Peristiwa

Saksi Tua Panarukan Dikala Berjaya

Saksi Tua Panarukan Dikala Berjaya Stasiun Panarukan ini berlokasi di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. (Foto: Senda Hardika /TIMES Indonesia)
Saksi Tua Panarukan Dikala Berjaya Kondisi rel dan bangunan yang telah tua. Akhirnya, 2004 lalu, jalur kereta di Stasiun Panarukan pun ditutup. (Foto: Senda Hardika /TIMES Indonesia)
Saksi Tua Panarukan Dikala Berjaya Prasasti penandatanganan peresmian Stasiun Panarukan. (Foto: Senda Hardika /TIMES Indonesia)
Saksi Tua Panarukan Dikala Berjaya Prasasti penandatanganan peresmian Stasiun Panarukan. (Foto: Senda Hardika /TIMES Indonesia)
Saksi Tua Panarukan Dikala Berjaya Alat pengatur jalur rel dan sinyal manual yang dulu pernah digunakan di Stasiun Panarukan, Situbondo, Jawa Timur masih terdapat di stasiun tersebut. (Foto: Senda Hardika/TIMES Indonesia)
Saksi Tua Panarukan Dikala Berjaya Pintu masuk stasiun panarukan bagi penumpang yang hendak menaiki kereta. (Senda Hardika/TIMES Indoensia)
Saksi Tua Panarukan Dikala Berjaya Para nelayan sekitar memanfaatkan sarana stasiun untuk memperbaiki jala ikan. (Foto: Senda Hardika/TIMES Indonesia)
Saksi Tua Panarukan Dikala Berjaya Stasiun Panarukan mempunyai jalur kereta dengan panjang 70km dan jalur tersebut adalah yang menghubungkan jalur kereta api dengan Stasiun Kalisat, Jember, Jawa Timur. (Foto: Senda Hardika/TIMES Indonesia)
Saksi Tua Panarukan Dikala Berjaya Tampak tak terawat sejak ditutupnya stasiun tersebut sejak tahun 2004 lalu. (Foto: Senda Hardika/TIMES Indonesia)
Sabtu, 25 Februari 2017 - 18:43

TIMESINDONESIA, SITUBONDO – Situbondo, merupakan salah kota kecil yang terletak di bagian timur Pulau Jawa. Di Kabupaten tersebut terdapat beberapa kawasan yang cukup menyimpan saksi sejarah apik yang pernah terjadi di masa lampau. 
 
Nah, kawasan tersbut adalah Panarukan. Sebuah kecamatan kecil yang dahulu pernah ramai dengan gemerlap kehidupan kolonial dulu.

Adapun bagian dari saksi sejarah itu adalah Stasiun Panarukan. Kala itu jalur tersebut adalah yang menghubungkan jalur kereta api dari Stasiun Kalisat dan Stasiun Panarukan

Tujuan dibangun sarana tersebut adalah untuk melayani angkutan barang yang akan dikirim ke Pelabuhan Panarukan ke luar negeri. Jalur kereta dengan panjang 70km, juga melayani kereta angkutan penumpan Panarukan-Jember.

Karena kondisi prasarana yang sudah sangat tua dan dan kuantitas penumpang yang minim. Pada pertengahan 2004 lalu, jalur kereta di stasiun panarukan pun ditutup.

Namun sekarang kondisi saksi sejarah tua ini begitu tak terawat. Dinding-dinding yang mengelupas, pintu-pintu berlubang hingga tumpukan sampah. Adanya hanyalah pemandangan para nelayan memperbaiki jala ikan di stasiun itu. (*)

Fotografer : Senda Hardika Prasasti
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Tria .A

Komentar

Registration