Peristiwa - Nasional

Inilah Lima Ketua Umum Parpol yang Terjerat Kasus Korupsi di KPK

Sabtu, 16 Maret 2019 - 17:13 | 28.40k
Inilah Lima Ketua Umum Parpol yang Terjerat Kasus Korupsi di KPK
KPK RI.
Pewarta: Rahmi Yati Abrar | Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Hingga saat ini (2019), sudah ada lima Ketua Umum Parpol (partai politik) yang terseret kasus dugaan korupsi, yang ditangan KPK. Terakhir, KPK menyeret Ketum PPP, Romahurmuzyi alias Rommy. Siapa lagi yang akan menyusulkan?

Dari data yang miliki Litbang TIMES Indonesia, Ketum partai pertama yang diseret KPK adalah Luthfi Hasan, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) periode 2009-2014. Luthfi Hasan dijerat kasus penerimaan impor daging di Kementerian Pertanian tahun 2013. Kini, sudah menjalani masa tahanan.

Kedua, adalah Anas Urbaningrum, Ketua Umum Partai Demokrat, periode 2009-2014. Anas dijerat kasus penerimaan hadiah dari proyek Hambalang dan pencucian uang tahun 2013. Kini, Anas sudah mendekam di penjara akibat perbuatannya.

Ketiga adalah Suryadharma Ali, Ketua Umum PPP periode 2007-2014. Ia dijerat dalam kasus korupsi pengelolaan dana haji 2014. Kini ia juga sudah mendekam ditahanan.

Ketum Parpol keempat yang diseret KPK adalah Setya Novanto. Ia menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2016-2017. Ia dijerat kasus korupsi proyek e-KTP tahun 2017.

Kelima, adalah Muhammad Romahurmuzyi, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2014-2019. Dia dijerat kasus korupsi jual beli jabatan di Kementerian Agama tahun 2019. Ia terjaring OTT oleh KPK di Surabaya. (*)


tersangka korupsi KPK Ketua Umum Parpol OTT Suap LItbang TIMES Indonesia Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan
Publisher : Rizal Dani
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

BPN Kota Malang Bertekad Wujudkan Kantor Bebas Korupsi

BPN Kota Malang Bertekad Wujudkan Kantor Bebas Korupsi

28/02/2020 - 20:41

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri
Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Eksistensi Perempuan: Negara Membatasi Ruang Gerak Perempuan?
    Eksistensi Perempuan: Negara Membatasi Ruang Gerak Perempuan?
    28/02/2020 - 22:31
  • Perlindungan Anak Sebagai Gerakan Sosial
    Perlindungan Anak Sebagai Gerakan Sosial
    28/02/2020 - 21:31
  • Siapakah yang Siap Memimpin Samarinda, Pembenahan atau Perebutan Proyek?
    Siapakah yang Siap Memimpin Samarinda, Pembenahan atau Perebutan Proyek?
    28/02/2020 - 20:33
  • Mahasiswa: Skill dan IPK, Mana yang Lebih Penting?
    Mahasiswa: Skill dan IPK, Mana yang Lebih Penting?
    28/02/2020 - 19:37
  • Bisakah Ijazah Madin Jadi Syarat Pendukung Masuk SMP/MTs?
    Bisakah Ijazah Madin Jadi Syarat Pendukung Masuk SMP/MTs?
    28/02/2020 - 18:33
  • Sosialisasi Ideologi
    Sosialisasi Ideologi
    28/02/2020 - 17:37
  • Polemik Omnibus Law Versus Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Indonesia dan Malaysia
    Polemik Omnibus Law Versus Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Indonesia dan Malaysia
    28/02/2020 - 16:30
  • Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 22:39
  • Warga Ancam Tutup Tambang Emas Tumpang Pitu Jika Khofifah Tak Cabut Izin
    Warga Ancam Tutup Tambang Emas Tumpang Pitu Jika Khofifah Tak Cabut Izin
    29/02/2020 - 02:05
  • Presiden Mongolia Dikarantina 14 Hari Sehabis dari China, karena Covid-19?
    Presiden Mongolia Dikarantina 14 Hari Sehabis dari China, karena Covid-19?
    29/02/2020 - 01:05
  • Kisah Sopir Dapat Umrah Gratis dari Rektor Kampus, Tapi Gagal Berangkat
    Kisah Sopir Dapat Umrah Gratis dari Rektor Kampus, Tapi Gagal Berangkat
    29/02/2020 - 00:05
  • Jokowi Resmi Gandeng Tony Blair Jadi Dewan Penasehat Ibu Kota Baru
    Jokowi Resmi Gandeng Tony Blair Jadi Dewan Penasehat Ibu Kota Baru
    28/02/2020 - 23:36
  • Digerebek saat Mejeng di Jalan, PSK Lansia Ngumpet di Dapur Rumah Makan
    Digerebek saat Mejeng di Jalan, PSK Lansia Ngumpet di Dapur Rumah Makan
    28/02/2020 - 23:26
  • Kemarahan Besar Erdogan Melihat Pembantaian Umat Muslim di India
    Kemarahan Besar Erdogan Melihat Pembantaian Umat Muslim di India
    29/02/2020 - 01:33
  • Gawat Son Heung Min Tottenham Bakal di Karantina, Kena Corona?
    Gawat Son Heung Min Tottenham Bakal di Karantina, Kena Corona?
    29/02/2020 - 01:10
  • Kebanyakan Tingkah, Bomber Madrid Terancam Tidak Bisa Bertanding
    Kebanyakan Tingkah, Bomber Madrid Terancam Tidak Bisa Bertanding
    29/02/2020 - 00:30
  • Tyson Fury Lebih Perkasa, Tunangan Deontay Wilder Kena Batunya
    Tyson Fury Lebih Perkasa, Tunangan Deontay Wilder Kena Batunya
    29/02/2020 - 01:10
  • Ritual Menpora Agar Indonesia Akhiri Puasa Gelar Piala Thomas dan Uber
    Ritual Menpora Agar Indonesia Akhiri Puasa Gelar Piala Thomas dan Uber
    29/02/2020 - 00:16