Politik

Tanggapi Survei Charta Politika, PKB Yakin Dapat Kursi di Dapil Jakarta II

Selasa, 12 Februari 2019 - 06:18 | 51.25k
Tanggapi Survei Charta Politika, PKB Yakin Dapat Kursi di Dapil Jakarta II
Ahmad Iman. (FOTO: Sahlan For TIMES Indonesia)
Pewarta: Alfi Dimyati | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Politikus PKB, Ahmad Iman menanggapi positif hasil survei Charta Politika terkait elektabilitas Partai dan Caleg di Wilayah DKI Jakarta, khusus untuk Dapil Jakarta II yang meliputi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Luar Negeri. Dia yakin PKB bakal merebut satu Kursi di DPR RI.

"Kita apresiasi survei Charta Politika sebagai masukan untuk bekerja lebih keras. Kita pasti akan terus berjuang dan optimis. Minimal PKB dapat satu kursi. Sebab elektabilitas partai saja ada di posisi keempat," kata Ahmad Iman kepada Wartawan di Jakarta, Senin (12/02/2019).

Caleg DPR RI nomor urut 1 dari PKB untuk Dapil Jakarta II ini yang dalam survei dianggap sebagai Caleg potensial dan meraih elektabilitas 2,9 persen itu meyakini bahwa posisi PKB bakal naik terus terutama sejak awal tahun 2019.

Bahkan dalam beberapa minggu terakhir ada indikasi dukungan ke PKB semakin kuat seiring konsolidasi yang terus menerus dilakukan.

"Ikhtiar terus kita lakukan, dan kalau melihat pergerakannya memang PKB naik terus dari hari ke hari. Saya juga terus konsolidasi dengan teman-teman, terjun langsung ke bawah," katanya.

"Kita yakin (PKB dapat satu suara), sebagaimana survei Charta Politika Insyaa Alloh minimal satu kursi di dapil Jakarta II dalam genggaman PKB," kata Iman.

Ahmad Iman yang juga Ketua Umum Gabungan Aliansi Rakyat Daerah untuk Buruh Migran Indonesia (Garda BMI) mengingatkan, elektabilitas Caleg Dapil Jakarta II sangat fluktuatif, khususnya antara posisi empat, lima, enam, tujuh, dan delapan karena selisihnya sangat sedikit. 

Sedangkan pemilih untuk wilayah luar negeri belum masuk dalam survei.

"Semangat kami di PKB semakin meningkat, apalagi jika pemilih luar negeri dimasukkan, maka kami yakin PKB akan semakin makin kuat. Sebab saya sendiri punya wadah untuk perjuangan saudara-saudara pekerja migran kita di luar ngeri. Makanya kalau pemilih luar negeri masuk, elektabilitas PKB Insyaa Alloh semakin besar lagi," tegas Iman yang juga Ketua Jaringan Lingkar Buruh Migran Indonesia (Jangkar Bumi).

Tak berhenti sampai di situ, Ahmad Iman yang juga mantan wartawan menilai PKB dapat diterima dengan baik oleh kalangan milenial di wilayah Jakarta. Sebab, PKB menawarkan gagasan yang sangat sesuai dengan kalangan Milineal. Misalnya soal lapangan kerja, pendidikan, peluang usaha masa depan yang semakin baik, dan sebagainya.

"Ini belum bicara kalangan pemilih milenial, maka saya semakin yakin akan bisa rebut satu kursi di Dapil Jakarta II. Kebanyakan milenial, pelajar, mahasiswa, para pekerja muda cenderung ke PKB. Apalagi dari kalangan Nahdliyin, Insyaa Alloh semua istikomah ke PKB," jelas Iman.

Sebelumnya, Charta Politika merilis survei tentang elektabilitas Parpol di Dapil Jakarta II. 

Partai Gerindra digadang - gadang bakal meraup suara sebanyak 27 persen, PDI-Perjuangan (24,6 persen), PKS (8,3 persen), PKB (4,3 persen), Golkar (4,1 persen), Demokrat (3,4 persen), PAN (3,3 persen), Nasdem (2,4 persen), PPP (2,1 persen), PSI (1,9 persen), sedangkan partai lainnya di bawah 1 persen.

Dapil Jakarta II sendiri menyediakan jatah tujuh kursi DPR RI. Jadi, apabila mengacu pada komposisi perolehan suara atau elektabilitas partai politik, maka perolehan kursi DPR RI untuk Dapil Jakarta II masing-masing adalah Gerindra akan merebut tiga kursi DPR atau naik dibanding 2014 yang meraih satu kursi, disusul PDI-P akan merebut dua kursi alias sama dengan perolehan kursi 2014.

Selanjutnya, partai PKS bakal memperoleh satu kursi atau sama dengan perolehan kursi 2014. Sedangkan Partai PKB disebut - sebut bakal mendapatkan satu kursi DPR RI(*)


Ahmad Iman Garda BMI Buruh Migran TKW TKI Survei Charta Politika Dapil II DKI Jakarta Pileg 2019 DPR RI
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Jakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

BPN Kota Malang Bertekad Wujudkan Kantor Bebas Korupsi

BPN Kota Malang Bertekad Wujudkan Kantor Bebas Korupsi

28/02/2020 - 20:41

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri
Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Eksistensi Perempuan: Negara Membatasi Ruang Gerak Perempuan?
    Eksistensi Perempuan: Negara Membatasi Ruang Gerak Perempuan?
    28/02/2020 - 22:31
  • Perlindungan Anak Sebagai Gerakan Sosial
    Perlindungan Anak Sebagai Gerakan Sosial
    28/02/2020 - 21:31
  • Siapakah yang Siap Memimpin Samarinda, Pembenahan atau Perebutan Proyek?
    Siapakah yang Siap Memimpin Samarinda, Pembenahan atau Perebutan Proyek?
    28/02/2020 - 20:33
  • Mahasiswa: Skill dan IPK, Mana yang Lebih Penting?
    Mahasiswa: Skill dan IPK, Mana yang Lebih Penting?
    28/02/2020 - 19:37
  • Bisakah Ijazah Madin Jadi Syarat Pendukung Masuk SMP/MTs?
    Bisakah Ijazah Madin Jadi Syarat Pendukung Masuk SMP/MTs?
    28/02/2020 - 18:33
  • Sosialisasi Ideologi
    Sosialisasi Ideologi
    28/02/2020 - 17:37
  • Polemik Omnibus Law Versus Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Indonesia dan Malaysia
    Polemik Omnibus Law Versus Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Indonesia dan Malaysia
    28/02/2020 - 16:30
  • Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    Dilematis Persoalan Banjir Jakarta
    27/02/2020 - 22:39
  • Wilder Salahkan Kostum Usai Kalah TKO dari Fury, Promotor: Statement Bodoh
    Wilder Salahkan Kostum Usai Kalah TKO dari Fury, Promotor: Statement Bodoh
    29/02/2020 - 07:42
  • Kris Jenner Beri Bocoran Akan Ada Bayi lagi di Keluarga Kardashian
    Kris Jenner Beri Bocoran Akan Ada Bayi lagi di Keluarga Kardashian
    29/02/2020 - 07:30
  • Tampil Live Perdana Setelah Berkabung, BCL Minta Maaf
    Tampil Live Perdana Setelah Berkabung, BCL Minta Maaf
    29/02/2020 - 07:22
  • Diancam Diperkosa hingga Dibunuh, Syifa Hadju Takut Keluar Rumah
    Diancam Diperkosa hingga Dibunuh, Syifa Hadju Takut Keluar Rumah
    29/02/2020 - 07:15
  • Tes Kepribadian: Cari Jodoh? Kenali Kriteria Pasangan Ideal Lewat Gambar
    Tes Kepribadian: Cari Jodoh? Kenali Kriteria Pasangan Ideal Lewat Gambar
    29/02/2020 - 07:15
  • Kerusuhan Berdarah India, Orang Ini Ternyata Biang Keroknya
    Kerusuhan Berdarah India, Orang Ini Ternyata Biang Keroknya
    29/02/2020 - 04:39
  • Kemarahan Besar Erdogan Melihat Pembantaian Umat Muslim di India
    Kemarahan Besar Erdogan Melihat Pembantaian Umat Muslim di India
    29/02/2020 - 01:33
  • Umat Islam Dibantai di India, Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad
    Umat Islam Dibantai di India, Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad
    29/02/2020 - 04:50
  • Dunia Bergolak, Amerika Dituding Hancurkan Kota Suci Qom Pakai Corona
    Dunia Bergolak, Amerika Dituding Hancurkan Kota Suci Qom Pakai Corona
    29/02/2020 - 05:10
  • Hebatnya Indonesia Masih 'Kebal' Virus Corona, Benar karena Matahari?
    Hebatnya Indonesia Masih 'Kebal' Virus Corona, Benar karena Matahari?
    29/02/2020 - 03:41