Tekno

Mengenal Society 5.0, Transformasi Kehidupan yang Dikembangkan Jepang

Kamis, 24 Januari 2019 - 19:16 | 2.90m
Mengenal Society 5.0, Transformasi Kehidupan yang Dikembangkan Jepang
Ilustrasi - Society 5.0, Transformasi Kehidupan yang Dikembangkan Jepang (Foto: .japanindustrynews.com)
Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Dalam beberapa tahun terakhir Jepang telah menggagas perkembangan kehidupan masyarakat. Inovasi Jepang ini ditekankan pada penggunaan kemajuan teknologi. Pemerintah Jepang menyebutnya dengan Society 5.0. Seperti apa Society 5.0 atau Masyarakat 5.0 ini?

Masyarakat 5.0 adalah suatu konsep masyarakat yang berpusat pada manusia (human-centered) dan berbasis teknologi (technology based) yang dikembangkan oleh Jepang. Konsep ini lahir sebagai pengembangan dari revolusi industri 4.0 yang dinilai berpotensi mendegradasi peran manusia.

Melalui Masyarakat 5.0, kecerdasan buatan (artificial intelligence) akan mentransformasi big data yang dikumpulkan melalui internet pada segala bidang kehidupan (the Internet of Things) menjadi suatu kearifan baru, yang akan didedikasikan untuk meningkatkan kemampuan manusia membuka peluang-peluang bagi kemanusiaan.  

Transformasi ini akan membantu manusia untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna.

Dilansir dari website pemerintah Jepang, yaitu Cao.go.jp, disebutkan bahwa Society 5.0 atau Masyarakat 5.0 diusulkan dalam Rencana Dasar Sains dan Teknologi ke-5 sebagai masyarakat masa depan yang harus dicita-citakan oleh Jepang.

Inovasi dalam Masyarakat 5.0 akan mencapai masyarakat berwawasan ke depan yang memecah rasa stagnasi yang ada. Masyarakat yang anggotanya saling menghormati satu sama lain, dan masyarakat di mana setiap orang dapat memimpin kehidupan yang aktif dan menyenangkan.

Bagaimana Masyarakat 5.0 bekerja?

Dalam masyarakat informasi masa lalu (Society 4.0), orang akan mengakses layanan cloud (database) di dunia maya melalui internet dan mencari, mengambil, dan menganalisis informasi atau data.

Sementara itu, di Masyarakat 5.0, sejumlah besar informasi dari sensor di ruang fisik terakumulasi di dunia maya. Di dunia maya, data besar ini dianalisis oleh kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), dan hasil analisisnya diumpankan kembali ke manusia dalam ruang fisik dalam berbagai bentuk.

Di Masyarakat 4.0, praktik umum adalah mengumpulkan informasi melalui jaringan dan menganalisisnya oleh manusia. Namun, dalam Masyarakat 5.0, orang, benda, dan sistem semuanya terhubung di dunia maya dan hasil optimal yang diperoleh oleh AI melebihi kemampuan manusia diberi feedback ke ruang fisik. Proses ini membawa nilai baru bagi industri dan masyarakat dengan cara yang sebelumnya tidak mungkin. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Apa Kabar Pemuda?
    Apa Kabar Pemuda?
    29/10/2021 - 03:15
  • The 5 Most Popular Korean Foods in Indonesia
    The 5 Most Popular Korean Foods in Indonesia
    29/10/2021 - 01:26
  • Menjajal Makanan Jepang di Warung Wasabi dan Ramen Semarang
    Menjajal Makanan Jepang di Warung Wasabi dan Ramen Semarang
    29/10/2021 - 00:33
  • Event Seni Budaya Skala Besar Sudah Bisa Diselenggarakan di Pangandaran
    Event Seni Budaya Skala Besar Sudah Bisa Diselenggarakan di Pangandaran
    28/10/2021 - 23:22
  • Dinas Pertanian Pangandaran Rancang Penguatan Pangan Saat Pandemi Covid-19
    Dinas Pertanian Pangandaran Rancang Penguatan Pangan Saat Pandemi Covid-19
    28/10/2021 - 23:14

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Apa Kabar Pemuda?
    Apa Kabar Pemuda?
    29/10/2021 - 03:15
  • Komitmen Berkarya Kaum Muda
    Komitmen Berkarya Kaum Muda
    28/10/2021 - 19:20
  • Peran Penting Nahdlatul Ulama dan Distorsi Sejarah
    Peran Penting Nahdlatul Ulama dan Distorsi Sejarah
    28/10/2021 - 16:52
  • Merawat Semangat (Sumpah) Pemuda
    Merawat Semangat (Sumpah) Pemuda
    28/10/2021 - 14:48
  • Memahami Tarian Tradisional “Jubata” dari Suku Dayak Kanayatn
    Memahami Tarian Tradisional “Jubata” dari Suku Dayak Kanayatn
    28/10/2021 - 13:43
  • Sejarah dan Masa Kita
    Sejarah dan Masa Kita
    28/10/2021 - 12:30
  • Sumpah Pemuda: Spirit Persatuan dalam Keberagaman
    Sumpah Pemuda: Spirit Persatuan dalam Keberagaman
    28/10/2021 - 11:56
  • Bermodal Simbolik dalam Perebutan Kekuasaan Antar Elite Politik
    Bermodal Simbolik dalam Perebutan Kekuasaan Antar Elite Politik
    28/10/2021 - 09:57

KULINER

  • Menjajal Makanan Jepang di Warung Wasabi dan Ramen Semarang
    Menjajal Makanan Jepang di Warung Wasabi dan Ramen Semarang
    29/10/2021 - 00:33
  • Nikmati Kota Sumedang dari Ketinggian 600 M, Kedai Kopi Tapal Kuda Tempatnya
    Nikmati Kota Sumedang dari Ketinggian 600 M, Kedai Kopi Tapal Kuda Tempatnya
    28/10/2021 - 15:40
  • Ini Alasan Pepaya Dijuluki Malaikatnya Buah
    Ini Alasan Pepaya Dijuluki Malaikatnya Buah
    25/10/2021 - 13:09
  • Tak Sampai Rp20 Ribu, Lezatnya Domba Bakar Madu di Malang
    Tak Sampai Rp20 Ribu, Lezatnya Domba Bakar Madu di Malang
    25/10/2021 - 04:08
  • 135 Orang Ikuti Pelantikan PCNU Ciamis Masa Khidmat 2021-2026
    135 Orang Ikuti Pelantikan PCNU Ciamis Masa Khidmat 2021-2026
    24/10/2021 - 22:02