Peristiwa Daerah

KPU RI Berlaku Curang? Ini Komentar Pegiat Media Sosial

Kamis, 25 April 2019 - 02:05 | 416.32k
KPU RI Berlaku Curang? Ini Komentar Pegiat Media Sosial
Pegiat media sosial, Darmansyah (FOTO: Suara Nasional)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTAPegiat media sosial, Darmansyah mengatakan tidak etis menuduh penyelenggara pemilu khususnya KPU RI telah berlaku curang untuk memenangkan salah satu pasangan capres di Pemilu 2019. Sebab, selain mempunyai kompetensi di bidang penyelenggara pemilu, tentunya KPU RI juga harus menjunjung tinggi kode etik.

Hal tersebut dikatakan Darmansyah terkait pelaksanaan pemungutan suara untuk Pemilu 2019 pada 17 April lalu menuai banyak masalah seperti kesalahan input data, kertas suara sudah tercoblos dan terbakarnya kotak suara di berbagai daerah.

Saat ini, KPU RI beserta jajarannya juga masih merekapitulasi penghitungan suara mulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga nasional.

"Saya mempercayai penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu, dan DKPP ditempati orang-orang berkompeten dan mempunyai kualitas menyelenggarakan pesta demokrasi rakyat. Mereka merupakan orang yang diberikan amanat dan kepercayaan untuk menyelenggarakan pemilu," ujar Darmansyah di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Darmansyah meyakini proses pemilihan ketua beserta jajaran lembaga penyelenggara pemilu juga berlangsung transparan dan akuntabel sehingga tidak ada alasan untuk meragukan kemampuan para komisioner KPU RI di bidang penyelenggaraan pemilu.

Sementara terkait banyaknya masalah dalam Pemilu 2019, hal tersebut menurutnya terjadi di tingkat bawah.

Masalah yang terjadi di Pemilu 2919, di antaranya, surat suara tercoblos, kotak suara dibawa kabur, kotak suara berisi surat suara hilang, surat suara sudah tercoblos, petugas KPPS mencoblos sisa surat suara, kesalahan pada waktu menginput data formulir C1 ke aplikasi dan pembongkaran kotak suara sebelum waktu pencoblosan.

"Saya sebagai pegiat media sosial memantau permasalahan pemilu justru terjadi di tingkat bawah," jelasnya.

Atas permasalahan tersebut, sambung Darmansyah, seharusnya pemerintah sudah dapat mengantisipasi dengan cara melakukan proses rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), ataupun tenaga perbantuan KPU/Bawaslu/DKPP sesuai aturan.

"Harus ada aturan secara tegas yang mengatur mengenai proses rekrutmen dari perangkat pemilu tersebut. Jangan, proses rekrutmen hanya mengutamakan kebutuhan dan kedekatan dengan pihak penyelenggara pemilu," paparnya.

Darmansyah menuturkan, ada jadwal dan syarat pendaftaran calon anggota KPPS. Oleh karena itu, harusnya syarat-syarat pendaftaran itu harus lebih diperketat. Jangan ada lagi proses rekrutmen hanya sekadar mencari orang yang dapat diperbantukan melakukan penyelenggaraan pemilu. Sehingga bisa berakibat mereka bekerja tidak sesuai harapan.

Seharusnya, mereka dipilih berdasarkan proses seleksi ketat. Nantinya, mereka yang sudah lolos seleksi akan mendapatkan biaya operasional yang layak sesuai tugas yang dikerjakan.

Dalam kesempatan ini Darmansyah juga mengaku mendapatkan informasi baik di tingkat pusat ataupun tingkat daerah mengenai adanya tenaga perbantuan/honorer untuk dilibatkan di dalam pekerjaan KPU, Bawaslu, maupun DKPP.

Seharusnya, apabila ingin melibatkan tenaga perbantuan, mereka harus menjalani serangkaian proses seleksi. Karena tidak sembarangan orang dapat berkecimpung di bidang penyelenggaraan pemilu.

Setidaknya, lanjut Darmansyah, mereka mempunyai kompetensi dan pengalaman di bidang penyelenggaraan pemilu. Sehingga, tidak menimbulkan kesan dilibatkan karena penyelenggara pemilu kekurangan sumber daya manusia (SDM) ataupun karena kedekatan dengan penyelenggara pemilu.

"Saya berharap dengan cara seperti itu, pada penyelenggaraan pemilu di kemudian hari, tidak ada lagi korban jiwa akibat dari penyelenggaraan pemilu seperti yang terjadi di Pemilu 2019. Saya percaya pemerintah dan penyelenggara pemilu (KPU RI dan Baswaslu RI) mampu membuat penyelenggaraan pemilu lebih baik," tandas Darmasnyah, pegiat media sosial. (*)



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Mari Berburu Diskon, Bandung Great Sale 2020 Go Online Resmi Dimulai
    Mari Berburu Diskon, Bandung Great Sale 2020 Go Online Resmi Dimulai
    02/07/2020 - 16:25
  • Prestasi Apik Bawa 12 Personel Polres Pulau Morotai Naik Pangkat
    Prestasi Apik Bawa 12 Personel Polres Pulau Morotai Naik Pangkat
    02/07/2020 - 16:22
  • Gubernur Jatim Khofifah Salurkan Bantuan Sembako untuk  Lansia Terdampak Covid-19
    Gubernur Jatim Khofifah Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Terdampak Covid-19
    02/07/2020 - 16:18
  • Kepala DKRTH Surabaya Dicopot atau Mundur? Ini kata Pemkot Surabaya
    Kepala DKRTH Surabaya Dicopot atau Mundur? Ini kata Pemkot Surabaya
    02/07/2020 - 16:12
  • Waduh, Pasien Positif Covid-19 di Kota Cirebon Bertambah 7 Orang
    Waduh, Pasien Positif Covid-19 di Kota Cirebon Bertambah 7 Orang
    02/07/2020 - 16:07
  • Diramaikan Penampilan Musisi Milenial, Hanun Riansari Pandu Launching Times Podcast
    Diramaikan Penampilan Musisi Milenial, Hanun Riansari Pandu Launching Times Podcast
    02/07/2020 - 16:00
  • Dinilai Baik Dalam Tugas, 12 Personel Polres Pulau Morotai Naik Pangkat
    Dinilai Baik Dalam Tugas, 12 Personel Polres Pulau Morotai Naik Pangkat
    02/07/2020 - 15:56
  • Kustini SP Kunjungi Kader PKK di Kecamatan Berbah Sleman
    Kustini SP Kunjungi Kader PKK di Kecamatan Berbah Sleman
    02/07/2020 - 15:51
  • Dishub Kabupaten Cirebon Minta Angkutan Daring Dan Konvensional Terapkan Protokol Kesehatan
    Dishub Kabupaten Cirebon Minta Angkutan Daring Dan Konvensional Terapkan Protokol Kesehatan
    02/07/2020 - 15:43
  • Sejumlah Ormas Islam Tolak RUU HIP di Depan Kantor DPRD Pamekasan
    Sejumlah Ormas Islam Tolak RUU HIP di Depan Kantor DPRD Pamekasan
    02/07/2020 - 15:34

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Bukan Dramaturgi Marah Jokowi
    Bukan Dramaturgi Marah Jokowi
    02/07/2020 - 15:11
  • Manajemen Krisis New Normal
    Manajemen Krisis New Normal
    02/07/2020 - 12:30
  • Ultah Polri ke-74 Pembuktian Sebagai ”Mujahid”
    Ultah Polri ke-74 Pembuktian Sebagai ”Mujahid”
    02/07/2020 - 11:52
  • Prevensi Etis Dalam Kedinamikaan Kejahatan
    Prevensi Etis Dalam Kedinamikaan Kejahatan
    02/07/2020 - 11:20
  • Anak-Anak Konstitusionalitas
    Anak-Anak Konstitusionalitas
    02/07/2020 - 10:45
  • Maestro Harmonika Amang Genggong, Aset Penting Gresik
    Maestro Harmonika Amang Genggong, Aset Penting Gresik
    02/07/2020 - 10:03
  • Kuliah di Saat Pandemi: Ketika Tugas Hanya Sebatas Formalitas
    Kuliah di Saat Pandemi: Ketika Tugas Hanya Sebatas Formalitas
    02/07/2020 - 09:46
  • Cara Membaca
    Cara Membaca "Kurikulum Terorisme"
    02/07/2020 - 08:50
  • Dirut Inalum Nyaris Diusir Anggota Dewan, Refly Harun Kurang Sreg
    Dirut Inalum Nyaris Diusir Anggota Dewan, Refly Harun Kurang Sreg
    02/07/2020 - 16:25
  • Temani Kencan Pertama, Orang Ini Sedih Laudya Cynthia Bella Cerai
    Temani Kencan Pertama, Orang Ini Sedih Laudya Cynthia Bella Cerai
    02/07/2020 - 16:24
  • Jawaban Ahok saat Disebut-sebut Masuk Daftar Calon Menteri Jokowi
    Jawaban Ahok saat Disebut-sebut Masuk Daftar Calon Menteri Jokowi
    02/07/2020 - 16:21
  • Kocak, Ibu Lagi Asyik Wawancara Live, Anak Tiba-tiba Masuk Tanya Biskuit
    Kocak, Ibu Lagi Asyik Wawancara Live, Anak Tiba-tiba Masuk Tanya Biskuit
    02/07/2020 - 16:20
  • Game Internal Bakal Warnai Minggu Pertama TC Timnas Indonesia U-16
    Game Internal Bakal Warnai Minggu Pertama TC Timnas Indonesia U-16
    02/07/2020 - 16:20
  • Terkuak Baim Wong Sebenarnya Pelit, Sifat Dermawan Hanya Pencitraan?
    Terkuak Baim Wong Sebenarnya Pelit, Sifat Dermawan Hanya Pencitraan?
    02/07/2020 - 06:00
  • Ujang Prediksi Ada Jenderal TNI Dicopot Jokowi dari Kursi Menteri
    Ujang Prediksi Ada Jenderal TNI Dicopot Jokowi dari Kursi Menteri
    02/07/2020 - 06:00
  • Pesta Ulang Tahun Paling Brutal, Mike Tyson Tiduri 19 Wanita
    Pesta Ulang Tahun Paling Brutal, Mike Tyson Tiduri 19 Wanita
    02/07/2020 - 04:24
  • Fadli Zon Nilai Jokowi Bisa Tunjuk Prabowo Penanggung Jawab COVID-19
    Fadli Zon Nilai Jokowi Bisa Tunjuk Prabowo Penanggung Jawab COVID-19
    02/07/2020 - 09:54
  • Gawat, Pertahanan Indonesia 'Terancam' dari Australia
    Gawat, Pertahanan Indonesia 'Terancam' dari Australia
    02/07/2020 - 10:15