Peristiwa Daerah

Anak Orang Utan yang Diselundupkan belum Menjalani Tes DNA

Jumat, 19 April 2019 - 17:08 | 67.93k
Anak Orang Utan yang Diselundupkan belum Menjalani Tes DNA
ILUSTRASI - Anak Orang Utan. (FOTO: VOA Indonesia)
Pewarta: | Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, BALIAnak Orang Utan yang sebelumnya diselamatkan dari penyelundupan, saat ini sedang menjalani proses pemulihan di Bali Safari Park, Kabupaten Gianyar, Bali. Namun, anak Orang Utan yang diberi nama Bon-bon itu, belum menjalani tes DNA di Universitas Udayana, karena terkendala belum ada alat.

"Kemarin dari Udayana ada sebuah alat lab yang harus diadakan, harganya mungkin sekitar Rp 300 ribu. Jadi, belum sempat diambil sampal (DNA-nya). Tapi nanti kita tes di Lab Udaya. Kalau sudah ada alat, minggu ini kita akan ambil sample darahnya," jelas Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai KSDA Bali, I Ketut Catur Marbawa, saat dikonfirmasi via telepon, Jumat (19/4/2019) sore.

Menurut Catur, saat ini anak Orang Utan tersebut masih dititipkan di Safari Park, untuk sebatas memulihkan kesehatannya saja dan saat ini masih sehat dan baik. Selain itu, Catur juga menjelaskan, jika sudah dites DNA, hasilnya akan diketahui bahwa anak Orang Utan tersebut berasal dari mana.

"Kalau dia memang merujuk cenderung kearah orang utan Kalimantan. Iya kita (bawa) ke Kalimantan. Tapi kita mau koordinasi dulu ke pemimpinan kita di Jakarta siapa yang membiayai," jelasnya.

Namun, menurut Catur, walaupun sudah dites DNA, ada permasalahan lain. Anak Orang Utan tersebut, tidak bisa langsung dilepas. Karen harus menjalani pelatihan selama beberapa tahun agar survive di alam.

"Kalau pun dilepas di Kalimantan, apa iya langsung dilepas. Iya tidak juga. Dia mestinya satu atau dua tahun mesti dilatih. Karena dia masih anakan. Apa iya masih bisa survive di alam. Di Kalimantan pun nanti ada pusat pelatihan untuk melatih dia hidup di alam. Karena kan dia bukan mengandalkan insting, dia harus dilatih," ujar Catur.

Seperti diberitakan sebelumnya, anak orang utan itu diselundupkan WNA asal Rusia bernama Zhestkov Andrei. Andrei tertangkap di Terminal International Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, saat akan membawa orang utan itu ke negaranya, pada Jumat (22/3/2018) lalu. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • 'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    29/05/2020 - 06:30
  • Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    29/05/2020 - 05:39
  • Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    29/05/2020 - 04:31
  • New Normal dan Keberlanjutan Negara
    New Normal dan Keberlanjutan Negara
    29/05/2020 - 03:25
  • Kode Etik DPR RI dan Demokrasi 'Semu' Indonesia
    Kode Etik DPR RI dan Demokrasi 'Semu' Indonesia
    29/05/2020 - 02:12
  • Pentingnya Edukasi New Normal Saat atau Pasca Pandemi
    Pentingnya Edukasi New Normal Saat atau Pasca Pandemi
    29/05/2020 - 01:36
  • Pesan Moral di Tiga Film Legendaris Jackie Chan
    Pesan Moral di Tiga Film Legendaris Jackie Chan
    29/05/2020 - 00:26
  • Pangkogabwilhan II Pastikan Percepatan Penanganan Corona di Surabaya
    Pangkogabwilhan II Pastikan Percepatan Penanganan Corona di Surabaya
    28/05/2020 - 23:57
  • Pasien Takut Jalani Kemoterapi di RSUD dr Soetomo, Dokter Joni Ungkap Kesedihannya
    Pasien Takut Jalani Kemoterapi di RSUD dr Soetomo, Dokter Joni Ungkap Kesedihannya
    28/05/2020 - 23:54
  • Dukung Penanganan Covid-19, Anggota DPR RI Temui Wakil Bupati Lombok Timur
    Dukung Penanganan Covid-19, Anggota DPR RI Temui Wakil Bupati Lombok Timur
    28/05/2020 - 23:51

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • 'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    29/05/2020 - 06:30
  • Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    29/05/2020 - 05:39
  • Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    29/05/2020 - 04:31
  • New Normal dan Keberlanjutan Negara
    New Normal dan Keberlanjutan Negara
    29/05/2020 - 03:25
  • Kode Etik DPR RI dan Demokrasi 'Semu' Indonesia
    Kode Etik DPR RI dan Demokrasi 'Semu' Indonesia
    29/05/2020 - 02:12
  • Pentingnya Edukasi New Normal Saat atau Pasca Pandemi
    Pentingnya Edukasi New Normal Saat atau Pasca Pandemi
    29/05/2020 - 01:36
  • Dalam Situasi Covid-19, Istilah Tripusat Pendidikan Semakin Terasa
    Dalam Situasi Covid-19, Istilah Tripusat Pendidikan Semakin Terasa
    28/05/2020 - 23:40
  • Idul Fitri 2020, Kita Belum Benar-Benar Menang
    Idul Fitri 2020, Kita Belum Benar-Benar Menang
    28/05/2020 - 19:29
  • Jelang Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Bergerak di Zona Hijau
    Jelang Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Bergerak di Zona Hijau
    29/05/2020 - 07:21
  • 5 Lokasi Wisata di Dunia yang Akan Buka Bulan Juni
    5 Lokasi Wisata di Dunia yang Akan Buka Bulan Juni
    29/05/2020 - 07:20
  • Kayak Dokter Tampan di Hospital Playlist, Alasan Drummer Jago Bikin Meleleh
    Kayak Dokter Tampan di Hospital Playlist, Alasan Drummer Jago Bikin Meleleh
    29/05/2020 - 07:15
  • Dipakai untuk Ambulans, Penjualan Suzuki APV Meningkat
    Dipakai untuk Ambulans, Penjualan Suzuki APV Meningkat
    29/05/2020 - 07:06
  • Best 5 Oto: Tunggangan Robby Purba Dimaling, Daftar Harga Motor Honda
    Best 5 Oto: Tunggangan Robby Purba Dimaling, Daftar Harga Motor Honda
    29/05/2020 - 07:05
  • Ajaib, Sejak 20 Tahun Lalu Pria Ini Ditafsir Tawaf Sendirian di Kabah
    Ajaib, Sejak 20 Tahun Lalu Pria Ini Ditafsir Tawaf Sendirian di Kabah
    29/05/2020 - 04:40
  • Jangan Keliru, Gejala COVID-19 pada Anak Bukan Ditandai dengan Batuk
    Jangan Keliru, Gejala COVID-19 pada Anak Bukan Ditandai dengan Batuk
    29/05/2020 - 05:10
  • Ternyata Makam Fatimah Istri Khalifah Umar Juga Dibongkar dan Dirusak
    Ternyata Makam Fatimah Istri Khalifah Umar Juga Dibongkar dan Dirusak
    29/05/2020 - 00:00
  • Hii, Sosok Iblis Jahat Menyerupai Anak Kecil Terekam CCTV Hotel
    Hii, Sosok Iblis Jahat Menyerupai Anak Kecil Terekam CCTV Hotel
    29/05/2020 - 00:02
  • Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    29/05/2020 - 00:30