mental. Terdapat peningkatan kinerja kognitif dan fisik selama pagi hari.

"Yang paling menarik, ini juga dikaitkan dengan peningkatan kesejahteraan mental dan rasa kantuk yang dirasakan. Ini hasil yang sangat positif bagi para peserta," kata Bagshaw. 

Anda dapat meniru apa yang dilakukan dalam penelitian ini untuk menghilangkan kebiasaan begadang. 

Yang perlu dilakukan untuk mengubah kebiasaan begadang adalah tidur lebih cepat dua atau tiga jam setiap malam. Lalu mendapatkan sinar matahari pagi yang cukup, segera sarapan setelah bangun tidur, makan siang di waktu yang sama, dan makan malam tidak lebih dari pukul 7 malam selama tiga pekan. Cara ini dinilai dapat menjadi rutinitas dan menghilangkan kebiasaan begadang serta bermanfaat menjaga kesehatan tubuh. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Kementerian PANRB RI Kembali Perpanjang Masa WFH untuk ASN Hingga 4 Juni 2020
    Kementerian PANRB RI Kembali Perpanjang Masa WFH untuk ASN Hingga 4 Juni 2020
    29/05/2020 - 14:35
  • Rapid Test Puluhan Tahanan di Polres Bondowoso Dinyatakan Nonreaktif
    Rapid Test Puluhan Tahanan di Polres Bondowoso Dinyatakan Nonreaktif
    29/05/2020 - 13:42
  • Pabrik Rokok Mitra Sampoerna Bukan Klaster Covid-19, Hasil Rapid Test Karyawan Non Reaktif
    Pabrik Rokok Mitra Sampoerna Bukan Klaster Covid-19, Hasil Rapid Test Karyawan Non Reaktif
    29/05/2020 - 13:28
  • Ketua DPRD Bondowoso Berharap Kampung Tangguh Mampu Angkat Kesadaran Warga
    Ketua DPRD Bondowoso Berharap Kampung Tangguh Mampu Angkat Kesadaran Warga
    29/05/2020 - 13:17
  • Lepas Penat di Tengah Pandemi, Warga Magetan Ini Rawat Anggrek
    Lepas Penat di Tengah Pandemi, Warga Magetan Ini Rawat Anggrek
    29/05/2020 - 13:10
  • Gelombang Tinggi, Nelayan Cilacap Diminta Tak Melaut
    Gelombang Tinggi, Nelayan Cilacap Diminta Tak Melaut
    29/05/2020 - 13:04
  • Pondok Pesantren An Nur 1 Malang Siap Hadapi New Normal
    Pondok Pesantren An Nur 1 Malang Siap Hadapi New Normal
    29/05/2020 - 12:58
  • Dinas Pendidikan Tuban Perpanjang Masa Belajar di Rumah
    Dinas Pendidikan Tuban Perpanjang Masa Belajar di Rumah
    29/05/2020 - 12:51
  • Kades se Banyuwangi Jalani Rapid Test, Askab Ucapkan Terima Kasih
    Kades se Banyuwangi Jalani Rapid Test, Askab Ucapkan Terima Kasih
    29/05/2020 - 12:45
  • Sakinah Aljufri: Pemerintah jangan Buka Sekolah Dulu!
    Sakinah Aljufri: Pemerintah jangan Buka Sekolah Dulu!
    29/05/2020 - 12:38

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    29/05/2020 - 11:57
  • Pemimpin yang Adil
    Pemimpin yang Adil
    29/05/2020 - 10:08
  • Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    29/05/2020 - 09:02
  • 'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    29/05/2020 - 06:30
  • Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    29/05/2020 - 05:39
  • Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    29/05/2020 - 04:31
  • New Normal dan Keberlanjutan Negara
    New Normal dan Keberlanjutan Negara
    29/05/2020 - 03:25
  • Kode Etik DPR RI dan Demokrasi 'Semu' Indonesia
    Kode Etik DPR RI dan Demokrasi 'Semu' Indonesia
    29/05/2020 - 02:12
  • Prilly Latuconsina Tekuni Pole Dance Selama Pandemi Virus Corona
    Prilly Latuconsina Tekuni Pole Dance Selama Pandemi Virus Corona
    29/05/2020 - 14:36
  • Jelang New Normal, Masjid Istiqlal Masih Tunggu Imbauan Pemerintah
    Jelang New Normal, Masjid Istiqlal Masih Tunggu Imbauan Pemerintah
    29/05/2020 - 14:34
  • PSSI Gandeng 2 Purnawirawan TNI Jadi Staf Khusus
    PSSI Gandeng 2 Purnawirawan TNI Jadi Staf Khusus
    29/05/2020 - 14:34
  • Di Tengah Pandemi Virus Corona, Sekjen PBB Serukan Persatuan
    Di Tengah Pandemi Virus Corona, Sekjen PBB Serukan Persatuan
    29/05/2020 - 14:32
  • Perancis Akan Buka Kembali Bioskop, Kapasitas Penonton Hanya 50 Persen
    Perancis Akan Buka Kembali Bioskop, Kapasitas Penonton Hanya 50 Persen
    29/05/2020 - 14:30
  • Ajaib, Sejak 20 Tahun Lalu Pria Ini Ditafsir Tawaf Sendirian di Kabah
    Ajaib, Sejak 20 Tahun Lalu Pria Ini Ditafsir Tawaf Sendirian di Kabah
    29/05/2020 - 04:40
  • Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    29/05/2020 - 00:30
  • Fadli Zon Bingung Mal Buka tapi Masjid Tutup, Eh Dibully Lagi
    Fadli Zon Bingung Mal Buka tapi Masjid Tutup, Eh Dibully Lagi
    29/05/2020 - 01:34
  • Identitas 4 Oknum Pemicu Kerusuhan di Minneapolis, Memang Polisi Kotor
    Identitas 4 Oknum Pemicu Kerusuhan di Minneapolis, Memang Polisi Kotor
    29/05/2020 - 06:07
  • Iran Kerahkan Ratusan Kapal Perang, Armada Laut Amerika dalam Bahaya
    Iran Kerahkan Ratusan Kapal Perang, Armada Laut Amerika dalam Bahaya
    29/05/2020 - 07:00