Ekonomi

Dukung Ekspor Patin, KKP RI Dorong Industrialisasi Budidaya Ikan Patin Nasional

Senin, 27 Mei 2019 - 21:22 | 26.72k
Dukung Ekspor Patin, KKP RI Dorong Industrialisasi Budidaya Ikan Patin Nasional
Seremonial ekspor perdana ikan patin di Puspa Agro, Sidoarjo. (FOTO: Awang/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP RI menyiapkan strategi  pemenuhan suplai produksi ikan patin nasional. Salah satunya dengan mendorong industrialisasi budidaya patin di sentral-sentral produksi. 

Hal tersebut menyusul semakin terbukanya peluang pasar ekspor patin nasional. Khususnya ke kawasan Timur Tengah. Sebelumnya KKP dengan Asosiasi Pengusaha Catfish Indonesia (APCI) telah meluncurkan  brand  market "Indonesian Pangasius, The Better Choice" pada pameran Seafex di Dubai Oktober 2018 lalu.

Ekspor-Ikan-Patin-4.jpg

Di samping itu, menyusul penetapan ikan patin sebagai menu makanan haji Indonesia tahun 2019 oleh Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama, secara langsung membuka peluang ekspor produk patin ke Kerajaan Saudi Arabia.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto dalam keterangannya di acara "Launching Ekspor Perdana Patin Indonesia ke Kerajaan Saudi Arabia" di Puspa Agro, Sidoarjo, Jatim, (27/6/2019). Ia mengatakan bahwa semakin terbukanya pasar ekspor patin, akan secara langsung berdampak positif terhadap geliat usaha budidaya di berbagai daerah. 

Menurutnya, permasalah pasar selama ini kerap jadi salah satu yang dikeluhkan para pembudidaya. Oleh karenanya, ia mengatakan optimis, jika pasar terbuka, maka nilai tambah akan lebih banyak dirasakan para pembudidaya.

"Saya dapat info dari teman-teman APCI bahwa akan ada rencana ekspor perdana produk patin ke Saudi Arabia dalam waktu dekat. Ini sangat positif, dan menambah optimisme kami, bahwa komoditas patin mulai jadi unggulan ekspor dan tentu akan meningkatkan nilai devisa. Ini yang harus kita dorong, agar produk budidaya bisa tembus ekspor," katanya.

Slamet juga mengatakan optimis untuk memenuhi kebutuhan ekspor dan memberikan suplai share yang besar. Ia memastikan telah menyiapkan strategi yakni melalui industrialisasi budidaya patin.

Slamet menjabarkan bahwa industrialisasi ini harus dibangun dalan setiap rantai sistem produksi khususnya  benih, dan pakan. Ia menekankan pentingnya industrialisasi di bidang sistem perbenihan.

"Jadi masalah benih ini bagian yang sangat penting. Melalui industrialisasi kita akan dorong pemenuhan kebutuhan benih yang unggul dan adaptif melalui breeding program untuk perbaikan genetik. Disamping itu, kita juga akan bangun sistem logistikny, sehingga ada konektivitas yang efisien mulai dari broodstock center, larva center, UPR dan pembudidaya di sentral sentral produksi. Jika benih berkualitas maka akan berpengaruh langsung terhadap efisiensi pakan juga," jelas Slamet.

“Selain penguatan induk dan benih, KKP juga melakukan pengembangan pakan mandiri. Khususnya untuk ikan-ikan air tawar, seperti patin, hal ini untuk menekan biaya produksi patin, sehingga produk semakin berdaya saing,” lanjut Slamet.

Terkait peningkatan daya saing produk, KKP juga terus fokus untuk mendorong penerapan cara budidaya ikan yang baik (CBIB). 

 "Terkait sertifikasi CBIB akan terus didorong untuk menjamin keberterimaan produk patin nasional. Saya optimis, preferensi konsumen global akan semakin tinggi dan ini kesempatan kita untuk mengisi market share ekspor ke berbagai negara, khususnya Timur Tengah," pungkas Slamet.

Hal senada juga disampaikan Asosiasi Pengusaha Catfish Indonesia, Imza Hermawan. Imza mengakui bahwa aktivitas budidaya berjalan dengan cukup baik. Namun, ia juga menekankan pentingnya mendorong kualitas induk dan benih.

"Jadi induk dan benih berkualitas ini faktor utama penentu kesuksesan budidaya, utamanya dalam meningkatkan efisiensi priduksi. FCR bisa ditekan, jika benih yang digunakan berkualitas," akunya.

Untuk diketahui, data KKP RI sementara produksi ikan patin nasional tahun 2018 sebesar 391.151 ton, naik 22,25% dari 319.966 ton pada tahun 2017. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Sebanyak 11.018 Peserta Ikuti UTBK di UNY
    Sebanyak 11.018 Peserta Ikuti UTBK di UNY
    05/07/2020 - 20:53
  • Juhadi Muhammad: Koalisi Perubahan Optimis Lawan Petahan di Pilkada Indramayu 2020
    Juhadi Muhammad: Koalisi Perubahan Optimis Lawan Petahan di Pilkada Indramayu 2020
    05/07/2020 - 20:47
  • CCI Beri Bantuan Satu Unit Sepeda Motor untuk Paramita Korban Gempa Palu
    CCI Beri Bantuan Satu Unit Sepeda Motor untuk Paramita Korban Gempa Palu
    05/07/2020 - 20:40
  • Pasca OTT: Rujab dan Kantor Bupati Kutim Sepi, Pelayanan Tetap Berjalan
    Pasca OTT: Rujab dan Kantor Bupati Kutim Sepi, Pelayanan Tetap Berjalan
    05/07/2020 - 20:35
  • TIMES Indonesia dengan OMKU Gelar Webinar Kiat Menjadi Copy Writer
    TIMES Indonesia dengan OMKU Gelar Webinar Kiat Menjadi Copy Writer
    05/07/2020 - 20:29
  • Menyoal IMB di Banyuwangi Bisa Terbit Tanpa Persetujuan Masyarakat Sekitar
    Menyoal IMB di Banyuwangi Bisa Terbit Tanpa Persetujuan Masyarakat Sekitar
    05/07/2020 - 20:22
  • DPP PKB Beri Rekom untuk Qosim-Alif di Pilkada Gresik 2020
    DPP PKB Beri Rekom untuk Qosim-Alif di Pilkada Gresik 2020
    05/07/2020 - 20:13
  • Lantik Pengurus HMI Cabang Kuningan, Ini Harapan Ketum Badko HMI Jabar
    Lantik Pengurus HMI Cabang Kuningan, Ini Harapan Ketum Badko HMI Jabar
    05/07/2020 - 20:05
  • Ruang Kerja Disegel KPK, Sekda Kutim Bingung dan Lakukan Hal Ini
    Ruang Kerja Disegel KPK, Sekda Kutim Bingung dan Lakukan Hal Ini
    05/07/2020 - 19:55
  • HUT, BNI Tulungagung Distribusikan Ratusan Paket Sembako 
    HUT, BNI Tulungagung Distribusikan Ratusan Paket Sembako 
    05/07/2020 - 19:47

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Pancasila Memang Sudah Final, Kita yang Harus Kreatif
    Pancasila Memang Sudah Final, Kita yang Harus Kreatif
    05/07/2020 - 13:22
  • Independence Day, A Muslim Reflection
    Independence Day, A Muslim Reflection
    04/07/2020 - 19:05
  • Tafsir Sastra Ramayana (3) Pencarian Rasa Sejati
    Tafsir Sastra Ramayana (3) Pencarian Rasa Sejati
    04/07/2020 - 15:57
  • Tafsir Sastra Ramayana (2) Guru dan Rahasia Rama
    Tafsir Sastra Ramayana (2) Guru dan Rahasia Rama
    04/07/2020 - 14:38
  • Dampak Domino Pelarangan Kantong Plastik
    Dampak Domino Pelarangan Kantong Plastik
    04/07/2020 - 14:20
  • Melawan Penjahat Perbankkan
    Melawan Penjahat Perbankkan
    04/07/2020 - 12:35
  • Pesan Enstein Untuk Curat
    Pesan Enstein Untuk Curat
    04/07/2020 - 12:08
  • KH. Ja’far Shodiq Syuhud, In Memoriam
    KH. Ja’far Shodiq Syuhud, In Memoriam
    03/07/2020 - 17:09
  • Tanggapi Kalung Eucalyptus Kementan, Dekan FKUI: Jangan Skeptis!
    Tanggapi Kalung Eucalyptus Kementan, Dekan FKUI: Jangan Skeptis!
    05/07/2020 - 21:27
  • Tengku Zul Protes Pajak, Ferdinand: Cerdas Dikit, Itu Bantu Orang Miskin!
    Tengku Zul Protes Pajak, Ferdinand: Cerdas Dikit, Itu Bantu Orang Miskin!
    05/07/2020 - 21:26
  • Sinopsis dan Link Streaming Film Thailand, Classic Again
    Sinopsis dan Link Streaming Film Thailand, Classic Again
    05/07/2020 - 21:25
  • Terungkap! Sumber Ledakan di Menteng dari Mobil Pajero Sport
    Terungkap! Sumber Ledakan di Menteng dari Mobil Pajero Sport
    05/07/2020 - 21:23
  • Hadir Lewat Steam, Ini Spesifikais PC Horizon Zero Dawn
    Hadir Lewat Steam, Ini Spesifikais PC Horizon Zero Dawn
    05/07/2020 - 21:20
  • Gawat, Australia Bisa Seret Indonesia Ikut Perang Lawan China
    Gawat, Australia Bisa Seret Indonesia Ikut Perang Lawan China
    05/07/2020 - 12:04
  • Nekat, Wilder Sumpal Mulut Lennox Lewis Sambil Remehkan Mike Tyson
    Nekat, Wilder Sumpal Mulut Lennox Lewis Sambil Remehkan Mike Tyson
    05/07/2020 - 01:02
  • Lin Dan Penghancur Pebulutangkis RI yang Terkubur di Indonesia
    Lin Dan Penghancur Pebulutangkis RI yang Terkubur di Indonesia
    05/07/2020 - 00:02
  • Tiga KSAD yang Dilantik Jenderal Soeharto Jadi Menteri Pertahanan
    Tiga KSAD yang Dilantik Jenderal Soeharto Jadi Menteri Pertahanan
    05/07/2020 - 17:21
  • Bedanya Indihome dengan Telkomsel Orbit
    Bedanya Indihome dengan Telkomsel Orbit
    05/07/2020 - 09:00