Glutera News

Rabun Senja, Apa Penyebab dan Gejalanya?

Rabu, 27 Maret 2019 - 12:07 | 117.08k
Rabun Senja, Apa Penyebab dan Gejalanya?
(FOTO: Glutera News)
Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Mata sebagai indera penglihatan diciptakan untuk dapat menyesuaikan diri dengan kondisi terang atau gelap dalam waktu singkat. Pada rabun senja, terjadi penurunan kemampuan mata untuk beradaptasi atau menyesuaikan penglihatan dengan pencahayaan redup. Gangguan kesehatan mata ini bisa terjadi apabila terdapat degenerasi (penurunan fungsi) pada sel batang, yaitu sel saraf sensorik mata yang bekerja pada pencahayaan redup. Rabun senja juga bisa terjadi apabila terdapat kekurangan pigmen rhodopsin pada sel batang tersebut, bisa karena keturunan, bisa juga karena kekurangan vitamin A.

Tidak semua kondisi rabun senja dapat diobati. Hal ini tergantung dari tingkat keparahan atau kerusakan yang dialami oleh penderitanya.

Penyebab Rabun Senja

Penyebab utama rabun senja atau nyctalopia adalah kerusakan pada sel batang pada retina. Kondisi ini biasanya dipicu oleh masalah kesehatan, seperti:
• Rabun jauh atau ketidakmampuan mata dalam melihat benda jauh.
• Katarak, kondisi ini biasa terjadi pada orang-orang sudah memasuki usia senja, atau bisa juga pada penderita diabetes, dan menyebabkan lensa mata tampak buram atau keruh.
• Defisiensi vitamin A, salah satu penyebab kondisi ini adalah penyakit fibrosis kistik yang mengakibatkan saluran pencernaan menjadi tersumbat oleh lendir yang kental dan lengket, sehingga tubuh tidak mampu menyerap serat dan vitamin.
• Retinitis pigmentosa, pada kondisi terjadinya penumpukan pigmen pada retina dan menimbulkan penyempitan lapangan pandang yang dikenal dengan tunnel vision. Kondisi ini belum dapat diobati.
• Glaukoma, kondisi yang mengakibatkan kerusakan pada saraf optik akibat tekanan di dalam mata dan dapat semakin memburuk seiring waktu.
• Keratokonus, penipisan kornea yang disebabkan oleh rendahnya kadar antioksidan pada kornea, sehingga terjadi kerusakan pada jaringan kolagen dan menjadikan kornea menonjol. Selain faktor genetik, kondisi ini juga dapat disebabkan oleh paparan polusi udara.
• Sindrom Usher, selain berpengaruh terhadap kemampuan melihat, kondisi ini juga dapat mengganggu daya pendengaran penderitanya.        

Gejala Rabun Senja

Seperti yang telah disebutkan di atas, penderita rabun senja akan kesulitan untuk melihat pada malam hari, serta sulit beradaptasi pada saat terjadi transisi dari terang menuju gelap. Selain dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi ini juga dapat membahayakan keselamatan diri penderitanya, terutama ketika berkendara atau keluar di malam hari.

Diagnosis Rabun Senja

Mengingat gejala rabun senja tidak jauh berbeda dengan penyakit mata lainnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik serta menanyakan keparahan gejala yang dialami, waktu kemunculan gejala, aktivitas yang biasa dilakukan, penggunaan lensa mata, atau obat-obatan yang dikonsumsi. Selain itu, faktor genetika juga akan menjadi pertimbangan saat melakukan diagnosis.

Pengobatan Rabun Senja

Pengobatan rabun senja atau nyctalopia akan disesuaikan dengan tingkat keparahan dan faktor penyebabnya. Pengobatan rabun senja yang ringan misalnya dengan penggunaan lensa kontak atau kaca mata, dapat menjadi pilihan bagi penderita.

Apabila penyebabnya adalah kekurangan vitamin A, penanganannya adalah dengan mengatur menu makan dan pemberian suplemen vitamin A akan diberikan. Jika penderita mengalami katarak, operasi dapat dilakukan untuk mengganti lensa mata yang buram dengan lensa mata bening buatan.

Kondisi rabun senja yang disebabkan oleh faktor genetik umumnya tidak dapat diobati. Dalam hal ini, pasien akan disarankan untuk tidak berkendara atau melakukan aktivitas tanpa penerangan cukup pada malam hari.

Pencegahan Rabun Senja

Rabun senja tidak dapat dicegah sepenuhnya, khususnya jika didasari oleh faktor genetik. Namun, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menekan tingkat keparahan kondisi, seperti:
1. Mengonsumsi makanan dengan kandungan antioksidan dan mineral tinggi.
2. Memantau kadar gula darah secara rutin.
3. Menggunakan kacamata hitam saat beraktivitas di bawah panas terik untuk menghindari kesilauan.

Defisiensi Vitamin A kerap menjadi alasan utama rabun senja terjadi. Untuk menghindari gangguan kesehatan mata ini, beberapa asupan makanan seperti ubi, wortel, labu, mangga, bayam, sawi hijau, susu, dan telur dapat menjadi pilihan. (*)


jakarta Glutera News Glutera
Publisher : Rizal Dani
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

14/12/2019 - 00:07

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia
Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial
Petik Buah Wisata Agrokusuma

Petik Buah Wisata Agrokusuma
Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Empat Jalan Pintas Jadi Pengusaha Sukses
    Empat Jalan Pintas Jadi Pengusaha Sukses
    16/12/2019 - 10:07
  • Reformasi Kebijakan Publik Yang Harus Disuarakan
    Reformasi Kebijakan Publik Yang Harus Disuarakan
    14/12/2019 - 21:36
  • Ketika Materi Khilafah Direvisi dari Pelajaran Agama Islam
    Ketika Materi Khilafah Direvisi dari Pelajaran Agama Islam
    14/12/2019 - 19:37
  • Reformasi Birokrasi : Memulihkan Kembali Nilai-nilai Kebijakan Publik
    Reformasi Birokrasi : Memulihkan Kembali Nilai-nilai Kebijakan Publik
    14/12/2019 - 19:24
  • Pilkada Bandung dan Tantangan Smart City Bandung
    Pilkada Bandung dan Tantangan Smart City Bandung
    14/12/2019 - 19:15
  • Lingkaran Masalah di Dalam Reformasi Birokrasi
    Lingkaran Masalah di Dalam Reformasi Birokrasi
    14/12/2019 - 17:36
  • Toleransi Antar Umat Beragama di Tanah Suci
    Toleransi Antar Umat Beragama di Tanah Suci
    14/12/2019 - 15:14
  • Reformasi Kebijakan Publik: Evaluasi Kebijakan Publik Untuk Terciptanya Reformasi Publik
    Reformasi Kebijakan Publik: Evaluasi Kebijakan Publik Untuk Terciptanya Reformasi Publik
    14/12/2019 - 11:43
  • Trending 'Plat N' di Twitter, Ternyata Emak-emak Penumpang Mobil Bikin Ulah
    Trending 'Plat N' di Twitter, Ternyata Emak-emak Penumpang Mobil Bikin Ulah
    16/12/2019 - 12:46
  • Ini 4 Kantong Parkir yang Disiapkan Dishub Yogyakarta Jelang Liburan Nataru
    Ini 4 Kantong Parkir yang Disiapkan Dishub Yogyakarta Jelang Liburan Nataru
    16/12/2019 - 12:43
  • PPATK Temukan Rekening Kasino, DPR: Ungkap Nama, Jangan Lempar Isu!
    PPATK Temukan Rekening Kasino, DPR: Ungkap Nama, Jangan Lempar Isu!
    16/12/2019 - 12:42
  • Kacamata Bulat Bergagang Patah Milik John Lennon Dihargai 2,5 Miliar
    Kacamata Bulat Bergagang Patah Milik John Lennon Dihargai 2,5 Miliar
    16/12/2019 - 12:39
  • Usai Teror Jakarta dan Bogor, Kini Ular Kobra Teror Tasikmalaya
    Usai Teror Jakarta dan Bogor, Kini Ular Kobra Teror Tasikmalaya
    16/12/2019 - 12:36
  • Jacqueline Wong Viral Usai Selingkuh dan Sembunyi di Kanada 8 Bulan
    Jacqueline Wong Viral Usai Selingkuh dan Sembunyi di Kanada 8 Bulan
    16/12/2019 - 05:48
  • Deretan Kebijakan Jokowi Paling Kontroversial Sepanjang 2019
    Deretan Kebijakan Jokowi Paling Kontroversial Sepanjang 2019
    16/12/2019 - 07:20
  • Honda Luncurkan Pesaing Aerox 155, Harga Lebih Murah
    Honda Luncurkan Pesaing Aerox 155, Harga Lebih Murah
    16/12/2019 - 06:39
  • Momoto Dihajar Ginting, Hingga Soeharto Disebut Dalangi PKI
    Momoto Dihajar Ginting, Hingga Soeharto Disebut Dalangi PKI
    16/12/2019 - 05:08
  • Pesaing XMax dan Forza Segera Dipasarkan, Harga Rp47 Jutaan
    Pesaing XMax dan Forza Segera Dipasarkan, Harga Rp47 Jutaan
    16/12/2019 - 09:04