Peristiwa - Daerah

Pupuk Kaltim Gandeng Koperasi Mekar Sari Sosialisasi Pengelolaan Sampah

Kamis, 18 April 2019 - 20:16 | 24.04k
Pupuk Kaltim Gandeng Koperasi Mekar Sari Sosialisasi Pengelolaan Sampah
Ketua Koperasi Mekar Sari saat memberikan arahan.
Pewarta: Kusnadi | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BONTANG – Koperasi Mekar Sari bekerjasama dengan Pupuk Kaltim lakukan sosialisasi terkait peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah.

 Sosialisasi yang sudah berjalan tiga kali ini bertujuan membentuk karakter masyarakat untuk memanfaatkan sampah yang dapat didaur ulang dan dimanfaatkan kembali, Kamis (18/4/2019) siang. 

Sosialisasi yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Bontang Utara ini, dihadiri perwakilan dari Kelurahan Guntung, Api-api, Kelurahan Loktuan dengan menghadirkan narasumber dari Koperasi Mekar Sari. 

Pupuk-Kaltim-Koperasi-Mekar-Sari-2.jpg

Ketua Koperasi Mekar Sari, Rahmawati mengatakan bahwa, sampah merupakan sisa kegiatan manusia dan atau proses alam yang berbentuk padat baik yang bersifat organik maupun non/anorganik dan dianggap sudah tidak bernilai lagi. Setiap hari terutama di rumah tangga menghasilkan sampah, baik sampah organik (basah), sampah anorganik (kering), maupun Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). 

"Kondisi sampan 110 ton per hari, asal sampah 45 persen dari rumah tangga," ujarnya. 

Masalah sampah timbul karena banyak yang membuang namun sedikit yang mengurus. Sementara di sisi lain, kemampuan pelayanan dalam mengelola sampah yang dihasilkan masyarakat dari Pemda (pemerintah daerah) baik kabupaten maupun kota masih sangat terbatas, membuat tempat pengelolaan atau penampungan sampah tidak mampu lagi menampungnya.

Menurut Rahma, peran serta pemerintah sangat baik, tinggal dari diri kita sendiri agar sampah yang ada dapat dimanfaatkan baik untuk didaur ulang maupun sampah-sampah yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan kompos. 

Pupuk-Kaltim-Koperasi-Mekar-Sari-3.jpg

Masalah sampah timbul karena banyak yang membuang namun sedikit yang mengurus. Sementara di sisi lain, kemampuan pelayanan dalam mengelola sampah yang dihasilkan masyarakat dari pemerintah daerah (Pemda) baik kabupaten maupun kota masih sangat terbatas, membuat tempat pengelolaan atau penampungan sampah tidak mampu lagi menampungnya.

"Memang mengubah perilaku yang selanjutnya menjadi kebiasaan sehari-hari tidak mudah, perlu waktu dan kesabaran. Dorongan dan pedampingan perlu dilakukan secara terus menerus tanpa mengenal lelah," ungkapnya. 

Lebih lanjut, dijelaskan Rahma, pengelola sampah dengan baik dan tepat adalah dengan melakukan pemilahan dan pengolahan sampah.

Pemilahan sampah dapat dimulai dengan memisahkan sampah menjadi sampah basah (organik), sampah kering (non organik) dan sampah B3 rumah tangga. Sampah yang dipilah dan diolah dapat dijual pada lapak atau pengepul. Setelah itu dengan menggunakan teknologi dapat dijual ke pabrik atau ke industri rumah tangga ataupun ke konsumen. 

"Peluang pasar untuk sampah yang terpilah dan terolah ini saya pikir cukup besar," jelasnya. 

Selain itu, dengan pengelolaan sampah yang baik, bisa menyelesaikan masalah, memberikan manfaat, biayanya terjangkau, metodenya cocok dengan kemampuan masyarakat, dengan pola 3R (Reduce, Reuse dan Reycle), masyarakat dapat menjadi pengelolaan atau pemilahan dan pengolahan sampah yang paling baik, tepat, efektif, murah dan terjangkau serta bermanfaat bagi lingkungan. (*)


bontang Pupuk Kaltim pengelolaan sampah
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : Bontang TIMES
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

08/12/2019 - 02:18

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul
Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo
Mengatasi Rambut Rontok dengan Glutera Hair Tonic Serum

Mengatasi Rambut Rontok dengan Glutera Hair Tonic Serum
Salon Kecantikan di Dalam Lapas

Salon Kecantikan di Dalam Lapas

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Sensasi vs Persepsi
    Sensasi vs Persepsi
    08/12/2019 - 11:47
  • Open To All And Open-Exit Vocational Education
    Open To All And Open-Exit Vocational Education
    08/12/2019 - 11:07
  • Meramu Falsafah Ideologis dan Kebersatuan Bangsa
    Meramu Falsafah Ideologis dan Kebersatuan Bangsa
    07/12/2019 - 11:54
  • Tergerusnya Nilai-Nilai Pancasila pada Generasi Milenial
    Tergerusnya Nilai-Nilai Pancasila pada Generasi Milenial
    07/12/2019 - 07:28
  • Esensi Pancasila di Era 4.0
    Esensi Pancasila di Era 4.0
    06/12/2019 - 21:42
  • Merosotnya Nilai-Nilai Pancasila Pada Era Milenial
    Merosotnya Nilai-Nilai Pancasila Pada Era Milenial
    06/12/2019 - 18:39
  • Sudah Jualan Agama Hari Ini?
    Sudah Jualan Agama Hari Ini?
    06/12/2019 - 16:56
  • Pentingnya Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
    Pentingnya Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
    06/12/2019 - 16:31
  • Banjir Bandang di Cikalong Bikin Air PDAM Kota Bandung Keruh
    Banjir Bandang di Cikalong Bikin Air PDAM Kota Bandung Keruh
    08/12/2019 - 23:30
  • Pendaki Asal Depok Meninggal Saat Akan Muncaki Puncak Gunung Prau
    Pendaki Asal Depok Meninggal Saat Akan Muncaki Puncak Gunung Prau
    08/12/2019 - 23:23
  • Jamie Vardy Menggila di Villa Park, Leicester Kukuh di Peringkat Dua
    Jamie Vardy Menggila di Villa Park, Leicester Kukuh di Peringkat Dua
    08/12/2019 - 23:20
  • 3 Orang di Sleman Luka Tertimpa Reruntuhan Rumah dan Pohon Saat Hujan Angin
    3 Orang di Sleman Luka Tertimpa Reruntuhan Rumah dan Pohon Saat Hujan Angin
    08/12/2019 - 22:52
  • Hasil Liga 1 2019: Bali United dan Persipura Berbagi Poin di Gianyar
    Hasil Liga 1 2019: Bali United dan Persipura Berbagi Poin di Gianyar
    08/12/2019 - 22:50
  • Pengusaha Hotel Ikut Bahagia Ari Askhara Dipecat, Kenapa?
    Pengusaha Hotel Ikut Bahagia Ari Askhara Dipecat, Kenapa?
    08/12/2019 - 11:56
  • Ditinggal ke China, Medali Emas Jonatan Christie Raib di SEA Games
    Ditinggal ke China, Medali Emas Jonatan Christie Raib di SEA Games
    08/12/2019 - 14:31
  • Juara Dunia Bulutangkis Muda RI Diamuk Malaysia di Semifinal SEA Games
    Juara Dunia Bulutangkis Muda RI Diamuk Malaysia di Semifinal SEA Games
    08/12/2019 - 14:28
  • Tembus 50 Emas, Posisi Indonesia Belum Aman
    Tembus 50 Emas, Posisi Indonesia Belum Aman
    08/12/2019 - 06:00
  • Pebulutangkis Malaysia Ranking 104 Dunia Bikin Gempar SEA Games 2019
    Pebulutangkis Malaysia Ranking 104 Dunia Bikin Gempar SEA Games 2019
    08/12/2019 - 15:40