Peristiwa

Belajar Topeng Malangan di Kampung Budaya Polowijen

Belajar Topeng Malangan di Kampung Budaya Polowijen Suasan kampung budaya Polowijen, yang berada di kota Malang. (FOTO : Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Belajar Topeng Malangan di Kampung Budaya Polowijen Sejumlah anak belajar menari topeng malangan di kampung budaya Polowijen, kota Malang. (FOTO : Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Belajar Topeng Malangan di Kampung Budaya Polowijen Sejumlah anak belajar menari topeng malangan di kampung budaya Polowijen, kota Malang. (FOTO : Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Belajar Topeng Malangan di Kampung Budaya Polowijen Sejumlah anak menggunakan topeng malangan saat akan menari topeng malangan di kampung budaya Polowijen, kota Malang. (FOTO : Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Belajar Topeng Malangan di Kampung Budaya Polowijen Sejumlah anak belajar menari topeng malangan di kampung budaya Polowijen, kota Malang. (FOTO : Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Minggu, 08 Juli 2018 - 15:52

TIMESINDONESIA, MALANGKampung budaya Polowijen di Kota Malang, Jawa Timur tak ubahnya jantung yang berdetak untuk menghidupkan jiwa berkesenian dan budaya di tengah gempuran modernitas perkotaan. 

Di kampung ini, gerakan pelestarian seni dan budaya malangan, seperti tari topeng malang dan cerita panji terus berdetak setiap waktu. Seperti yang terlihat pada Minggu (8/7/2018) pagi. 

Sejumlah anak berkumpul dengan membawa selendang dan membawa topeng serta aksesoris tari topeng malangan.  Mereka hadir untuk belajar tari topeng malangan.

Rata-rata usia mereka masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD), tapi ada juga yang Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

Dengan iringan musik gamelan, mereka mengikuti setiap gerakan yang diajarkan sang guru. Setiap gerak tari yang mereka lakukan menyiratkan 
keinginan untuk melestarikan tari malang dan cerita panji yang telah menusantara bahkan mendunia.

Sebagian dari mereka sudah ada yang hafal setiap gerak tangan, kepala dan kaki, serta tubuh saat membawakan tari topeng malangang tersebut.

Belajar tari topeng malangan di Kampung Budaya Polowijen, Kota Malang saat liburan sekolah seperti saat ini merupakan sesuatu yang menarik. Selain ikut melestarikan seni dan budaya menjauhkan mereka dari permainan modern di era digitalisasi saat ini. (*)

Fotografer : Adhitya Hendra
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Tria Adha

Komentar

Registration