Kopi TIMES

Menjadi Guru Kreatif

Senin, 20 Mei 2019 - 16:03 | 112.90k
Menjadi Guru Kreatif
Prof Dr Rochmat Wahab

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Guru kreatif saat ini dan mendatang sangat dibutuhkan untuk mendidik dan mengajar generasi emas yang penuh tantantangan. Guru yang diharapkan untuk mendidik, mengajar, membimbing dan melatih. Sehingga, lahir generasi yang lebih kreatif dan inovatif serta berkarakter. Kini di lapangan, kuantitas dan kualitas guru kreatif sangat terbatas, relatif belum membanggakan. Ke depan diharapkan sekali guru kreatif bisa meningkat secara signifikan.

Persoalan guru kreatif bukanlah sesuatu yang baru. Sejak zaman Rasulullah SAW, sudah dianjurkan sekali perlunya guru kreatif, sebagaimana sabdanya sebagai berikut. “Sesungguhnya anak-anakmu dijadikan (dididik) untuk jamannya bukan jamanmu, untuk generasinya bukan generasimu”.

Ini menekankan betapa guru harus kreatif. Guru yang mampu menciptakan proses pembelajaran yang berbeda dari tahun ke tahun sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perubahan atau tantangan jaman. Dalam situasi yang demikian, berpikir divergen dan berpikir lateral sangat diperlukan.

Guru kreatif adalah guru yang mampu membuat siswa berpikir besar dan melakukan berbagai hal yang inovatif untuk kesejahteraan kehidupan masyarakat. Guru yang selalu berusaha mencari metode-metode baru untuk mendapatkan pengetahuan baru dan mendiseminasikannya seefektif mungkin. Guru yang memiliki kebebasan untuk mengeksplorasi alternatif terhadap persoalan yang dihadapi setiap hari tiada henti sehingga memberikan inspirasi.

Paulo Freire, berpendapat, bahwa “Education will not change the world, it will change the people who are going to change the world.” Sometimes teachers forget how powerful their words and actions can be for students.

Ini menjelaskan bahwa guru kreatif  sangat diperlukan untuk bisa mengisi proses pendidikan yang mampu menghasilkan manusia yang bisa merubah dunia.

Untuk menjadi guru kreatif tidaklah bisa terjadi secara instan, namun bisa diupayakan dengan berbagai cara.  Marisa Constanides (2015) menjelaskan ada delapan langkah untuk menjadi guru kreatif.

Pertama, menjadi guru berpengetahuan. Kedua, berhubungan dengan guru-guru lain. Ketiga, menjadi kolektor ide-ide tentang mengajar.

Keempat, sharing pembelajaran. Kelima, menghilangkan penghalang untuk berpikir kreatif. Keenam, mempraktekkan kreativitas. Ketujuh, memulai eksperimen dan merefleksikan cara mengajar kreatif. Kedelapan, menjadikan kreativitas sebagai suatu tujuan harian. Diantara langkah-langkah ini dapat diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan.

Setelah guru kreatif dapat menunjukkan kinerjanya, maka upaya yang dapat dilakukan selanjutnya untuk dapat mengembangkan dan memelihara kreativitas guru sendiri adalah  berikut : (1) Sadari akan miskonsepsi kreativitas yang membatasi diri, (2) Lakukan eksperimen cara-cara mengajar yang baru di kelas, dan (3) Ambil risiko untuk mengekspresikan sisi kreatifmu(guru).

Berikutnya, (4)  Perlakukan rencana pembelajaran sebagai bagian dari latihan kreatif, (5) Kembangkan ritual kreatif yang bersifat personal, (6) Buatlah latihan meditasi yang mendorong berpikir kreatif, (7) Carilah kesunyian, karena dapat memelihara kreativitas, dan (8) Jalan-jalan untuk cari inspirasi dari karya-karyakreatif.

Kemudian, (9) Ganti kegiatan rutin menjadi kegiatan yang merangsang kreativitas, dan (10) Ubahlah lingkunganmu, sehingga mampu mendorong kreativitas.(Laurens Cassani Davis, 2018). Upaya-upaya ini harus dilakukan guru secara konsisten dan berkesinambungan. Guru tidak boleh boleh hanya bergerak panas-panas tahi ayam. Semangat di awal saja, melainkan harus terus menerus kembangkan ide-ide baru untuk pemecahan masalah.

Untuk menghadapi tantangan RI 4.0, yang orientasinya belajar yang biasanya learning by doing, harus berubah menjadi learning by making. Karena itulah kehadiran guru kreatif merupakan kebutuhan yang mendesak. Semua guru tanpa terkecuali wajib menyesuaikan dengan tuntutan riil di lapangan. Guru tidak bida tinggal diam. Mereka harus mindset-nya, sehingga tidak menjadi beban. Gimana menurut Anda? (*)

 

*) Penulis adalah Prof Dr Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Periode 2009-2017, anggota Mustasyar PW Nahdlatul Ulama (NU) DIY, Pengurus ICMI Pusat.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Mari Berburu Diskon, Bandung Great Sale 2020 Go Online Resmi Dimulai
    Mari Berburu Diskon, Bandung Great Sale 2020 Go Online Resmi Dimulai
    02/07/2020 - 16:25
  • Prestasi Apik Bawa 12 Personel Polres Pulau Morotai Naik Pangkat
    Prestasi Apik Bawa 12 Personel Polres Pulau Morotai Naik Pangkat
    02/07/2020 - 16:22
  • Gubernur Jatim Khofifah Salurkan Bantuan Sembako untuk  Lansia Terdampak Covid-19
    Gubernur Jatim Khofifah Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Terdampak Covid-19
    02/07/2020 - 16:18
  • Kepala DKRTH Surabaya Dicopot atau Mundur? Ini kata Pemkot Surabaya
    Kepala DKRTH Surabaya Dicopot atau Mundur? Ini kata Pemkot Surabaya
    02/07/2020 - 16:12
  • Waduh, Pasien Positif Covid-19 di Kota Cirebon Bertambah 7 Orang
    Waduh, Pasien Positif Covid-19 di Kota Cirebon Bertambah 7 Orang
    02/07/2020 - 16:07
  • Diramaikan Penampilan Musisi Milenial, Hanun Riansari Pandu Launching Times Podcast
    Diramaikan Penampilan Musisi Milenial, Hanun Riansari Pandu Launching Times Podcast
    02/07/2020 - 16:00
  • Dinilai Baik Dalam Tugas, 12 Personel Polres Pulau Morotai Naik Pangkat
    Dinilai Baik Dalam Tugas, 12 Personel Polres Pulau Morotai Naik Pangkat
    02/07/2020 - 15:56
  • Kustini SP Kunjungi Kader PKK di Kecamatan Berbah Sleman
    Kustini SP Kunjungi Kader PKK di Kecamatan Berbah Sleman
    02/07/2020 - 15:51
  • Dishub Kabupaten Cirebon Minta Angkutan Daring Dan Konvensional Terapkan Protokol Kesehatan
    Dishub Kabupaten Cirebon Minta Angkutan Daring Dan Konvensional Terapkan Protokol Kesehatan
    02/07/2020 - 15:43
  • Sejumlah Ormas Islam Tolak RUU HIP di Depan Kantor DPRD Pamekasan
    Sejumlah Ormas Islam Tolak RUU HIP di Depan Kantor DPRD Pamekasan
    02/07/2020 - 15:34

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Bukan Dramaturgi Marah Jokowi
    Bukan Dramaturgi Marah Jokowi
    02/07/2020 - 15:11
  • Manajemen Krisis New Normal
    Manajemen Krisis New Normal
    02/07/2020 - 12:30
  • Ultah Polri ke-74 Pembuktian Sebagai ”Mujahid”
    Ultah Polri ke-74 Pembuktian Sebagai ”Mujahid”
    02/07/2020 - 11:52
  • Prevensi Etis Dalam Kedinamikaan Kejahatan
    Prevensi Etis Dalam Kedinamikaan Kejahatan
    02/07/2020 - 11:20
  • Anak-Anak Konstitusionalitas
    Anak-Anak Konstitusionalitas
    02/07/2020 - 10:45
  • Maestro Harmonika Amang Genggong, Aset Penting Gresik
    Maestro Harmonika Amang Genggong, Aset Penting Gresik
    02/07/2020 - 10:03
  • Kuliah di Saat Pandemi: Ketika Tugas Hanya Sebatas Formalitas
    Kuliah di Saat Pandemi: Ketika Tugas Hanya Sebatas Formalitas
    02/07/2020 - 09:46
  • Cara Membaca
    Cara Membaca "Kurikulum Terorisme"
    02/07/2020 - 08:50
  • Berbahaya Bagi Tubuh, Ahli Sebut Kadar Racun dalam Kembang Api Tinggi
    Berbahaya Bagi Tubuh, Ahli Sebut Kadar Racun dalam Kembang Api Tinggi
    02/07/2020 - 16:28
  • Dirut Inalum Nyaris Diusir Anggota Dewan, Refly Harun Kurang Sreg
    Dirut Inalum Nyaris Diusir Anggota Dewan, Refly Harun Kurang Sreg
    02/07/2020 - 16:25
  • Temani Kencan Pertama, Orang Ini Sedih Laudya Cynthia Bella Cerai
    Temani Kencan Pertama, Orang Ini Sedih Laudya Cynthia Bella Cerai
    02/07/2020 - 16:24
  • Jawaban Ahok saat Disebut-sebut Masuk Daftar Calon Menteri Jokowi
    Jawaban Ahok saat Disebut-sebut Masuk Daftar Calon Menteri Jokowi
    02/07/2020 - 16:21
  • Kocak, Ibu Lagi Asyik Wawancara Live, Anak Tiba-tiba Masuk Tanya Biskuit
    Kocak, Ibu Lagi Asyik Wawancara Live, Anak Tiba-tiba Masuk Tanya Biskuit
    02/07/2020 - 16:20
  • Terkuak Baim Wong Sebenarnya Pelit, Sifat Dermawan Hanya Pencitraan?
    Terkuak Baim Wong Sebenarnya Pelit, Sifat Dermawan Hanya Pencitraan?
    02/07/2020 - 06:00
  • Ujang Prediksi Ada Jenderal TNI Dicopot Jokowi dari Kursi Menteri
    Ujang Prediksi Ada Jenderal TNI Dicopot Jokowi dari Kursi Menteri
    02/07/2020 - 06:00
  • Pesta Ulang Tahun Paling Brutal, Mike Tyson Tiduri 19 Wanita
    Pesta Ulang Tahun Paling Brutal, Mike Tyson Tiduri 19 Wanita
    02/07/2020 - 04:24
  • Fadli Zon Nilai Jokowi Bisa Tunjuk Prabowo Penanggung Jawab COVID-19
    Fadli Zon Nilai Jokowi Bisa Tunjuk Prabowo Penanggung Jawab COVID-19
    02/07/2020 - 09:54
  • Gawat, Pertahanan Indonesia 'Terancam' dari Australia
    Gawat, Pertahanan Indonesia 'Terancam' dari Australia
    02/07/2020 - 10:15