Cerita

Mengenal Edelweis Tengger

Mengenal Edelweis Tengger Bunga edelweis yang mengering dipisahkan bijinya milik salah satu anggota kelompok tani bunga Edelweis. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Mengenal Edelweis Tengger Bibit bunga edelweis yang berusia 2 bulan milik salah satu anggota kelompok tani bunga Edelweis. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Mengenal Edelweis Tengger Anggota kelompok tani menyirami bibt bunga Edelweis di lahan ladang pembibitan bunga Edelweis. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Mengenal Edelweis Tengger Bentuk bibt bunga Edelweis di lahan ladang pembibitan bunga Edelweis. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Mengenal Edelweis Tengger Bentuk bunga Edelweis yang akan dibudidayakan di lahan ladang pembibitan bunga Edelweis. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Mengenal Edelweis Tengger Anggota kelompok tani mengamati pertumbuhan bibt bunga Edelweis di lahan ladang pembibitan bunga Edelweis. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Senin, 30 Juli 2018 - 17:40

TIMESINDONESIA, MALANG – Banyak orang belum tahu, ternyata bunga Edelweis atau sering disebut Bunga Keabadian ini punya banyak jenis.

Di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, ada tiga jenis Edelweis yang tumbuh di kawasan Gunung berpasir ini yakni Anaphalis Java Nica, Anaphalis Longi Volia, dan Anaphalis Vicida. 

Kini, ketiga jenis Bunga Keabadian ini sudah mulai dibudidayakan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Gunung Bromo. Setiap jenis memiliki ciri – ciri dan waktu panen yang berbeda.

Untuk jenis Anaphalis Vicida tingginya bisa mencapai 3 meter, dengan masa tanam hingga panen 20 bulan. Jenis ini dapat dipanen sebanyak 10 kali.

Sedangkan jenis Anaphalis Java Nica tingginya bisa mencapai 2 meter, dengan masa tanam hingga panen selama 14 bulan dan dapat dipanen sebanyak 7 kali.

Adapun jenis Anaphalis Longi Volia tingginya bisa menapai 1,5 meter dengan masa tanam hingga panen 12 bulan. Jenis ini dapat dipanen sebanyak 3 kali. Untuk proses panen kedua dan seterusnya memiliki rata - rata rentang waktu kurang lebih 4 bulan dari masa panen pertama.
 

Fotografer : Adhitya Hendra
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Tria Adha

Komentar

Registration