Foto

Suroboyo Bus, Bayar Tiketnya Pakai Sampah Plastik

Rabu, 25 November 2020 - 22:17 | 39.59k

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Keliling ke kota Surabaya dengan menggunakan armada Suroboyo Bus sangat asik dan menyenangkan. Kita dapat menggunakan moda transportasi tersebut dengan konsep ramah lingkungan, karena sistem pembayaran menggunakan sampah plastik berupa gelas atau botol bekas air mineral.

Adapun sampah botol plastik mineral yang bisa digunakan sebagai biaya bisa berupa tiga botol plastik besar ukuran 1.500 militer, lima botol plastik sedang ukuran 600 mililiter, atau 10 gelas plastik ukuran 240 mililiter.

Sampah plastik yang dibayar akan dikumpulkan, lalu disetorkan ke Bank Sampah. Sampah yang terkumpul dijual untuk didaur ulang menjadi bahan yang lebih bermanfaat.

Suroboyo Bus adalah salah satu layanan bus dalam kota yang berada di Kota Surabaya. Bus ini mampu mengangkut sebanyak 67 penumpang dengan jam operasional dimulai pukul 06.00-22.00 WIB.

Bus dengan memiliki lebar ukuran 2,4 meter dan panjang 12 meter tersebut memeliki fitur berupa kursi dengan warna yang berbeda-beda.

Kursi berwarna merah muda diperuntukkan penumpang perempuan, sedangkan kursi berwarna jingga diperuntukkan penumpang laki-laki yang berada di bagian belakang. 
Pembedaan kursi dimaksudkan untuk meminimalkan tindak pelecehan seksual di dalam bus. 

Selain ada perbedaan untuk peruntukan bangku,  di dalam Suroboyo Bus ini juga dipasang 12 kamera CCTV di bagian dalam, juga tiga kamera CCTV di bagian luar.

Pemasangan CCTV tersebut untuk memberikan rasa aman bagi penumpang. Pintu bus dilengkapi sensor, sehingga bila ada penumpang yang berdiri di dekat pintu, pintu tidak akan tertutup, bus tidak akan berjalan sampai pintu benar-benar tertutup.

Suroboyo Bus juga mempunyai sistem antisipasi darurat dengan menggunakan tombol darurat jika terjadi kebakaran atau kecelakaan. Pengemudi bus dapat menekan tombol dan alarm akan berbunyi, lalu pintu bus akan terbuka secara otomatis

Suroboyo Bus yang diluncurkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada 2018 lalu ini dimaksudkan untuk mengurangi sampah plastik. Kota Surabaya adalah kota kedua di dunia yang menerapkan sistem ini pada transportasi massalnya setelah kereta bawah tanah Beijing pada tahun 2014 lalu.(*)


Fotografer : Adhitya Hendra
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dhani
Reaksi Anda
KOMENTAR

FOTO LAINNYA

TIMES VLOG

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie