Peristiwa - Daerah

Kota Madiun Jadi Tuan Rumah Djarum Sirnas Primier Li Ning Jawa Timur Open 2019

Kota Madiun Jadi Tuan Rumah Djarum Sirnas Primier Li Ning Jawa Timur Open 2019 Press conference persiapan Sirnas Premier Li Ning Jatim Open 2019. (Foto: Ito Wahyu U/TIMES Indonesia)
Minggu, 10 November 2019 - 21:17

TIMESINDONESIA, MADIUN – Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Primier Li Ning Jawa Timur Open 2019 secara resmi akan berlangsung di Kota Madiun mulai Senin (11/11/2018). Seluruh pemenuhan sarana dan prasarana telah rampung dikerjakan menyambut penyelenggaraan event olah raga bulutangkis tingkat nasional ini.

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur menargetkan dalam perhelatan Sirnas Premier nanti akan muncul atlet baru dari Madiun yang dapat menembus tingkat nasional. Hal ini melihat dari sarana dan prasarana olah raga bulutangkis yang ada di Kota Madiun.

Djarum-Sirnas-2.jpg

Ketua PBSI Jawa Timur Widjanarko Adimulyo mengapresiasi tuan rumah. Sebagai daerah yang baru pertama mengadakan event bulu tangkis tingkat nasional, persiapan Kota Madiun cukup optimal.  Hal itu dilihat dari venue pertandingan.

“Saya mengapresiasi Wali Kota Madiun yang turun langsung mengawasi renovasi GOR. Luar biasa. Saya sangat salut beliau turun langsung untuk menyukseskan salah satu event besar nasonal ini," ujarnya usai acara press conference, Minggu (10/11/2019).

Tak hanya itu, Widjanarko berharap gelaran Sirnas Bulutangkis di Kota Madiun akan mememunculkan efek domino. Harapan utamanya adalah minat bulu tangkis di kota tempat penyelenggaraan ataupun daerah daerah yang berada di sekitar semakin meningkat.

“Pemkot sudah menyiapkan sarananya dan support bagi bulutangkis agar terus maju. Terlebih beberapa tahun lalu bulutangkis Kota Madiun juga jadi pilar kekuatan Jatim," ungkap Widjanarko.

Sementara, Ketua Panpel Djarum Sirkuit Nasional Primier Li Ning Jawa Timur Open 2019 Martinus Rudianto menyatakan, kesiapan jelang acara terpantau sudah siap 100 persen. Perwakilan dari tim sudah bisa mulai registrasi untuk mengambil nomor urut bertanding.

"Dalam pelaksanaan nanti dibatasi 8 lapangan jadi cukup dengan jumlah peserta sekitar 800-an. Berbeda dari sebelumnya yang jumlah peserta mencapai 1.500 dan ada yang dari luar negeri. Sekarang dibatasi untuk tingkat nasional saja," jelasnya.

Martinus Rudi mengakui, sarana dan prasarana yang ada di Kota Madiun dinilai representatif untuk dijadikan sebagai tempat bertanding. Dua lapangan akan digunakan untuk Sirnas 11-16 November 2019 itu.

GOR Utama untuk pertandingan semi final dan final. Sedangkan GOR pendamping akan digunakan untuk pertandingan perempat final. Djarum Sirnas Primier Li Ning Jawa Timur Open 2019 di Kota Madiun akan terbagi ke dalam 32 babak besar atau penyisihan. (*)

Jurnalis : Ito Wahyu Utomo (MG-204)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Madiun

Komentar

Registration