Selasa, 17 September 2019
Serba-Serbi

Keindahan Alas Purwo di Timur Jawa

Keindahan Alas Purwo di Timur Jawa Pengendara motor melintas di jalan kawasan Alas Purwo, Banyuwangi.(FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Keindahan Alas Purwo di Timur Jawa Lutung Jawa (Trachypithecus auratus) saat berada di atas pohon untuk mencari makan di kawasan Alas Purwo, Banyuwangi.(FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Keindahan Alas Purwo di Timur Jawa Sejumlaha wisatawan saat berada di kawasan savana Sadengan Alas Purwo, Banyuwangi.(FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Keindahan Alas Purwo di Timur Jawa Kawanan Banteng (Bos javanicus) saat mencari makan di savana Sadengan TN Alas Purwo, Banyuwangi.(FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Keindahan Alas Purwo di Timur Jawa Seekor burung Bango Tong-tong (Leptoptilos javanicus) terlihat di savana Sadengan TN Alas Purwo, Banyuwangi.(FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Keindahan Alas Purwo di Timur Jawa Kawanan Banteng (Bos javanicus) dan Kijang saat mencari makan di savana Sadengan TN Alas Purwo, Banyuwangi.(FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Keindahan Alas Purwo di Timur Jawa Suasana Pantai Pancur yang ada dan masuk dikawasan TN Alas Purwo, Banyuwangi.(FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Keindahan Alas Purwo di Timur Jawa Wisatawan berada di rumah panggung yang disawakan sebagai penginapan di kawasan TN Alas Purwo, Banyuwangi.(FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Keindahan Alas Purwo di Timur Jawa Sejumlah kera ekor panjang abu-abu (Macaca fascicularis) saat mencari makan hutan bambu di kawsan TN Alas Purwo, Banyuwangi.(FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Selasa, 06 Agustus 2019 - 16:23

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Taman Nasional Alas Purwo (TN Alas Purwo) adalah taman nasional yang terletak di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia. Secara geografis terletak di ujung tenggara Pulau Jawa. Maklum saja kawasan yang telah ditetapkan sebagai Geopark Nasional ini merupakan rumah bagi ratusan jenis flora dan fauna.

Di kawasan TN Alas Purwo Banyuwangi, selain hutan tropis dan pantai, salah satu daya tariknya adalah pemandangan ala-ala Afrika. Terdapat hamparan padang rumput atau sadengan luas yang menjadi habitat kawanan banteng, rusa, merak hijau, babi hutan, dan satwa liar lainnya.

TN Alas Purwo memiliki luas 43.420 ha terdiri dari empat zonasi, yang pertama Zona Inti (Sanctuary zone) memeliki luas 17.200 ha, kedua Zona Rimba (Wilderness zone) seluas 24.767 ha, ketiga Zona Pemanfaatan (Intensive use zone) seluas 250 ha, dan Zona Penyangga (Buffer zone) seluas 1.203 ha.

Secara umum kawasan TN Alas Purwo mempunyai topografi datar, bergelombang ringan sampai barat dengan puncak tertinggi Gunung Lingga Manis (322 mdpl). Keadaan tanah hamper keseluruhan merupakan jenis tanah liat berpasir dan sebagian kecil berupa tanah lempung. Sungai di kawasan TN Alas Purwo umumnya dangkal dan pendek.

Sungai yang mengalir sepanjang tahun hanya terdapat di bagian Barat TN yaitu Sungai Segoro Anak dan Sunglon Ombo. Mata air banyak terdapat di daerah Gunung Kuncur, Gunung Kunci, Goa Basori, dan Sendang Srengenge.

Secara umum tipe hutan di kawasan TN Alas Purwo merupakan hutan hujan dataran rendah. Hutan bambu merupakan formasi yang dominan, ± 40 % dari total luas hutan yang ada. 

Sampai saat ini telah tercatat sedikitnya 584 jenis tumbuhan yang terdiri dari rumput, herba, semak, liana, dan pohon. Berdasarkan tipe ekosistemnya, hutan di TN Alas Purwo dapat di kelompokkan menjadi hutan bambu, hutan pantai, hutan bakau/mangrove, hutan tanaman, hutan alam, dan padang penggembalaan (Feeding Ground).

Keanekaragaman jenis fauna di kawasan TN Alas Purwo secara garis besar dapat dibedakan menjadi 4 kelas yaitu Mamalia, Aves, Pisces dan Reptilia. Mamalia yang tercatat sebanyak 31 jenis, di antaranya yaitu: Banteng (Bos javanicus), Rusa (Cervus timorensis), Ajag (Cuon alpinus), Babi Hutan (Sus scrofa), Kijang (Muntiacus muntjak), Macan Tutul (Panthera pardus), Lutung (Trachypithecus auratus), Kera Abu-abu (Macaca fascicularis), dan Biawak (Varanus salvator).

Burung yang telah berhasil diidentifikasi berjumlah 236 jenis terdiri dari burung darat dan burung air, beberapa jenis di antaranya merupakan burung migran yang telah berhasil diidentifikasi berjumlah 39 jenis. Jenis burung yang mudah dilihat antara lain: Ayam Hutan (Gallus gallus), Kangkareng (Antracoceros coronatus), Rangkok (Buceros undulatus), Merak (Pavo muticus) dan Cekakak jawa (Halcyon cyanoventris). Sedangkan untuk reptil telah teridentifikasi sebanyak 20 jenis.

Fotografer : Adhitya Hendra
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration