Peristiwa Daerah

Manisnya Kawasan Hutan untuk Mendukung Ketahanan Pangan

Kamis, 09 Agustus 2018 - 18:47 | 121.45k
Manisnya Kawasan Hutan untuk Mendukung Ketahanan Pangan
Direktur Operasional PT KTM, SJ Agus Susanto, perwakilan dari Perum Perhutani Divre Perhutani Jawa Timur, Komarudin dan Kepala Dinas Pertanian Gresik, Agus Waluyo saat melakukan panen perdana tebu. (FOTO: Ardiyanto/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, GRESIK – Lahan Perum Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tuban, nasibnya kini semanis tebu dan gula. Dan semakin manis pula dengan adanya kerjasama dengan PT KTM (Kebun Tebu untuk mendukung Ketahanan Pangan Nasional.

“Oktober 2016, KTM MoU dengan Dirut Perhutani,” kata Direktur Operasional PT KTM, SJ Agus Susanto, saat panen perdana agroforestry tebu, hasil kerjasama Perum Perhutani dengan PT KTM (Kebun Tebu Mas), di Desa Cangaan, Kecamatan Ujungpangkah, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), Kamis, (9/8/2018).

Pabrik Gula (PG) terbesar di Asia Tenggara yang berada di Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan ini, “menyulap” lahan Perhutani yang sebelumnya “tertidur”, menjadi hijau dengan hamparan tebu, di Desa Cangaan, Kecamatan Ujungpangkah.

Panen-Perdana-2.jpg

“KTM bisa memberi harapan besar bagi petani, kami juga memberikan bibit secara gratis ke petani, ke depan kami akan sediakan pupuk. KTM mendedikasikan diri membantu negara mewujudkan percepatan swasembada gula nasional,” ucap Agus.

PT KTM, mengembangkan kawasan hutan ini menjadi lahan tebu dengan mengedepankan pengelolaan agroforestry, sehingga lahan yang dimanfaatkan akan tetap memiliki fungsi hutan. “Agroforesty pada lahan tegalan ternyata bisa ditanami tebu,” ujarnya.

Agroforestry memang bukan praktik baru di kawasan hutan. Namun tidak biasa untuk tanaman tebu, yang butuh cahaya matahari penuh, ditanam secara berkelompok dengan pengelolaan intensif, namun dengan konsep ini, semuanya bisa terwujud.

Manisnya hubungan KTM dengan Perhutani ini, mulai bisa dirasakan dalam panen di lahan seluas 28,99 hektar, Desa Cangaan. “Panen perdana semoga bisa menjadi manfaat bagi kita semua,” tuturnya.

Di areal yang ditanami varietas Cening (5 hektar) PS881 (7 hektar), PS864 (5 hektar), BL (9 hektar), dan terbagi dalam 13 petak, dikatakan Agus, bisa menghasilkan 80 ton tebu per hektarnya. “Rendemennya bisa 8-9 persen,” ujarnya.

Panen-Perdana-3.jpg

Ia menuturkan, adanya PG diharapkan mampu menarik animo petani untuk menanam tebu dan meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan.

“KTM berkeyakinan bahwa sumber daya alam dan agroklimat di wilayah kerja PG sangat mendukung diperolehnya produk berdaya saing kuat,” katanya.

Upaya untuk memompa animo masyarakat supaya bersedia menanam tebu, diungkapkan perwakilan dari Perum Perhutani Divre Perhutani Jawa Timur, Komarudin, jika petani mulai malas menanam tebu.

“Sekarang banyak yang gak mau menenam tebu karena kelamaan, jadi Perhutani hadir untuk itu,” ucapnya.

Perum Perhutani, ditambahkan Komarudin, menyediakan lahan Perhutani yang dikerjakan PT KTM untuk program agroforestri tebu seluas 1.009 Hektar, yang tersebar di KPH Tuban, Bojonegoro, Jombang dan Mojokerto.

“Program agroforestry ini penjabaran dari program pemerintah, nawacita-nya Bapak Jokowi (Presiden Joko Widodo), berupa kedaulatan pangan, ketahanan pangan, semua barang yang dibutuhkan orang banyak negara menjamin itu,” tuturnya. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Sumber : TIMES Lamongan
Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Nasi Gurih Jeruk Purut, Menu Akhir Pekan yang Bikin Nagih
    Nasi Gurih Jeruk Purut, Menu Akhir Pekan yang Bikin Nagih
    22/05/2022 - 06:49
  • Bukan Main, Ini Beberapa Fakta Mengejutkan Romansa di Korea Selatan
    Bukan Main, Ini Beberapa Fakta Mengejutkan Romansa di Korea Selatan
    22/05/2022 - 05:03
  • Jangan Salah Pilih Lipstik, Yuk Sesuaikan dengan Warna Kulit
    Jangan Salah Pilih Lipstik, Yuk Sesuaikan dengan Warna Kulit
    22/05/2022 - 04:25
  • Watu Bale Beach Pacitan and Its Wonderful Scenery   
    Watu Bale Beach Pacitan and Its Wonderful Scenery  
    22/05/2022 - 03:23
  • 5 Olahraga yang Bangkitkan Mood, Bikin Semangat!
    5 Olahraga yang Bangkitkan Mood, Bikin Semangat!
    22/05/2022 - 02:25

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Upaya Berkelanjutan untuk Maksimalkan Nilai Tambah SDA                                                
    Upaya Berkelanjutan untuk Maksimalkan Nilai Tambah SDA                                                
    21/05/2022 - 10:15
  • Perempuan dan Akses Sumber Daya Alam di NTT
    Perempuan dan Akses Sumber Daya Alam di NTT
    21/05/2022 - 03:38
  • Metropolitan Pesisir Malang
    Metropolitan Pesisir Malang
    20/05/2022 - 12:09
  • Bangkit Berbudaya
    Bangkit Berbudaya
    20/05/2022 - 10:48
  • Bidan Praktik Mandiri Harus Profesi Bidan
    Bidan Praktik Mandiri Harus Profesi Bidan
    19/05/2022 - 19:24
  • Catatan Atas Pembentukan Partai Mahasiswa Indonesia
    Catatan Atas Pembentukan Partai Mahasiswa Indonesia
    19/05/2022 - 17:11
  • Urgensi Budaya Literasi di Era Digital
    Urgensi Budaya Literasi di Era Digital
    19/05/2022 - 05:35
  • Kongres III PERGUNU: Perlu Keberanian Menata Sistem Organisasi Profesi Guru
    Kongres III PERGUNU: Perlu Keberanian Menata Sistem Organisasi Profesi Guru
    19/05/2022 - 03:33

KULINER

  • Nasi Gurih Jeruk Purut, Menu Akhir Pekan yang Bikin Nagih
    Nasi Gurih Jeruk Purut, Menu Akhir Pekan yang Bikin Nagih
    22/05/2022 - 06:49
  • Majukan Kuliner Nusantara, Majalengka Exotic Food Menumbuhkan Pelaku Usaha Kuliner Berjati Diri
    Majukan Kuliner Nusantara, Majalengka Exotic Food Menumbuhkan Pelaku Usaha Kuliner Berjati Diri
    21/05/2022 - 22:45
  • Bolu Batik Ginding Asal Majalengka Raih Juara Lomba Kreasi Kuliner
    Bolu Batik Ginding Asal Majalengka Raih Juara Lomba Kreasi Kuliner
    21/05/2022 - 14:06
  •  4 Makanan Mahal Luar Negeri dengan Harga Terjangkau di Indonesia
     4 Makanan Mahal Luar Negeri dengan Harga Terjangkau di Indonesia
    19/05/2022 - 08:25
  • Pesona Cafe Laut Semare Binaan Potensial HCML
    Pesona Cafe Laut Semare Binaan Potensial HCML
    18/05/2022 - 20:34