Ekonomi

Sukses Produksi Green Diesel, Indonesia Bisa Hemat Impor Solar

Sabtu, 18 Mei 2019 - 08:08 | 192.32k
Sukses Produksi Green Diesel, Indonesia Bisa Hemat Impor Solar
Menteri Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir saat meninjau pengolahan RBDPO di Kilang Pertamina Refinery Unit II Dumai, Riau. (FOTO: Kemenristekdikti)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Indonesia berhasil memproduksi green diesel atau solar nabati D-10 dengan kandungan 87,5 persen solar minyak bumi dan 12,5 persen minyak sawit melalui proses Teknologi Co-Processing di Pertamina Refinery Unit II Dumai, Riau. Kondisi ini membuat Indonesia bisa menghemat impor solar dari minyak bumi.

Karena minyak bumi tersebut bisa digantikan dengan minyak sawit yang sudah diolah hingga mencapai RBDPO (Refined Bleached Deodorized Palm Oil) atau Minyak Sawit Tersuling, Cerah, dan Tak Berbau.

Menteri Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir saat mengunjungi Pengolahan RBDPO itu mengatakan, keberhasilan itu berkat pengembangan Katalis Merah Putih oleh Laboratorium Teknik Reaksi Kimia & Katalisis Institut Teknologi Bandung (TRKK ITB) dan diproduksi PT Pupuk Kujang.

“Ternyata kita mampu (produksi green diesel). Kualitasnya juga jauh lebih naik. Pertamina baru mampu menghasilkan 12.000 barel per hari. Kalau sepuluh persennya dari sawit, kita bisa menghemat 1200 barel per hari. Sekarang (komposisi sawitnya) di angka 12,5 persen. Ini harus kita tingkatkan terus supaya menjadi lebih baik di angka 20 persen atau 30 persen,” kata Mohamad Nasir.

“Misal kandungan sawitnya itu 10 persen, dalam satu tahun Indonesia bisa kurangi 10 persen dari total impor (minyak bumi) yang habiskan 17,6 miliar Dollar per tahun, bisa menghemat sepuluh persen atau 1,6 miliar Dollar per tahun atau 25 triliun rupiah,” ungkap Nasir.

Saat ini green diesel atau solar nabati yang diproduksi Pertamina sudah memiliki 12,5 persen kandungan minyak sawit, sehingga penghematan impor bahan bakar fosil yang digunakan untuk solar dapat dikurangi. Jumlah impor yang mencapai ratusan triliun rupiah membuat Indonesia harus mencari sumber energi nabati.

“Kalau kita naikan sawitnya menjadi 12,5 persen, kita hemat di angka 31,25 triliun rupiah. Impor kita mencapai 250 triliun per tahun. Ini harus kita hemat. Ini yang harus kita tingkatkan kapasitas sawitnya,” harap Nasir.

Green diesel atau solar nabati yang diproduksi Pertamina dengan Katalis Merah Putih dari ITB ini tidak hanya menghemat anggaran impor bahan bakar dari fosil, tetapi juga memiliki cetane atau tingkat pembakaran diesel yang lebih bersih dengan emisi atau polusi udara yang lebih sedikit.

“Hasilnya juga dari kualitas. Kalau dengan fosil murni, cetane numbernya 51 persen. Kalau dari hasil Katalis Merah Putih ini, cetane-nya 58 persen, jauh lebih baik dan lebih bersih. Nanti pembakarannya lebih sempurna. Ini yang belum pernah ada di Indonesia, bahkan di dunia,” ungkap Nasir.

General Manager Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai Nandang Kurnaedi mengungkapkan Pertamina sedang mempertimbangkan untuk memproduksi lebih banyak greed diesel D-10.

“Insya Allah ke depannya untuk swasembada energi, ini akan jadi prospek yg lebih bagus lagi.

Untuk target, saya belum bisa tentukan, perlu koordinasi dengan Jakarta, tapi dengan hasil ini kemungkinan pada 2020 engineeringnya mulai,” ungkap General Manager Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai Nandang Kurnaedi dalam kesempatan yang sama.

Katalis Merah Putih yang berhasil dimanfaatkan di Pertamina Refinery Unit II Dumai ini adalah hasil kerja sama ITB dengan Research Technology Center (RTC) Pertamina.

Pertamina mendukung Katalis Merah Putih melalui pengujian dengan reaktor yang dimiliki RTC Pertamina selama lebih dari 10 bulan.

Kemenristekdikti sendiri telah mendukung inovasi dari ITB ini sejak 2017 melalui program Inovasi Perguruan Tinggi di Industri (IPTI), salah satunya dengan diresmikannya Industri Katalis Pendidikan di Laboratorium TRKK ITB pada 11 Oktober 2018 lalu.

Dalam kunjungan ke Pertamina Refinery Unit II Dumai, Riau yang berhasil memproduksi green diesel hingga membuat Indonesia bisa menghemat impor solar, Menristekdikti, Mohamad Nasir didampingi sejumlah pejabat diantaranya Rektor ITB, Dirjen Pengembangan Inovasi, Direktur Inovasi Industri dan lainnya. (*)



Publisher : Rochmat Shobirin
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Rindu Rengginang Lebaran
    Rindu Rengginang Lebaran
    27/05/2020 - 13:39
  • Saya Bangga Menjadi Muridnya
    Saya Bangga Menjadi Muridnya
    27/05/2020 - 12:50
  • Tembang Sufi Mantiqut Thoir-13 Ilmu dan Kelopak Kesombongan
    Tembang Sufi Mantiqut Thoir-13 Ilmu dan Kelopak Kesombongan
    27/05/2020 - 07:45
  • Meski Suasana Beda, Silaturrohmi Tetap Bermakna
    Meski Suasana Beda, Silaturrohmi Tetap Bermakna
    27/05/2020 - 05:49
  • Ramadhan, Idul Fitri dan Filsafat
    Ramadhan, Idul Fitri dan Filsafat
    26/05/2020 - 18:05
  • Nation Digital Tak Terhindari
    Nation Digital Tak Terhindari
    26/05/2020 - 16:39
  • Reformasi Birokrasi: Tantangan Menuju World Class Government 2025
    Reformasi Birokrasi: Tantangan Menuju World Class Government 2025
    26/05/2020 - 16:25
  • Pembaharuan Kebijakan Zonasi Menteri Nadiem Makarim
    Pembaharuan Kebijakan Zonasi Menteri Nadiem Makarim
    26/05/2020 - 14:29
  • Besok, Irwansyah Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi Wawan
    Besok, Irwansyah Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi Wawan
    27/05/2020 - 16:34
  • Kuburan Sepeda Motor di Teluk Pucung Bekasi
    Kuburan Sepeda Motor di Teluk Pucung Bekasi
    27/05/2020 - 16:32
  • 72 Mal di Jawa Barat Buka 30 Mei Jelang New Normal Jawa Barat
    72 Mal di Jawa Barat Buka 30 Mei Jelang New Normal Jawa Barat
    27/05/2020 - 16:31
  • Ahli: Memakai Masker Jangka Panjang Mengurangi Pasokan Oksigen Darah
    Ahli: Memakai Masker Jangka Panjang Mengurangi Pasokan Oksigen Darah
    27/05/2020 - 16:30
  • Kesulitan Membuat Judul Artikel yang Menarik? Simak 5 Tips Jitu Berikut Ini
    Kesulitan Membuat Judul Artikel yang Menarik? Simak 5 Tips Jitu Berikut Ini
    27/05/2020 - 16:26
  • Mengerikan, Badan Baru Mike Tyson Vs Holyfield
    Mengerikan, Badan Baru Mike Tyson Vs Holyfield
    27/05/2020 - 06:49
  • Heboh, Emak-emak Nekat Copot Celana Dalam Buat Masker di Kantor Pos
    Heboh, Emak-emak Nekat Copot Celana Dalam Buat Masker di Kantor Pos
    27/05/2020 - 00:02
  • Mobil Murah Meluncur saat Pandemi, Harga Cuma Rp57 Jutaan
    Mobil Murah Meluncur saat Pandemi, Harga Cuma Rp57 Jutaan
    27/05/2020 - 11:40
  • Badan Baru Mike Tyson yang Lebih Seram, Perut Hampir Jadi 'Roti Sobek'
    Badan Baru Mike Tyson yang Lebih Seram, Perut Hampir Jadi 'Roti Sobek'
    27/05/2020 - 00:14
  • Mengejutkan, Ini Kesaksian Kapten Tanker Iran Usai Tiba Venezuela
    Mengejutkan, Ini Kesaksian Kapten Tanker Iran Usai Tiba Venezuela
    27/05/2020 - 01:07