Pendidikan

Pemecatan Calon Rektor Unpad Dianggap Janggal

Selasa, 22 Januari 2019 - 15:21 | 202.22k
Pemecatan Calon Rektor Unpad Dianggap Janggal
Pemilihan rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung belum kunjung rampung (FOTO:Istimewa)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir dianggap menyalahi aturan karena telah menyetujui pemecatan calon rektor Unpad (Universitas Padjadjaran) Bandung, Jawa Barat, Prof. Dr. Obsatar Sinaga. Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad juga dianggap menyalahi aturan karena mengeluarkan surat pemecatan saat bersangkutan sedang cuti.

"Menristekdikti tidak berhak memecat Pak Obi (Osatar). Karena yang berhak memecat pegawai pembina utama madya (VI-D) hanya presiden," kata Prijana, dosen Kebijakan Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad, kepada TIMES Indonesia, Selasa (22/1/2019).

"Rektor juga tidak bisa memecat Pak Obi karena Pak Tri saat itu tengah cuti bermaterai karena juga ikut pemilihan rektor sebagai petahana," tambah Prijana.

Obi dipecat rektor pada 16 Oktober 2018. Dua hari kemudian terbit surat Kemenristekdikti yang memuat keputusan memecat Obi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Obi yang menjadi calon rektor terkuat dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik tiba-tiba dipecat rektor Tri Hanggono dengan alasan rangkap jabatan.

Padahal selama ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) terutama yang memiliki jabatan di luar kampus masih dalam satu bidang atau kepakaran tidak ada masalah.

Justru rektor yang juga dosen merangkap sebagai ketua Tim Akselerasi Pembangunan Jawa Barat tak dipecat. "Memang tidak mungkin Rektor yang tengah berkuasa memecat dirinya," kata Prijana tertawa.

Anehnya, kata Prijana, saat seleksi delapan besar Tri Hanggono tidak mempermasalahkan status Obi. Namun setelah mengerucut menjadi tiga nama dan rektor petahana tidak masuk di dalamnya, Obi dipecat.

"Pada putaran pertama petahana tidak berulah. Setelah tidak masuk tiga besar diduga memproses salah satu ASN untuk dipecat," ujarnya.

"Justru rektor sendiri yang lakukan jabatan rangkap dan Rektor Tri Hanggono melakukan pelanggaran PP Nomor 11 Tahun 2017 pasal 98 tentang rangkap jabatan," tambahnya.

Tidak hanya Obi, dosen lain yang dipecat rektor dengan alasan rangkap jabatan adalah Kodrat Wibowo. Doktor ekonomi ini dipecat dengan alasan rangkap jabatan sebagai komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Sedangkan Obi selama ini dikenal sebagai komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat.

"Saya curiganya karena Pak Obi calon rektor dan keduanya anggota Majelis Wali Amanat (MWA) dan memiliki hak suara. Buktinya mereka langsung di-PAW (pergantian antar waktu) sesaat setelah dipecat," ujar Prijana.

Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) sampai saat ini belum mengeluarkan surat rekomendasi mengenai status pemecatan Obi. Saat dimintai konfirmasi, anggota KASN Sumardi menyatakan keputusan belum dikeluarkan karena masih banyak yang disinkronkan. "Kami masih menunggu tanda terima surat pengunduran diri beliau dari KPI," kata Sumardi singkat.

Pernyataan ini agak janggal. Karena menurut data sekretariat di KPI, Obi sudah mengundurkan diri dari dan mengajukan surat ke Presiden 29 Oktober 2018. (*)



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • MDI Dukung Surat Edaran DMI Terkait Masjid Dibuka Lagi 
    MDI Dukung Surat Edaran DMI Terkait Masjid Dibuka Lagi 
    04/06/2020 - 10:03
  • Siapkan New Normal, Pemkab Probolinggo Diharap Buka Destinasi Wisata
    Siapkan New Normal, Pemkab Probolinggo Diharap Buka Destinasi Wisata
    04/06/2020 - 09:47
  • Diputuskan Bersalah oleh PTUN, Ini Respon Menteri Komunikasi
    Diputuskan Bersalah oleh PTUN, Ini Respon Menteri Komunikasi
    04/06/2020 - 09:39
  • Polisi Penyebab Matinya George Floyd Didakwa Pembunuhan Tingkat Dua
    Polisi Penyebab Matinya George Floyd Didakwa Pembunuhan Tingkat Dua
    04/06/2020 - 09:25
  • Riset Terbaru, 45 Persen Pasien Covid-19 Tak Memiliki Gejala
    Riset Terbaru, 45 Persen Pasien Covid-19 Tak Memiliki Gejala
    04/06/2020 - 09:16
  • Biaya Penanganan Covid-19 Capai Rp677,2 Triliun, Ini Rinciannya
    Biaya Penanganan Covid-19 Capai Rp677,2 Triliun, Ini Rinciannya
    04/06/2020 - 09:09
  • Gugatan AJI Dikabulkan, Presiden RI Jokowi Harus Minta Maaf Soal Pemblokiran Internet di Papua
    Gugatan AJI Dikabulkan, Presiden RI Jokowi Harus Minta Maaf Soal Pemblokiran Internet di Papua
    04/06/2020 - 08:41
  • Polda Jatim Ingin Kampung Tangguh di Pacitan Mampu Tekan Penyebaran Covid-19
    Polda Jatim Ingin Kampung Tangguh di Pacitan Mampu Tekan Penyebaran Covid-19
    04/06/2020 - 08:27
  • New Normal Life, Jaringan Bioskop Belum Dapat Pastikan kapan Mulai Buka 
    New Normal Life, Jaringan Bioskop Belum Dapat Pastikan kapan Mulai Buka 
    04/06/2020 - 08:18
  • Menpora RI Harap Anak Muda NU Kreatif, Inovatif dan Tangguh
    Menpora RI Harap Anak Muda NU Kreatif, Inovatif dan Tangguh
    04/06/2020 - 08:06

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Merancang Tata Letak Fasilitas Pabrik Saat New Normal
    Merancang Tata Letak Fasilitas Pabrik Saat New Normal
    04/06/2020 - 07:29
  • Agama Bagi Orang Biasa
    Agama Bagi Orang Biasa
    04/06/2020 - 03:17
  • Kiai Tolchah Hasan, James A Bank dan Amerika Serikat
    Kiai Tolchah Hasan, James A Bank dan Amerika Serikat
    03/06/2020 - 16:32
  • Dosen dan Tugas untuk Mengabdi pada Masyarakat di Era Digital dan Pandemi
    Dosen dan Tugas untuk Mengabdi pada Masyarakat di Era Digital dan Pandemi
    03/06/2020 - 13:00
  • Krisis Komunikasi di Tengah Pandemi Covid-19
    Krisis Komunikasi di Tengah Pandemi Covid-19
    03/06/2020 - 12:03
  • Keluarga Benteng Penguatan Pendidikan selama Pandemi Covid-19
    Keluarga Benteng Penguatan Pendidikan selama Pandemi Covid-19
    03/06/2020 - 10:06
  • New Normal, Dilema antara Ekonomi dan Kesehatan
    New Normal, Dilema antara Ekonomi dan Kesehatan
    03/06/2020 - 08:33
  • The New Normal dan Penataan Kota Sehat di Tengah Pandemi
    The New Normal dan Penataan Kota Sehat di Tengah Pandemi
    03/06/2020 - 02:25
  • Young Lex Anak Manja, Masih Disuapi Makan dan Tidur Bareng Ibunya
    Young Lex Anak Manja, Masih Disuapi Makan dan Tidur Bareng Ibunya
    04/06/2020 - 10:33
  • Luar Biasa, Ronaldo Datang 4 Jam Lebih Awal dari Jadwal Latihan Juventus
    Luar Biasa, Ronaldo Datang 4 Jam Lebih Awal dari Jadwal Latihan Juventus
    04/06/2020 - 10:32
  • Menilik Pantai Alam Indah, Wisata di Tegal yang Pertama Lakukan New Normal
    Menilik Pantai Alam Indah, Wisata di Tegal yang Pertama Lakukan New Normal
    04/06/2020 - 10:30
  • Gerebek 11 Gay Lagi Pijat Plus-plus, Kondom Bekas Pakai Dibuang Polisi
    Gerebek 11 Gay Lagi Pijat Plus-plus, Kondom Bekas Pakai Dibuang Polisi
    04/06/2020 - 10:30
  • Indikasi PDP Corona, Pengguna Ojol Ini Bohongi Pengemudi
    Indikasi PDP Corona, Pengguna Ojol Ini Bohongi Pengemudi
    04/06/2020 - 10:30
  • Gempa Bumi Baru Saja Guncang Aceh
    Gempa Bumi Baru Saja Guncang Aceh
    04/06/2020 - 05:49
  • Wajah Park Bom Eks 2NE1 Berubah Drastis, Warganet Syok
    Wajah Park Bom Eks 2NE1 Berubah Drastis, Warganet Syok
    04/06/2020 - 05:30
  • Heboh Penemuan Ramuan Pancasila, Dianggap Ampuh Tangani COVID-19
    Heboh Penemuan Ramuan Pancasila, Dianggap Ampuh Tangani COVID-19
    04/06/2020 - 06:20
  • Video Viral, Ruslan Buton Cium Tangan Ibu Sebelum Dibawa Polisi
    Video Viral, Ruslan Buton Cium Tangan Ibu Sebelum Dibawa Polisi
    04/06/2020 - 02:30
  • Warganet Heboh, Area Sensitif Nikita Mirzani Terlihat
    Warganet Heboh, Area Sensitif Nikita Mirzani Terlihat
    04/06/2020 - 00:30