Peristiwa - Nasional

Mafindo Rilis Laporan Hoaks, Paslon 01 Sasaran Hoaks Terbanyak

Sabtu, 16 Maret 2019 - 18:41 | 25.52k
Mafindo Rilis Laporan Hoaks, Paslon 01 Sasaran Hoaks Terbanyak
Ilustrasi hoaks. (FOTO: Istimewa)
Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, JAKARTAMafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) merilis hasil laporan jumlah hoaks yang berhasil didata dan diverifikasi sebagai hoaks sejak 2018 sampai dengan Januari 2019.

Dalam rilis yang diterima TIMES Indonesia, Mafindo menuliskan jumlah hoax pada tahun 2018 mencapai 997 hoaks dan 488 hoaks (49,94%) diantaranya bertema politik.

Dari 488 hoaks tersebut, Mafindo mencatat terdapat 259 hoaks dengan tema politik sejak Juli sampai dengan Desember 2018. Sedangkan jumlah hoaks pada bulan Januari 2019, sebesar 109 buah dengan 58 hoaks diantaranya bertema politik.

Septiaji, Ketua Presidium Mafindo menjelaskan meningkatkan jumlah hoaks dengan tema politik yang berhasil kami verifikasi sebagai hoaks/disinformasi, berpotensi mengancam kualitas pesta demokrasi terbesar dalam sejarah bangsa Indonesia.

Menurutnya hal ini tak hanya merusak akal sehat calon pemilih, namun juga mendelegitimasi proses penyelenggaraan pemilu. "Lebih parah lagi mampu merusak kerukunan masyarakat yang mengarah ke disintegrasi bangsa,” jelasnya.

Lebih jauh Septiaji mengungkapkan bahwa 259 hoaks dengan tema politik sejak Juli-Desember 2018 tesebut menyasar kepada Paslon 01 dengan 75 hoaks atau sebesar 28,96%, Pemerintah K/L 60 hoaks atau sebesar 23,16%, figur terkemuka 57 hoaks atau sebesar 22,01 %, Paslon 02 dengan 54 hoaks atau sebesar 20,85%, Parpol dengan 9 hoaks atau sebesar 3,48% %, Pemda sebesar 4 atau sebesar 1,54%.

Sedangkan pada bulan Januari 2019, jumlah hoaks mencapai 109 dengan hoaks politik mendominasi sebesar 58 disusul oleh hoaks ‘lain-lain’ 19 dan hoaks kriminalitas sebanyak 7.

"58 hoaks politik tersebut menyasar kepada Paslon 02 sebesar 21 hoaks atau sebesar 36,20 %, Paslon 01 sebesar 19 hoaks atau sebesar 32,75 %, Pemerintah K/L sebesar 8 hoaks atau sebesar 13,79 %, Figur terkemuka sebesar 7 hoaks atau sebesar 12,06 %, Parpol dengan 3 hoaks atau 5,17 %, Pemda nihil," beber Septiaji.

Septiaji memberikan catatan bahwa jumlah angka hoaks politik yang tertera tersebut belum mencerminkan dampak atau tingkat kerusakannya. 

Ada hoaks yang bisa lebih merusak ketimbang hoaks yang lain. "Demikian juga jenis hoaks yang menyasar sebuah kelompok, ada yang jenis hoaks positif yang bisa jadi dibuat oleh pendukungnya sendiri," ungkapnya.

Septiaji Eko Nugroho menyebut trend kenaikan jumlah penyebaran hoaks ini memprihatinkan, karena ruang publik khususnya di media sosial dan group percakapan lebih banyak diisi dengan perdebatan kosong dengan topik hoaks daripada  adu argumen tentang program ataupun topik lain yang lebih substansial.

“Angka kenaikan jumlah hoaks tersebut seharusnya menyadarkan kita bersama, bahwa hoaks ini masih menjadi masalah bersama yang akan merugikan semua pihak. Hanya jika kita menjadi masyarakat sadar fakta maka kita bisa melanjutkan kehidupan demokrasi dengan baik," kata Septiaji.

Ketua Presidium Mafindo itu juga berharap para elit politik untuk tidak menggunakan atau membiarkan hoaks untuk kepentingan elektoral(*)


jakarta Hoaks Mafindo laporan jumlah hoaks elektoral
Publisher : Rizal Dani
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

10/12/2019 - 13:34

Petik Buah Wisata Agrokusuma

Petik Buah Wisata Agrokusuma
Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern
Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul
Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Pentingnya Kebijakan Publik untuk Tatanan Pemerintah dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
    Pentingnya Kebijakan Publik untuk Tatanan Pemerintah dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
    11/12/2019 - 16:18
  • Revolusi Industri 4.0 di Era Milenial
    Revolusi Industri 4.0 di Era Milenial
    11/12/2019 - 13:27
  • Refleksi HUT ke-61 NTB, Bisakah NTB Gemilang?
    Refleksi HUT ke-61 NTB, Bisakah NTB Gemilang?
    11/12/2019 - 12:11
  • Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara
    Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara
    10/12/2019 - 23:23
  • SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    10/12/2019 - 22:31
  • Pengakuan HAM Zaman Now
    Pengakuan HAM Zaman Now
    10/12/2019 - 20:53
  • Kebijakan Menjadi Pola Kepentingan Dalam Membuat Keputusan
    Kebijakan Menjadi Pola Kepentingan Dalam Membuat Keputusan
    10/12/2019 - 20:34
  • Problematika Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Sekolah/Madrasah
    Problematika Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Sekolah/Madrasah
    10/12/2019 - 19:17
  • Persib Ungguli Borneo FC 1-0 di Babak Pertama
    Persib Ungguli Borneo FC 1-0 di Babak Pertama
    11/12/2019 - 18:35
  • Eks Karyawati Garuda: Ari Askhara Sering Minta Nomor HP Pramugari
    Eks Karyawati Garuda: Ari Askhara Sering Minta Nomor HP Pramugari
    11/12/2019 - 18:29
  • Ruben Onsu Tak Mau Karya Betrand Peto Tertimbun Berita Negatif
    Ruben Onsu Tak Mau Karya Betrand Peto Tertimbun Berita Negatif
    11/12/2019 - 18:24
  • Hadapi Bayern, Mourinho Larang Pemain Tonton Rekaman Pembantaian di London
    Hadapi Bayern, Mourinho Larang Pemain Tonton Rekaman Pembantaian di London
    11/12/2019 - 18:19
  • Jokowi Minta Menlu dan Mendag Percepat Perjanjian Kemitraan Ekonomi
    Jokowi Minta Menlu dan Mendag Percepat Perjanjian Kemitraan Ekonomi
    11/12/2019 - 18:16
  • Dahsyat, Ahsan/Hendra Lumat Juara SEA Games di BWF World Tour Finals
    Dahsyat, Ahsan/Hendra Lumat Juara SEA Games di BWF World Tour Finals
    11/12/2019 - 14:30
  • Lebih dari 40 Km/Jam, Pengguna Tol Layang Cikampek Didenda Rp2 Juta?
    Lebih dari 40 Km/Jam, Pengguna Tol Layang Cikampek Didenda Rp2 Juta?
    11/12/2019 - 05:15
  • Skandal Garuda, Ari Askhara Suka Keliling Minta Nomor Pramugari
    Skandal Garuda, Ari Askhara Suka Keliling Minta Nomor Pramugari
    11/12/2019 - 06:32
  • Said Didu: Erick Thohir Lulus Uji Nyali
    Said Didu: Erick Thohir Lulus Uji Nyali
    11/12/2019 - 07:15
  • Ganda Otot Super Dunia Terjungkal Laga Perdana BWF World Tour Finals
    Ganda Otot Super Dunia Terjungkal Laga Perdana BWF World Tour Finals
    11/12/2019 - 12:57