Kuliner

Festival Banyuwangi Kuliner 2019, Angkat Kuliner Legendaris Suku Osing

Selasa, 23 April 2019 - 18:40 | 71.04k
Festival Banyuwangi Kuliner 2019, Angkat Kuliner Legendaris Suku Osing
Bupati Abdullah Azwar Anas Buka Banyuwangi Kuliner dengan tema Pecel Rawon di Area Taman Blambangan. (FOTO: Istimewa)
Pewarta: | Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, BANYUWANGIFestival Banyuwangi Kuliner 2019 secara resmi dibuka oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, festival kuliner ini berlangsung sangat meriah. Festival itu mengangkat kuliner legendaris masyarakat Banyuwangi yaitu "Pecel Rawon".

Dalam festival itu ada 152 tim peserta dari penjuru Banyuwangi, yang berkreasi menyuguhkan makanan khas suku Osing ini. Setiap tahun, memang selalu mengahdirkan bintang tamu chef kondang, kali ini dimeriahkan oleh chef selebriti Vania Wibisono yang melakukan demo memasak dan menyajikan pecel rawon ala chef.

Kuliner-Banyuwangi-4.jpg

Digelar di area Taman Blambangan, ratusan peserta dari subuh menyiapkan kreasi masaknya di atas meja, bahkan proses persiapan desain standnya dari kemarin sore.

Pecel rawon merupakan kuliner khas Banyuwangi yang memadukan nasi pecel dengan kuah rawon dan potongan daging, sehingga memberikan sensasi yang unik dan nikmat di lidah, karena dua jenis makanan ini tidak ada didaerah lain kecuali di Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan kuliner merupakan salah satu daya pikat pariwisata. Festival ini digelar sebagai komitmen daerah untuk mengangkat kuliner lokal menjadi lebih berdaya saing dan menjadi tuan rumah di tengah perkembangan pariwisata daerah.

Food and fashion menjadi dua daya pikat utama pengembangan pariwisata. Makanya kita konsisten menggelar event ini untuk terus mengenalkan ragam makanan lokal kepada khalayak luas. Harapannya, kekayaan kuliner lokal mampu memikat wisatawan datang ke mari,” kata Bupati Anas, saat membuka festival tersebut. Selasa,(23/04/2019).

Bupati Anas menambahkan festival ini juga bentuk keberpihakan total kami pada kuliner lokal. Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi pelaku usaha kuliner lokal untuk mengambil kesempatan dalam perkembangan pariwisata daerah daripada memberikan peluang ini pada franchise makanan dari luar.

Festival Banyuwangi Kuliner tahun ini memasuki tahun kelima pelaksanaan. Sebelumnya, beragam makanan khas Banyuwangi telah diangkat dan dipromosikan seperti nasi tempong, rujak soto, pecel pithik, dan ayam kesrut. Hasilnya, saat ini di Banyuwangi makin banyak rakyat yang membuka usaha kuliner makanan khas lokal dan menjadi jujugan wisatawan.

Pesta kuliner tersebut juga diwarnai demo masak Pecel rawon dari chef Vania Wibisono. Ditemani istri Bupati Banyuwangi, Dani Azwar Anas, Vania berbagi ilmu memasak Pecel Rawon yang sehat. Dia mengaku sangat mengapresiasi kekayaan kuliner lokal Banyuwangi yang kebanyakan merupakan masakan yang menggabungkan dua makanan.

“Sekarang ini, makanan fusion kan lagi hits dimana-mana, dan ternyata kuliner Banyuwangi sudah lebih dulu ada. Ini sangat pas untuk dipromosikan untuk mendukung pariwisata Banyuwangi yang tengah berkembang. Pastinya, pecinta makanan fusion akan tertarik datang ke mari,” jelas Vania yang lulusan Culinary Art Institute Santa Monica Amerika Serikat. 

Vania juga mengungkapkan rasa bahagianya dapat berkunjung ke Banyuwangi yang notabenya 2 tahun kebelakang ini lagi naik daun dan kebetulan vania asli Bali, masakan Banyuwangi dengan Bali sangat berbeda, kuliner Banyuwangi terkenal akan sambal cabai dan tomat ranti yang khas.

Kuliner-Banyuwangi-5.jpg

Vania sangat senang peserta kebanyakan anak-anak muda Banyuwangi yang mana bisa menjadi chef terkenal membawa masakan asli daerah ke luar kota, bahkan ke luar negeri.

Festival Banyuwangi Kuliner ini diikuti peserta yang sebagian adalah pelaku usaha kuliner, instansi pemerintahan dan industri perhotelan. Semua peserta berlomba menampilkan kreasi pecel rawon tidak hanya rasa yang enak namun juga tampilan yang menarik. Salah satu peserta, Ibu Handayani (50) pengelola rumah makan Mak Isun mengaku sangat antusias mengikuti lomba kuliner ini.

“Warung saya berdiri sudah 1,5 tahun lalu. Saya ingin ikut lomba karena ingin sharing sekaligus ingin tahu seberapa cita rasa pecel rawon peserta lainnya,” kata Handayani. 

Berbeda debgan Chef Harko Iskandar, dari Hotel Aston yang menyuguhkan pecel rawon yang dipresentasikan ala menu western. Oleh Harko, Pecel Rawon juga disajikan fusion menjadi beberapa makanan lain seperti sushi rawon ala jepang, roti croisant rawon yang merupakan dessert ala Prancis.

“Kita memang ingin menunjukkan ke khalayak, bahwa kuliner lokal ini bisa disajikan dengan tatanan ala Western, tanpa mengurangi cita rasa lokalnya,” ucap Harko.

Festival Banyuwangi Kuliner 2019 ini diharapkan dapat menjadi tolak ukur dan meningkatkan kualitas kuliner khas lokal yang dikemas ala kuliner chef. Selain itu didepan Gesibu Blambangan diselenggarakan Festival Banyuwangi Art Week. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Jenang, a Wonderful Taste of Sticky Indonesian Toffee
    Jenang, a Wonderful Taste of Sticky Indonesian Toffee
    01/06/2020 - 03:34
  • Now You Could Put Keraton Kasepuhan Cirebon On Your Itinerary
    Now You Could Put Keraton Kasepuhan Cirebon On Your Itinerary
    01/06/2020 - 02:06
  • How to Stay Healthy After Ramadhan
    How to Stay Healthy After Ramadhan
    01/06/2020 - 01:12
  • Bakmi Jawa Pak Dhe Dhepis Jogja, Tetap Semangat Buka di Tengah Wabah Covid-19
    Bakmi Jawa Pak Dhe Dhepis Jogja, Tetap Semangat Buka di Tengah Wabah Covid-19
    01/06/2020 - 00:28
  • Dakwah Islam Moderat di Eropa, NU Inggris Dukung Terjemah al-Qur'an ke Bahasa Rumania
    Dakwah Islam Moderat di Eropa, NU Inggris Dukung Terjemah al-Qur'an ke Bahasa Rumania
    31/05/2020 - 23:50
  • Istri Wali Kota Tidore Kepulauan Meninggal, Ali Ibrahim Dampingi Istrinya Hingga Tutup Usia
    Istri Wali Kota Tidore Kepulauan Meninggal, Ali Ibrahim Dampingi Istrinya Hingga Tutup Usia
    31/05/2020 - 23:44
  • Siap Menuju New Normal, Ini Promo Khusus Bagi Tamu Parangraja Hotel
    Siap Menuju New Normal, Ini Promo Khusus Bagi Tamu Parangraja Hotel
    31/05/2020 - 23:31
  • Pemkot Samarinda Pastikan 1 Juni 2020 Aktivitas Ekonomi Kembali Normal
    Pemkot Samarinda Pastikan 1 Juni 2020 Aktivitas Ekonomi Kembali Normal
    31/05/2020 - 23:26
  • Polres Bantul Siap Kawal Penerapan Kebijakan New Normal
    Polres Bantul Siap Kawal Penerapan Kebijakan New Normal
    31/05/2020 - 23:12
  • Pelaksanaan New Normal, Pemkot Pagaralam Masih Menunggu Kebijakan Pusat
    Pelaksanaan New Normal, Pemkot Pagaralam Masih Menunggu Kebijakan Pusat
    31/05/2020 - 23:05

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Simalakama New Normal
    Simalakama New Normal
    31/05/2020 - 12:03
  • Bekal untuk Meraih Keberhasilan Hidup
    Bekal untuk Meraih Keberhasilan Hidup
    31/05/2020 - 08:47
  • Menjaga Sektor Produksi dengan Bantuan Sosial untuk Pelaku Usaha
    Menjaga Sektor Produksi dengan Bantuan Sosial untuk Pelaku Usaha
    31/05/2020 - 06:06
  • Menormalisasi Kondisi Abnormal
    Menormalisasi Kondisi Abnormal
    31/05/2020 - 05:10
  • Virus Corona di Media: Media Tak berimbang, Bikin Masyarakat Bimbang
    Virus Corona di Media: Media Tak berimbang, Bikin Masyarakat Bimbang
    31/05/2020 - 03:22
  • Revitalisasi Nilai Pancasila di Tengah Wabah Corona
    Revitalisasi Nilai Pancasila di Tengah Wabah Corona
    31/05/2020 - 01:17
  • Sembilan Nasehat Imam Syafii
    Sembilan Nasehat Imam Syafii
    30/05/2020 - 17:24
  • Hidden Games: Peran Media yang Sebenarnya
    Hidden Games: Peran Media yang Sebenarnya
    30/05/2020 - 15:50
  • Kapten Persib Berharap Kompetisi Liga 1 Bisa Kembali Bergulir
    Kapten Persib Berharap Kompetisi Liga 1 Bisa Kembali Bergulir
    01/06/2020 - 03:05
  • Borussia Dortmund Cukur Paderborn 6-1, Jadon Sancho Cetak Hat-trick
    Borussia Dortmund Cukur Paderborn 6-1, Jadon Sancho Cetak Hat-trick
    01/06/2020 - 01:09
  • Deretan Buah Termahal di Dunia, Ada yang Seharga Motor
    Deretan Buah Termahal di Dunia, Ada yang Seharga Motor
    01/06/2020 - 01:05
  • Banyak Penolakan SIKM, JALA Bantu PRT Lakukan Rapid Test
    Banyak Penolakan SIKM, JALA Bantu PRT Lakukan Rapid Test
    01/06/2020 - 00:04
  • Pemainnya Mulai Berbisnis, Aji Santoso: Kompetisi Dimulai Saya Larang
    Pemainnya Mulai Berbisnis, Aji Santoso: Kompetisi Dimulai Saya Larang
    31/05/2020 - 23:40
  • Mengapa Angka Penularan Corona di Jatim Naik Lagi Naik Lagi
    Mengapa Angka Penularan Corona di Jatim Naik Lagi Naik Lagi
    01/06/2020 - 00:20
  • 47 Kata Perpisahan ke Icardi yang Bikin Inter Terlihat Bodoh
    47 Kata Perpisahan ke Icardi yang Bikin Inter Terlihat Bodoh
    01/06/2020 - 00:30
  • Aduh Tikus-tikus Makin Agresif Saat Pandemi Corona, Ngeri Campur Jijik
    Aduh Tikus-tikus Makin Agresif Saat Pandemi Corona, Ngeri Campur Jijik
    01/06/2020 - 01:08
  • Amerika Akan Kirim Pasukan ke Tunisia Hadapi Ancaman Rusia
    Amerika Akan Kirim Pasukan ke Tunisia Hadapi Ancaman Rusia
    01/06/2020 - 01:07
  • Catat, Ini Jadwal Kemunculan Bulan Purnama Strawberry di Awal Juni
    Catat, Ini Jadwal Kemunculan Bulan Purnama Strawberry di Awal Juni
    01/06/2020 - 00:04