Rabu, 26 September 2018
Serba-Serbi

Mengenal Cerutu Kelas Dunia dari Jember 

Mengenal Cerutu Kelas Dunia dari Jember  Sejumlah pekerja pembuatan cerutu, memilih daun tembakau yang akan di gunakan dalam tiga bagian cerutu isi, pengikat dan pembungkus cerutu. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Mengenal Cerutu Kelas Dunia dari Jember  Sejumlah pekerja pembuatan cerutu, memilih daun tembakau yang akan di jadikan isi cerutu. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Mengenal Cerutu Kelas Dunia dari Jember  Pekerja melinting tembakau yang jadi isi cerutu dengan tembakau pengikat yang selanjutnya dilanjutkan ke tahap pembungkus cerutu. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Mengenal Cerutu Kelas Dunia dari Jember  Suasan ruang produksi cerutu di Pabrik Boss Image Nusantara (BIN) Cigar. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Mengenal Cerutu Kelas Dunia dari Jember  Pekerja melakukan proses pembungkusan cerutu, sebelum memasuki proses kualiti kontrol. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Mengenal Cerutu Kelas Dunia dari Jember  Pekerja melakukan pengecekan ukuran dan kualiti kontrol cerutu sebelum masuk tahapan berikutnya. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Mengenal Cerutu Kelas Dunia dari Jember  Sejumlah pekerja melakukan proses pengepakan dan pelebelan cerutu. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Mengenal Cerutu Kelas Dunia dari Jember  Pemotongan ujung belakang cerutu sebelum dihisap (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Sabtu, 08 September 2018 - 07:28

TIMESINDONESIA, JEMBER –  Di Jember, ternyata ada produk cerutu yang sudah merambah pasar global.

Cerutu itu ternyata berasal dari daerah Jubung, Sukorambe, Jember, Jawa Timur. Dari sebuah perusahan bernama Boss Images Nusantara Cigar, sering disebut BIN Cigar, cerutu Jember ini sudah berhasil masuk ke pasar China, Jepang, Malaysia, dan Turki. Saat ini sedang proses pemasaran ke pasar Eropa, Oman, Libanon atau kawasan Uni Emirat Arab.

Ukuran cerutu yang diproduksi BIN Cigar ini mulai dari ring 54, 50, 48, 42 dan paling kecil ring 30. “Ukuran tersebut merupakan ukuran yang sudah menjadi standar pembuatan cerutu internasional,” kata Direktur Operasional BIN Cigar, Imam Wahid Wahyudi. 

Bin Cigar mampu menghasilkan kurang lebih 500 batang cerutu per hari. Memang tak banyak. Karena disamping proses pembuatannya memang dilakukan secara hand made, tambah Imam Wahid, hal itu juga untuk memastikan bahwa setiap batang cerutu yang dihasilkan adalah cerutu dengan kualitas premium. 

Setidaknya, ada tiga komponen dalam cerutu, yaitu bagian Filler (Isi), kedua Binder (Pengikat), Wrapper (Pembungkus). Setiap penanganan dalam proses masing-masing bagian itu harus terjaga dengan ketat. “Kita menekankan pada proses,” katanya.

BIN Cigar yang berdiri sejak 2013 lalu ini kini memiliki 29 merk mulai dari kelas Premium Cigar (cerutu top grade) sampai cerutu kelas menengah. Soal harga, untuk cerutu premium kelas menengah, BIN Cigar menjualnya per pack (isi 10 batang) mulai harga Rp 500 hingga Rp 800 ribu. Sedangkan untuk cerutu premium kelas eksklusif hingga mencapai Rp 4,5 juta per pack.

Fotografer : Adhitya Hendra
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Tria Adha

Komentar

Registration