Peristiwa - Daerah

Jaringan Satu Indonesia Menolak Keras Gerakan People Power

Kamis, 16 Mei 2019 - 13:47 | 150.23k
Jaringan Satu Indonesia Menolak Keras Gerakan People Power
Ilustrasi/Net

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Presiden Jaringan Satu Indonesia, Abdul Qodir alias Adeng mengajak masyarakat supaya berpikir rasional dan tidak mudah terpancing dengan gertakan isu people power  jelang penetapan hasil Pemilu 2019.  Menurutnya, masyarakat sudah cerdas menilai demokrasi dan memiliki kemerdekaan berpikir.  Bahkan, menurutnya, masyarakat bisa bergerak tanpa digerakkan.

“Kalau cinta NKRI tentunya tidak perlu ada gerakan people power. Gerakan yang berbasis pada emosi kekalahan pilpres akan berdampak pada rakyat itu sendiri. Rakyat akan jadi korban para elit tertentu,” tegas Adeng saat ditemui TIMES Indonesia, Rabu (16/5/2019).

Oleh karenanya, Adeng mengatakan jika diyakini memiliki bukti kuat atas kecurangan Pemilu, satu-satunya jalur yang digunakan adalah langkah hukum sebagaimana dalam konstitusi. Tindakan seperti itu (people power), lebih identik dengan kepribadian egois yang bertedung di payung kata ‘cinta NKRI’ dan ‘bela agama’.

“Itu bukan cinta. Cinta NKRI dan agama tidak bisa dimaknai dengan pola pikir bahwa Indonesia akan adil dan makmur apabila dipimpin oleh kelompoknya sendiri. Gitu aja ngambek, mokong, tuduh curang,” ujar pria kelahiran Probolinggo itu.

Ia juga menambahkan bahwa segala keputusan dari KPU harus dihormati. Oleh sebab itu masyarakat perlu mendorong dan support kerja KPU. “Kami dari Jaringan Satu Indonesia (JSI) menolak tegas gerakan people power dan menghormati keputusan KPU selaku pihak yang berwewenang mengumumkan hasil pemilu,” tambahnya.

Pada prinsipnya, Ia menegaskan bahwa kepentingan bangsa ini adalah pilihan prioritas. Persatuan bangsa jauh lebih penting daripada segalanya. “Semangat demokrasi dan langkah politik yang dibawa seharusnya adalah spirit kebangsaan, bukan ambisi elektoral,” tutupnya.

Sebagai informasi, pengumuman resmi hasil Pemilu 2019 dari KPU RI akan diumumkan pada 22 Mei 2019 mendatang. (*)


Jaringan Satu Indonesia People Power Pemilu 2019 KPU RI
Publisher : Rizal Dani
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Kebijakan Publik Untuk Keluarga
    Kebijakan Publik Untuk Keluarga
    26/02/2020 - 11:12
  • Kaum Milenial dan Pilkada
    Kaum Milenial dan Pilkada
    26/02/2020 - 09:40
  • Kenapa Amerika Serikat Cabut Indonesia dari Daftar Negara Berkembang?
    Kenapa Amerika Serikat Cabut Indonesia dari Daftar Negara Berkembang?
    25/02/2020 - 15:04
  • Hujan Ekstrim dan Mitigasi Iklim di Pekalongan
    Hujan Ekstrim dan Mitigasi Iklim di Pekalongan
    25/02/2020 - 14:57
  • Belajar Menulis Dari Para Kiai
    Belajar Menulis Dari Para Kiai
    25/02/2020 - 14:22
  • Pembangunan Daerah Butuh Perempuan Terdidik
    Pembangunan Daerah Butuh Perempuan Terdidik
    25/02/2020 - 13:38
  • Polemik RUU Omnibus Law, Gaya Bercinta Urusan Negara?
    Polemik RUU Omnibus Law, Gaya Bercinta Urusan Negara?
    25/02/2020 - 13:11
  • Pesan Mao Tze Tung
    Pesan Mao Tze Tung
    25/02/2020 - 12:10
  • Juarai Ajang Paralimpic Pelajar Bantul, Birul Ingin Serius Jadi Atlet
    Juarai Ajang Paralimpic Pelajar Bantul, Birul Ingin Serius Jadi Atlet
    26/02/2020 - 14:08
  • Keringat Dingin saat Konferensi Pers, Pejabat Iran Ternyata Positif Corona
    Keringat Dingin saat Konferensi Pers, Pejabat Iran Ternyata Positif Corona
    26/02/2020 - 14:06
  • Ssst..Ini Cerita Lucu Jane Shalimar di Atas Ranjang Setelah Menikah
    Ssst..Ini Cerita Lucu Jane Shalimar di Atas Ranjang Setelah Menikah
    26/02/2020 - 14:01
  • Banjir 2 Hari, 19.901 Warga Jabodetabek Mengungsi
    Banjir 2 Hari, 19.901 Warga Jabodetabek Mengungsi
    26/02/2020 - 14:00
  • CEK FAKTA: Peta Jakarta di Google Maps Didominasi Biru Akibat Banjir?
    CEK FAKTA: Peta Jakarta di Google Maps Didominasi Biru Akibat Banjir?
    26/02/2020 - 14:00
  • Mengerikan, Wakil Menkes Iran Diserang Corona saat Konferensi Pers
    Mengerikan, Wakil Menkes Iran Diserang Corona saat Konferensi Pers
    26/02/2020 - 06:06
  • Fenomena Aneh, Aa Gym Selalu Diolok-olok saat Jakarta Banjir
    Fenomena Aneh, Aa Gym Selalu Diolok-olok saat Jakarta Banjir
    26/02/2020 - 05:02
  • Keterlaluan, Ibu Suruh Guru Merangkak di Kelas Tak Terima Anak Dihukum
    Keterlaluan, Ibu Suruh Guru Merangkak di Kelas Tak Terima Anak Dihukum
    26/02/2020 - 06:53
  • Kolonel TNI Ungkap Sosok Al-Issa, Tokoh Islam Dunia yang Tiba di UIN
    Kolonel TNI Ungkap Sosok Al-Issa, Tokoh Islam Dunia yang Tiba di UIN
    26/02/2020 - 00:03
  • Ngeri, Video Buaya Dibunuh Secara Keji untuk Dibuat Tas Mewah
    Ngeri, Video Buaya Dibunuh Secara Keji untuk Dibuat Tas Mewah
    26/02/2020 - 07:02