Cerita

Tim Arkeolog Teliti Situs Sekaran

Tim Arkeolog Teliti Situs Sekaran Lokasi situs Sekaran yang berada di daerah pembangunan tol Malang-Pandaan yang berada di titik kilometer 37. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Tim Arkeolog Teliti Situs Sekaran Sejumlah tim BPCB Trowulan melakukan pembersihan situs Sekaran untuk keperluan pengambilan visual dari udara. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Tim Arkeolog Teliti Situs Sekaran Warga menunjukan uang koin berlubang (uang gobok) peninggalan dari Dinasti Song dan pecahan-pecahan keramik yang ditemukan diarea situs Sekaran (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Tim Arkeolog Teliti Situs Sekaran Ketua Tim BPCB Trowulan Wicaksono Dwi Nugroho melakukan pengamatan situs Sekaran. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Tim Arkeolog Teliti Situs Sekaran Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya melakukan pemetaan menggunakan drone di situs Sekaran. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Tim Arkeolog Teliti Situs Sekaran Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya Trowulan saat berada di area situs Sekaran. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Tim Arkeolog Teliti Situs Sekaran Tim Balai Arkeologi Yogyakarta melakukan pengukuran area di situs Sekaran. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Tim Arkeolog Teliti Situs Sekaran Warga menunjukan uang koin berlubang (uang gobok) peninggalan dari Dinasti Song yang ditemukan diarea situs Sekaran (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Tim Arkeolog Teliti Situs Sekaran Tim Balai Arkeologi Yogyakarta melakukan pengukuran area di situs Sekaran. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Tim Arkeolog Teliti Situs Sekaran Tumpukan Bata berundak yang berada di situs Sekaran. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Jum'at, 19 April 2019 - 15:46

TIMESINDONESIA, MALANG – Situs Sekaran, sebuah situs berbentuk struktur bata berbentuk persegi dengan dimensi lebar 205 sentimeter, dan 110 sentimeter, ditemukan di area proyek Tol Malang-Pandaan seksi V. Tepatnya di titik kilometer 37, dengan koordinat S 070 58’ 28. 0” E dan 1120 40’ 53” dengan ketinggian 486 meter di atas permukaan air laut.

Situs yang tersusun atas 15 lapis bata tersebut diberi nama Situs Sekaran sesuai dengan lokasi ditemukannya situs yaitu di Dusun Sekaran, Desa Sekarpura, yang masuk dalam wilayah Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Sejak ditemukannya situs tersebut, tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan langsung bergerak dan bekerja secara maksimal. Tim tersebut memetakan area dengan melakukan ekskavasi secara horisontal atau penggalian permukaan sebagai langkah identifikasi awal. 

Tim yang diketuai  Wicaksono Dwi Nugroho, Arkeolog BPCB Jawa Timur tersebut, juga melakukan penelusuran temuan benda-benda, yang ditemukan oleh warga masyarakat di area situs sejarah tersebut, untuk dapat menunjang hasil riset data sementara.

Penelitian awal tersebut nantinya akan dilanjutkan oleh tim Balai Arkeologi Yogyakarta, karena Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan hanya berwenang pada pelestarian Cagar Budaya. 

Selanjutnya, Balai Arkeologi Yogyakarta akan melakukan proses penelitian dan ekskavasi lanjutan secara vertikal untuk mencari data bukti-bukti yang kuat untuk mengetahui situs sejarah apa yang berada di kawasan tersebut.

Tim Arkeolog hanya bersifat menyajikan data tentang situs dan batasan luasan situs Sekaran. Nantinya dari data kajian tersebut akan dapat memberikan rekomendasi kepada pihak-pihak terkait dalam mengambil keputusan baik secara pelestarian situs sejarah dan pengerjaan tol Malang-Pandaan tersebut ke depan.
 

Fotografer : Adhitya Hendra
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration