Advertisement
Gaya Hidup

Catat! Ini Kandungan Nutrisi dan Manfaat Bawang Bombay

Bawang bombay yang sering digunakan sebagai pelengkap masakan memiliki nutrisi yang tak sedikit. Bawang bombay adalah bahan makanan rendah kalori yang kaya vitamin, mineral, antioksidan, serta serat. Bawang bombay sangat sedikit mengandung lemak jenuh dan

TIMES Indonesia,
Catat! Ini Kandungan Nutrisi dan Manfaat Bawang Bombay
ILUSTRASI: Bawang Bombay. (FOTO: Liputan6)
A-AA+

JAKARTA Bawang bombay yang sering digunakan sebagai pelengkap masakan memiliki nutrisi yang tak sedikit. Bawang bombay adalah bahan makanan rendah kalori yang kaya vitamin, mineral, antioksidan, serta serat. Bawang bombay sangat sedikit mengandung lemak jenuh dan sama sekali tidak mengandung lemak trans. Manfaat bawang bombay untuk tubuh juga sangat beragam.

Dalam 100 gram bawang bombay, terkandung kurang lebih 40 kalori, 1,7 gram serat, 4,2 gram gula, 1,1 gram protein, dan 9,3 gram karbohidrat. Selain itu, bawang bombay juga mengandung vitamin B6, vitamin C, folat, dan kalium.

Advertisement

Zat-zat yang terkandung di dalamnya menentukan manfaat bawang bombay bagi tubuh. Beberapa klaim manfaat bawang bombay adalah mampu menurunkan risiko kanker lambung, kanker usus besar, kanker prostat, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan kepadatan tulang.

Berikut manfaat lain dari bawang bombay berdasarkan penelitian.

1. Bawang bombay diduga efektif untuk menghilangkan bekas luka. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengoleskan gel yang mengandung ekstrak bawang bombay setidaknya selama 10 minggu, mampu memperbaiki tampilan bekas luka setelah operasi.

2. Kadar gula darah penderita diabetes dapat turun dengan mengonsumsi 100 gram bawang bombay setiap hari. Namun hal ini belum mendapat pembuktian yang cukup karena masih minimnya penelitian klinis untuk membuktikan teori tersebut.

3. Ekstrak dan minyak esensial bawang bombay dipercaya dapat menekan pertumbuhan bakteri.

Advertisement

4. Menurut penelitian, konsumsi bawang bombay diduga dapat meningkatkan kepadatan tulang.

5. Mengonsumsi bawang bombay juga diklaim dapat menurunkan risiko terhadap beberapa jenis kanker, seperti kanker lambung, usus besar, dan prostat. Hal ini adalah karena antioksidan pada bawang bombay berperan sebagai antiradang dan mampu menurunkan risiko kanker tertentu.

Meski bermanfaat dan merupakan bahan alami, tiap orang memiliki batas maksimal untuk konsumsi bawang bombay. Meski saat ini belum ada penelitian untuk menetapkan kadar batas aman untuk makanan tinggi kalori ini, namun ada baiknya untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi bawang bombay. Dengan takaran konsumsi yang benar, Anda bisa mendapatkan manfaat Bawang bombay secara maksimal. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia