Peristiwa Daerah

Letjen TNI Suharto: Indonesia Butuh Pemimpin yang Bisa Mengatasi Ancaman Kedaulatan Negara

Sabtu, 16 Maret 2019 - 22:08 | 694.36k
Letjen TNI Suharto: Indonesia Butuh Pemimpin yang Bisa Mengatasi Ancaman Kedaulatan Negara
Suasana diskusi publik di graha Astranawa Surabaya. (Foto: Nasrullah/TIMESIndonesia)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, SURABAYALetjen TNI (Purn) Suharto berharap Pilpres 2019 diharapkan bisa menemukan sosok pemimpin yang bisa menyelesaikan ancaman kedaulatan Negara.

Menurut dia, Indonesia saat ini mendapat ancaman asing. Salah satu indikasinya, adalah masuknya warga asing dalam jumlah besar ke Indonesia.

“Apalagi rata–rata usia mereka yang masuk diatas 18 tahun. Artinya mereka telah mengikuti Wamil (Wajib Militer). Ini bahaya,” ujarnya dalam diskusi publik bertajuk ‘Perubahan 2019 untuk Pemulihan Kedaulatan dan Keutuhan NKRI’ yang digelar Pengurus Besar Pergerakan Penganut Khitthah Nahdliyah (PB PPKN), Sabtu (16/3/2019) di Graha Astranawa, Surabaya.

Kekhawatiran ini ditambah dengan masuknya sejumlah senjata ke negara ini. Karenanya, lanjut Suharto, bangsa ini harus waspada jika tidak ingin lumat.

"Peran presiden sangat penting untuk menyelesaikan masalah ini. Kalau Prabowo jadi presiden, akan usir orang-orang itu. Bung Karno aja berani kok,” kata mantan Komandan Marinir ini.

Pembicara lain Suko Sudarso mengatakan, nasib bangsa Indonesia tidak lebih baik, pasca reformasi. Justru semakin amburadul. Ini lantaran Amandemen UUD 1945 ditambah ‘gagal pahamnya’ para pemimpin nasional, membuat Indonesia semakin terpuruk.

“Tidak sekedar ganti orang, tetapi juga harus paham bagaimana menata bangsa ini. Kita yakin Prabowo lebih paham bagaimana mengembalikan jati diri bangsa ini,” kata aktivis GMNI 1966 ini.

Menurut Suko, ada tiga hal penting untuk mengawal perubahan tersebut. Pertama adalah kembali ke UUD 1945 (yang asli), di mana saat ini UUD 945 yang asli sudah diobrak-obrik (amandemen) oleh para politisi.

“Dan tidak cukup itu. Kedua, harus ada reformasi agraria, di sini kita butuh pemimpin yang paham, karena ini bukan sekedar bagi-bagi sertifikat. Ketiga, menerapkan Trisakti yaitu berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam sosial budaya,” tegasnya.

Sementara itu, diskusi ini diawali dengan pembacaan draf maklumat yang disampaikan Drs Choirul Anam (Cak Anam), dihadiri pada kiai dan sejumlah elemen masyarakat.

Tampak hadir Letjen TNI Suharto, H A  Mustahid Astari, KH Suyuthi Thoba Banyuwangi, KH Nur Maemon Sumenep, H Nurhadi ST Ketua Umum PB PPKN, serta perwakilan dari Muhammadiyah, dan tokoh-tokoh nasionalis dari GMNI, dan sejumlah hadirin lainnya. (*)



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • BNN Kota Surabaya Limpahkan Kasus ke Kejaksaan Lewat Online
    BNN Kota Surabaya Limpahkan Kasus ke Kejaksaan Lewat Online
    03/06/2020 - 23:05
  • Aliong Mus Minta Hasim Fokaaya Jalankan Roda  Pemerintah Desa Penu
    Aliong Mus Minta Hasim Fokaaya Jalankan Roda Pemerintah Desa Penu
    03/06/2020 - 22:52
  • Bertambah Lagi, Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTB Makin Ambyar
    Bertambah Lagi, Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTB Makin Ambyar
    03/06/2020 - 22:46
  • Jumlah Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Batu Bertambah 7 Orang
    Jumlah Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Batu Bertambah 7 Orang
    03/06/2020 - 22:40
  • Bupati Mirna Terjun Bagikan Sembako
    Bupati Mirna Terjun Bagikan Sembako
    03/06/2020 - 22:35
  • Kapolres Pamekasan Distribusikan Ratusan Paket Sembako dari Kementerian Pariwisata 
    Kapolres Pamekasan Distribusikan Ratusan Paket Sembako dari Kementerian Pariwisata 
    03/06/2020 - 22:21
  • Lima Warga Kembali Dinyatakan Positif Covid-19, Warga Kedung Turi Surabaya Resah
    Lima Warga Kembali Dinyatakan Positif Covid-19, Warga Kedung Turi Surabaya Resah
    03/06/2020 - 22:16
  • Disdik Jabar Tidak Buru-buru Buka Lagi Sekolah
    Disdik Jabar Tidak Buru-buru Buka Lagi Sekolah
    03/06/2020 - 22:08
  • Seorang Karyawati Swalayan di Ponorogo Positif Covid-19
    Seorang Karyawati Swalayan di Ponorogo Positif Covid-19
    03/06/2020 - 22:03
  • [KABAR BAIK] Empat Pasien Covid-19 Kabupaten Tuban Sembuh
    [KABAR BAIK] Empat Pasien Covid-19 Kabupaten Tuban Sembuh
    03/06/2020 - 21:56

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Kiai Tolchah Hasan, James A Bank dan Amerika Serikat
    Kiai Tolchah Hasan, James A Bank dan Amerika Serikat
    03/06/2020 - 16:32
  • Dosen dan Tugas untuk Mengabdi pada Masyarakat di Era Digital dan Pandemi
    Dosen dan Tugas untuk Mengabdi pada Masyarakat di Era Digital dan Pandemi
    03/06/2020 - 13:00
  • Krisis Komunikasi di Tengah Pandemi Covid-19
    Krisis Komunikasi di Tengah Pandemi Covid-19
    03/06/2020 - 12:03
  • Keluarga Benteng Penguatan Pendidikan selama Pandemi Covid-19
    Keluarga Benteng Penguatan Pendidikan selama Pandemi Covid-19
    03/06/2020 - 10:06
  • New Normal, Dilema antara Ekonomi dan Kesehatan
    New Normal, Dilema antara Ekonomi dan Kesehatan
    03/06/2020 - 08:33
  • The New Normal dan Penataan Kota Sehat di Tengah Pandemi
    The New Normal dan Penataan Kota Sehat di Tengah Pandemi
    03/06/2020 - 02:25
  • Media Menjadi Penyulut Emosi Masyarakat
    Media Menjadi Penyulut Emosi Masyarakat
    03/06/2020 - 01:12
  • Perempuan Mengukur Dampak New Normal
    Perempuan Mengukur Dampak New Normal
    03/06/2020 - 00:04
  • Terbukti Terima Suap Rp3,5 M, Dolly Pulungan Divonis Lima Tahun Penjara
    Terbukti Terima Suap Rp3,5 M, Dolly Pulungan Divonis Lima Tahun Penjara
    03/06/2020 - 22:49
  • Rabu 3 Juni; Pasien Positif Corona di Jatim 5.310 Kasus, 437 Meninggal
    Rabu 3 Juni; Pasien Positif Corona di Jatim 5.310 Kasus, 437 Meninggal
    03/06/2020 - 22:45
  • Arti Zona Hijau, Kuning, Oranye, dan Merah dalam Peta Penyebaran Corona
    Arti Zona Hijau, Kuning, Oranye, dan Merah dalam Peta Penyebaran Corona
    03/06/2020 - 22:38
  • Rutin Timbang Berat Badan, Kunci Tetap Langsing Saat Di Rumah Aja
    Rutin Timbang Berat Badan, Kunci Tetap Langsing Saat Di Rumah Aja
    03/06/2020 - 22:35
  • Catat Rekor! 292 Pasien Covid-19 di Jatim Berhasil Sembuh
    Catat Rekor! 292 Pasien Covid-19 di Jatim Berhasil Sembuh
    03/06/2020 - 22:34
  • Amerika Siap Hadapi China, Perang Dunia III di Depan Mata
    Amerika Siap Hadapi China, Perang Dunia III di Depan Mata
    03/06/2020 - 00:32
  • Usai Diamuk Warga, Miss Universe Malaysia Dipecat dari Model Iklan
    Usai Diamuk Warga, Miss Universe Malaysia Dipecat dari Model Iklan
    03/06/2020 - 14:19
  • Jokowi Kumpulkan Tokoh Agama Bahas New Normal, Apa Saja Poinnya
    Jokowi Kumpulkan Tokoh Agama Bahas New Normal, Apa Saja Poinnya
    03/06/2020 - 10:01
  • FAKTA: Ternyata Tentara Amerika Paling Doyan Makan Daging Babi
    FAKTA: Ternyata Tentara Amerika Paling Doyan Makan Daging Babi
    03/06/2020 - 00:02
  • Polisi Australia Tendang Orang Aborigin, Mirip Kasus George Floyd
    Polisi Australia Tendang Orang Aborigin, Mirip Kasus George Floyd
    03/06/2020 - 13:10