Selasa, 18 Desember 2018
Peristiwa

Banjir Bandang Terjang Banyuwangi

 Banjir Bandang Terjang Banyuwangi Sebuah alat berat eskafator melakukan pengerukan sungai Bedeng yang mengalami pendangkalan serta tingginya itensitas hujan yang mengakibatkan banjir. (FOTO: Rizki Alfian/TIMES Indonesia)
 Banjir Bandang Terjang Banyuwangi Sat Pol PP dan warga membersihkan sisah lumpur pasca banir bandang akibat luapan sungai Bedeng. (FOTO: Rizki Alfian/TIMES Indonesia)
 Banjir Bandang Terjang Banyuwangi Sejumlah warga membersihkan perabotan yang masih bisa dipakai pasca banjir bandang akibat sungai Bedeng tidak mampu menampung air karena itensitas hujan yang tinggi. (FOTO: Rizki Alfian/TIMES Indonesia)
 Banjir Bandang Terjang Banyuwangi Sejumlah warga melihat kondisi sungai Bedeng yang mengakibatkan banjir bandang bercampur lumpur. (FOTO: Rizki Alfian/TIMES Indonesia)
 Banjir Bandang Terjang Banyuwangi Sebuah alat berat eskafator melakukan pengerukan sungai Bedeng yang mengalami pendangkalan serta tingginya itensitas hujan yang mengakibatkan banjir. (FOTO: Rizki Alfian/TIMES Indonesia)
Senin, 26 November 2018 - 09:56

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Banjir bandang kembali menerjang Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (25/11/2018) sore. Kali ini wilayah yang terdampak ada tiga desa di dua kecamatan yang dilalui oleh sungai Badeng.

Kawassn tersebut diantaranya Desa Bubuk, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi dan Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh.

Banjir disebabkan oleh meluapnya sungai Badeng akibat tingginya curah hujan di kawasan hulu yang berada di lereng Gunung Raung yang berada di wilayah Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

Selain itu konstruksi jembatan Garit yang sempit dan tak kunjung diperbaiki juga menjadi salah satu penyebab utama air naik dari sungai Badeng sehingga masuk ke pemukiman warga.

Catatan dari BPBD Banyuwangi, jumlah rumah yang rusak akibat banjir bandang ini mencapai kurang lebih 80. Sedangkan korban jiwa nihil.

Evakuasi sisa material hingga kini terus dilakukan oleh warga bersama dengan TNI, Polri, BPBD dan sejumlah relawan tanggap bencana. (*)

Fotografer : Rizki Alfian
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Adhitya Hendra

Komentar

Registration