Ekonomi

Penyesuaian Tarif Batas Atas Pesawat Efektif Mulai Sabtu Besok

Sabtu, 18 Mei 2019 - 00:15 | 23.37k
Penyesuaian Tarif Batas Atas Pesawat Efektif Mulai Sabtu Besok
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (dok/TI)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan penyesuaian Tarif Batas Atas (TBA) pesawat berlaku efektif mulai Sabtu (18/5/1019).

"Maskapai penerbangan harus mengikuti regulasi tersebut,” tegasnya.

Kementerian Perhubungan mengeluarkan Regulasi penyesuaian (TBA) melalui Keputusan Menhub No 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri yang ditandatangani Rabu,15 Mei 2019 lalu.

Regulasi tersebut menggantikan Keputusan Menteri Nomor 72 TAHUN 2019 tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Mehub mengatakan, kebijakan tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan evaluasi terhadap tarif pesawat yang dirasa oleh masyarakat terlalu tinggi, walaupun sebenarnya tarif yang dikenakan tidak melanggar TBA yang telah ditetapkan Kemenhub.

“Setelah kami lakukan evaluasi dan persuasi, ternyata belum juga terjadi suatu harga yang terjangkau bagi masyarakat. Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat, komplain dari sektor pariwisata, perhotelan dan juga terjadinya inflasi,” ungkapnya.

Untuk itu, Menhub menyatakan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Menko Perekonomian, dan stakeholder terkait seperti Kementerian BUMN, Maskapai dan lain sebagainya, dan memutuskan bahwa harus dilakukan penyesuaian dengan menurunkan TBA pesawat.

“Jalan terbaik yaitu kami harus melakukan penyesuaian TBA,” jelasnya

Menhub mengharapkan, dengan diterapkannya regulasi ini, maskapai dapat menyesuaikan dengan TBA yang baru.

“Harapan kami maskapai LCC juga menyesuaikan dengan memberikan harga yang bisa dijangkau. Misalnya menjual tiket dari tarif yang 50 persen sampai 80 persen dari batas atas itu tersedia. Sehingga masyarakat punya pilihan,” ujarnya.

Dirjen Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti dalam konferensi persnya mengatakan bahwa revisi Keputusan Menhub terkait penyesuaian TBA pesawat dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap aspirasi masyarakat, namun juga tetap memperhatikan keberlangsungan industri penerbangan, terutama menjelang pelaksanaan Angkutan Lebaran tahun 2019.

Menurut Polana, penurunan Tarif Batas Atas (TBA) sebanyak 12-16 persen, sudah memperhatikan faktor-faktor substansial seperti keselamatan dan keamanan.

Selain itu, Polana mengatakan bahwa faktor On Time Performance (OTP) yang semakin baik dari maskapai juga menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam mengambil keputusan untuk melakukan penyesuaian TBA pesawat.

Karena dengan OTP yang baik memberikan kontribusi terhadap efisiensi pengoperasian pesawat udara yaitu, efisiensi bahan bakar dan juga efisiensi jam operasi pesawat udara. Tercatat, terjadi peningkatan OTP pada Januari sampai dengan Maret 2019 rata-rata 86,29 persen dari 78,88 persen pada periode yang sama tahun 2018.

“Diharapkan masyarakat bisa memahami, karena harga tiket pesawat bersifat fluktuatif. Penentuan dasar tarif dipengaruhi multi faktor. Misalnya biaya operasional penerbangan, jasa kebandarudaraan (PSC), jasa pelayanan navigasi penerbangan, pajak, asuransi dan lain-lain. Beberapa komponen itu sangat dipengaruhi oleh kurs dollar terhadap rupiah,” ungkapnya.

Untuk itu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan penyesuaian Tarif Batas Atas (TBA) pesawat berlaku efektif mulai Sabtu (18/5/1019) dan maskapai penerbangan harus mengikuti regulasi tersebut. (*)



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Rindu Rengginang Lebaran
    Rindu Rengginang Lebaran
    27/05/2020 - 13:39
  • Saya Bangga Menjadi Muridnya
    Saya Bangga Menjadi Muridnya
    27/05/2020 - 12:50
  • Tembang Sufi Mantiqut Thoir-13 Ilmu dan Kelopak Kesombongan
    Tembang Sufi Mantiqut Thoir-13 Ilmu dan Kelopak Kesombongan
    27/05/2020 - 07:45
  • Meski Suasana Beda, Silaturrohmi Tetap Bermakna
    Meski Suasana Beda, Silaturrohmi Tetap Bermakna
    27/05/2020 - 05:49
  • Ramadhan, Idul Fitri dan Filsafat
    Ramadhan, Idul Fitri dan Filsafat
    26/05/2020 - 18:05
  • Nation Digital Tak Terhindari
    Nation Digital Tak Terhindari
    26/05/2020 - 16:39
  • Reformasi Birokrasi: Tantangan Menuju World Class Government 2025
    Reformasi Birokrasi: Tantangan Menuju World Class Government 2025
    26/05/2020 - 16:25
  • Pembaharuan Kebijakan Zonasi Menteri Nadiem Makarim
    Pembaharuan Kebijakan Zonasi Menteri Nadiem Makarim
    26/05/2020 - 14:29
  • Ilmuwan Sebut New Normal Ala Jokowi Mirip Herd Immunity
    Ilmuwan Sebut New Normal Ala Jokowi Mirip Herd Immunity
    27/05/2020 - 15:30
  • Hore! Sony Gratiskan Game Call of Duty: WWII untuk PS Plus
    Hore! Sony Gratiskan Game Call of Duty: WWII untuk PS Plus
    27/05/2020 - 15:30
  • Dampaknya Besar, Ini 4 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin K
    Dampaknya Besar, Ini 4 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin K
    27/05/2020 - 15:30
  • Gabi Bakal Kembali ke Atletico Madrid, Ambil Posisi Asisten Pelatih
    Gabi Bakal Kembali ke Atletico Madrid, Ambil Posisi Asisten Pelatih
    27/05/2020 - 15:27
  • Pemerintah Belum Berencana Buka Mal Pada 5 Juni Mendatang
    Pemerintah Belum Berencana Buka Mal Pada 5 Juni Mendatang
    27/05/2020 - 15:26
  • Mengerikan, Badan Baru Mike Tyson Vs Holyfield
    Mengerikan, Badan Baru Mike Tyson Vs Holyfield
    27/05/2020 - 06:49
  • Heboh, Emak-emak Nekat Copot Celana Dalam Buat Masker di Kantor Pos
    Heboh, Emak-emak Nekat Copot Celana Dalam Buat Masker di Kantor Pos
    27/05/2020 - 00:02
  • Badan Baru Mike Tyson yang Lebih Seram, Perut Hampir Jadi 'Roti Sobek'
    Badan Baru Mike Tyson yang Lebih Seram, Perut Hampir Jadi 'Roti Sobek'
    27/05/2020 - 00:14
  • Mobil Murah Meluncur saat Pandemi, Harga Cuma Rp57 Jutaan
    Mobil Murah Meluncur saat Pandemi, Harga Cuma Rp57 Jutaan
    27/05/2020 - 11:40
  • Mengejutkan, Ini Kesaksian Kapten Tanker Iran Usai Tiba Venezuela
    Mengejutkan, Ini Kesaksian Kapten Tanker Iran Usai Tiba Venezuela
    27/05/2020 - 01:07