Advertisement
Peristiwa Daerah

Pengelolaan Terminal Bayuangga Akan Mirip Bandara dan Stasiun

Setelah pengelolaannya ambil alih pemerintah pusat, Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo akan direnovasi tahun depan. Tata kelola terminal yang terletak di Jl Raya Bromo ini, juga akan diubah.

TIMES Indonesia,
Pengelolaan Terminal Bayuangga Akan Mirip Bandara dan Stasiun
Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo (Foto: Andromeda Site)
A-AA+

JAKARTA Setelah pengelolaannya ambil alih pemerintah pusat, Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo akan direnovasi tahun depan. Tata kelola terminal yang terletak di Jl Raya Bromo ini, juga akan diubah.

Pengantar calon penumpang yang selama ini leluasa masuk terminal, akan dibatasi layaknya bandara atau stasiun. Ponten juga akan dibenahi, hingga pengantar atau calon penumpang disabel juga terlayani. Juga akan ada ruang menyusui untuk ibu menyusui.

Advertisement

Kepastian terkait renovasi dan perbaikan tata kelola itu, diperoleh saat Komisi I DPRD Kota Probolinggo, berkunjung ke Kementerian Perhubungan di Jakarta, Rabu (4/10/2017). Kunjungan ini untuk menagih janji peningkatan pengelolaan fasilitas terminal tipe A Bayuangga, setelah status pengelolaannya diambil alih oleh pusat.

"Hasil pembicaraan dengan Kasi Terminal Penumpang, bahwa terminal Bayuangga disetujui akan direnovasi melalui APBN tahun anggaran 2018," kata Ketua Komisi I DPRD Kota Probolinggo, Abd. Azis kepada TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id).

Menurut Azis, perbaikan terminal dilakukan karena mengelolaan dan fasilitas terminal tersebut semakin menurun dan carut marut. "Bus masuk terminal semakin tidak tertib, keamanan terminal meresahkan, dan juga kebersihan terminal menurun," kata politisi PKB ini.

Selain kabar baik itu, menurut Azis, ada hal yang sangat mengecewakan bagi komisi I. Menurut laporan Kemenhub, kepala Terminal Bayuangga sangat lambat kinerjanya. "Selama proses pengalihan aset ke pusat, kepala terminal belum pernah mengajukan perbaikan fasilitas. Padahal daerah lain sudah sampai empat kali dilayani pusat," sebutnya.

Dengan laporan minus itu, jelas dewan kecewa. Sebab, semangat dorongan DPRD tidak diimbangi dengan etos kerja eksekutif. "Kami akan mengajukan secara tertulis untuk evaluasi renegenerasi kepala terminal kepada kemenhub melalui Dirjen yang membidangi," pungkasnya. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muhammad Iqbal
PenulisMuhammad IqbalSarjana Komunikasi dan Penyiaran Islam (2009), serta Magister Pendidikan Agama Islam (2016) Universitas Nurul Jadid. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Meliput berbagai topik di Probolinggo, Jawa Timur.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia