Peristiwa Daerah

Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Kota Malang Bisa Tak Terjerat Hukum

Jumat, 17 Mei 2019 - 20:12 | 34.05k
Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Kota Malang Bisa Tak Terjerat Hukum
Kepolisian saat melakukan olah TKP di Pasar Besar Kota Malang. (dok/TI)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, MALANG – Pelaku kasus mutilasi di Pasar Besar Kota Malang, Sugeng ternyata memiliki peluang tak terjerat hukum. Sebab, ada potensi gangguan jiwa yang diderita oleh pelaku.

Tak hanya itu, berdasarkan pemeriksaan petugas Kepolisian ada sejumlah kebenaran yang terungkap. Fakta-fakta baru yang diungkapkan ini, disampaikan langsung oleh Kapolresta Malang, AKBP Asfuri. 

Asfuri menyebutkan Sugeng, pelaku mutilasi di Pasar Besar Kota Malang melakukan kejahatannya dalam kondisi sadar saat melakukan aksinya. Hal itu sesuai dengan laporan dari hasil tim psikiater yang memeriksa Sugeng.

"Psikiater menyebutkan bahwa pelaku pada saat melakukan mutilasi tidak dalam keadaan mengalami gangguan jiwa. Namun gangguan perilaku," kata Asfuri, Jumat (17/5/2019).

Sejak penangkapannya oleh pihak kepolisian, Rabu (15/5/2019) sore, Sugeng selalu bersikap kooperatif dengan petugas. Namun, berdasarkan hasil tes yang dilakukan oleh psikiater ditemukan fakta jika Sugeng masih menyembunyikan sebuah informasi dari pertugas kepolisian.

Saat ini pun pihak kepolisian masih mencari teman dekat. Pencarian ini dibutuhkan untuk mengetahui bagaimana kehidupan serta tingkah laku Sugeng selama ini.

Informasi itu dibutuhkan polisi untuk bisa mengetahui kepribadian Sugeng. Polisi juga butuh informasi apakah Sugeng betul-betul baru mengenal korban atau tidak. Pasalnya, Sugeng mengaku baru mengenal korban yang ia mutilasi. 

“Ya kami sedang mencari teman terdekatnya,” kata Asfuri.

Berdasarkan hasil dari psikiater, Sugeng memiliki kepribadian yang agresif, neurotik, perasaan terisolir, perasaan malu serta ciri yang obsesif. Tim Psikiater pun juga menyarankan pelaku diperiksa lebih lanjut RS Jiwa Radjiman Wediodiningrat Lawang, Kabupaten Malang.

Tim psikiater juga menyampaikan pelaku merasa ingin memiliki korban berdasarkan hasil interogasi. Pelaku pernah punya istri tiga lalu dipisahkan, sehingga ada keinginan punya istri lagi. “Setelah Jumatan tadi dirujuk kesana,” kata Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa enam saksi untuk dimintai keterangan. Termasuk Suyitno, kakaknya Sugeng. 

Berdasarkan hasil Dokter Forensik Polda Jatim mendapati penyebab korban meninggal adalah akibat sakit yang dideritanya. Korban perempuan itu mengidap suatu penyakit yang menyerang bagian organ paru-paru.

Belum diketahui jenis penyakit apa yang menyerang organ paru-paru perempuan tersebut.

Sementara itu, terkait dengan jeratan hukum Asfuri menerangkan belum bisa dipastikan. Sebab Asfuri menyampaikan polisi juga membutuhkan keterangan medis terkait kondisi kejiwaan Sugeng.

Ia menyampaikan jika korban meninggal terlebih dahulu, maka Sugeng dikenai Pasal 181.

Pasal 181 KUHP menjelaskan barang siapa mengubur, menyembunyikan, membawa lari atau menghilangkan mayat dengan maksud menyembunyikan kematian atau kelahirannya dipidana paling lama 9 bulan.

Berdasarkan keterangan pelaku. Korban lebih dulu meninggal, kemudian aksi kejahatan mutilasi dilakukan. 

Namun jika terbukti mengalami gangguan jiwa, pelaku mutilasi di Pasar Besar Kota Malang, Sugeng tidak bisa terjerat hukum. Hal ini tercantum dalam Pasal 44 KUHP. Pasal ini menyebutkan seseorang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara pidana jika cacat kejiwaan atau terganggu karena penyakit. (*)



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Bupati Banjarnegara Sidak Rapid Test di Pasar Batur Banjarnegara
    Bupati Banjarnegara Sidak Rapid Test di Pasar Batur Banjarnegara
    28/05/2020 - 21:27
  • PKB Minta Pemerintah Perhatikan Pesantren saat Kebijakan New Normal Diberlakukan 
    PKB Minta Pemerintah Perhatikan Pesantren saat Kebijakan New Normal Diberlakukan 
    28/05/2020 - 21:22
  • Sebut Berisiko, WHO Larang Indonesia Gunakan Klorokuin atasi Covid-19
    Sebut Berisiko, WHO Larang Indonesia Gunakan Klorokuin atasi Covid-19
    28/05/2020 - 21:17
  • Wabah Corona Belum Terkendali, Universitas Mataram Perpanjang Kuliah Online
    Wabah Corona Belum Terkendali, Universitas Mataram Perpanjang Kuliah Online
    28/05/2020 - 21:12
  • Dinas Kominfo Kabupaten Malang Keluarkan Panduan New Normal, Ini Isinya
    Dinas Kominfo Kabupaten Malang Keluarkan Panduan New Normal, Ini Isinya
    28/05/2020 - 21:07
  • Pengendara yang Terindikasi Pemudik Dipaksa Putar Balik di Perbatasan Kota Cirebon
    Pengendara yang Terindikasi Pemudik Dipaksa Putar Balik di Perbatasan Kota Cirebon
    28/05/2020 - 21:02
  • Atasi Dampak Covid-19, Kapolres Magetan Launching Kampung Tangguh
    Atasi Dampak Covid-19, Kapolres Magetan Launching Kampung Tangguh
    28/05/2020 - 20:57
  • Perumahan Marina Bentuk Posko Kampung Tangguh Covid-19
    Perumahan Marina Bentuk Posko Kampung Tangguh Covid-19
    28/05/2020 - 20:53
  • Pasien Positif Covid-19 di Banyuwangi Bertambah Jadi Delapan Orang
    Pasien Positif Covid-19 di Banyuwangi Bertambah Jadi Delapan Orang
    28/05/2020 - 20:52
  • PT KAI Batalkan KA dari Blitar ke Jakarta Dan Bandung
    PT KAI Batalkan KA dari Blitar ke Jakarta Dan Bandung
    28/05/2020 - 20:47

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Idul Fitri 2020, Kita Belum Benar-Benar Menang
    Idul Fitri 2020, Kita Belum Benar-Benar Menang
    28/05/2020 - 19:29
  • Membiasakan Masyarakat dengan New Normal
    Membiasakan Masyarakat dengan New Normal
    28/05/2020 - 18:21
  • Getirnya The New Normal Para Korban PHK
    Getirnya The New Normal Para Korban PHK
    28/05/2020 - 17:29
  • Pembangunan yang Menyejahterakan Masyarakat
    Pembangunan yang Menyejahterakan Masyarakat
    28/05/2020 - 12:12
  • Covid-19: Pemberitaan Media Berlebihan, Psikologis Masyarakat Jadi Ancaman
    Covid-19: Pemberitaan Media Berlebihan, Psikologis Masyarakat Jadi Ancaman
    28/05/2020 - 10:05
  • Covid-19 dan Kebangkitan Budaya Gotong Royong dalam Persaudaraan Melayu Patani
    Covid-19 dan Kebangkitan Budaya Gotong Royong dalam Persaudaraan Melayu Patani
    28/05/2020 - 06:39
  • Hormatku Kepada Mereka yang Produktif di Tengah Pandemi
    Hormatku Kepada Mereka yang Produktif di Tengah Pandemi
    28/05/2020 - 03:19
  • Bercanda, Menyatakan Perang, Lalu Menyerah
    Bercanda, Menyatakan Perang, Lalu Menyerah
    27/05/2020 - 23:45
  • Berapa Banyak Kalori yang Terbakar Saat Bercinta?
    Berapa Banyak Kalori yang Terbakar Saat Bercinta?
    28/05/2020 - 21:30
  • Alhamdulillah, Sudah 6 Hari Nihil Kematian karena Virus Corona di Malaysia
    Alhamdulillah, Sudah 6 Hari Nihil Kematian karena Virus Corona di Malaysia
    28/05/2020 - 21:30
  • Rekomendasi 5 HP Murah RAM 4 GB, Harga Mulai Rp 1 Jutaan
    Rekomendasi 5 HP Murah RAM 4 GB, Harga Mulai Rp 1 Jutaan
    28/05/2020 - 21:28
  • Jelang New Normal, MUI Khawatir Jemaah di Masjid Membludak
    Jelang New Normal, MUI Khawatir Jemaah di Masjid Membludak
    28/05/2020 - 21:26
  • Zaskia Adya Mecca Sempat Niat Gugurkan Kandungan, Tak Siap Tambah Anak Ke-5
    Zaskia Adya Mecca Sempat Niat Gugurkan Kandungan, Tak Siap Tambah Anak Ke-5
    28/05/2020 - 21:24
  • Derita Tentara Wanita Korut Saat Menstruasi Sampai Digilir di Ranjang
    Derita Tentara Wanita Korut Saat Menstruasi Sampai Digilir di Ranjang
    28/05/2020 - 05:07
  • Gugus Tugas Beri Peringatan, Surabaya Bisa Jadi Wuhan
    Gugus Tugas Beri Peringatan, Surabaya Bisa Jadi Wuhan
    28/05/2020 - 01:30
  • Warganet Ramaikan Tagar Kebohongan Baru Saat Pemerintah Mau New Normal
    Warganet Ramaikan Tagar Kebohongan Baru Saat Pemerintah Mau New Normal
    28/05/2020 - 17:05
  • Gaji Pembeli Kijang Innova Harus Segini, Biar Aman dari Debt Collector
    Gaji Pembeli Kijang Innova Harus Segini, Biar Aman dari Debt Collector
    28/05/2020 - 16:57
  • Peristiwa Tabrakan Ini Justru Bikin Netizen Ngakak
    Peristiwa Tabrakan Ini Justru Bikin Netizen Ngakak
    28/05/2020 - 16:54