Selasa, 19 November 2019
Pendidikan

Para Pelajar di Jember Peringati Hari Pahlawan dengan Pertunjukan Drama Kepahlawanan

Para Pelajar di Jember Peringati Hari Pahlawan dengan Pertunjukan Drama Kepahlawanan Para siswa SMK Muhammadiyah 05 Cakru, Kencong, Jember menampilkan drama perjuangan mempertahankan kemerdekaan pada Hari Pahlawan, Minggu (10/11/2019). (Foto: Dody Bayu Prasetyo/TIMES Indonesia)
Minggu, 10 November 2019 - 17:42

TIMESINDONESIA, JEMBER – Peringatan Hari Pahlawan oada Minggu (10/11/2019) juga diperingati oleh siswa-siswi SMK Muhammadiyah 05 Cakru, Kencong, Jember.

Peringatan hari bersejarah ini tidak hanya diisi dengan upacara, namun juga dengan menggelar pertunjukan drama tentang perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Pertunjukan yang digekar di Kampung Londo, kawasan PTPN XI Gunungsari tersebut diikuti oleh sekitar 50 pelajar dari sekolah tersebut. Serta disaksikan oleh ratusan oasang mata masyarakat yang ada di sekitar lokasi.

siswa-SMK-Muhammadiyah-05-Cakru-b.jpg

Dipilihnya Kampung Londo sebagai lokasi drama karena adanya bangunan tua bersejarah peninggalan Belanda. Sehingga mendukung drama yang mengambil latar belakang masa Agresi Militer (AM) II di Surabaya.

Wakil Kepala SMK Muhammadiyah 05 Cakru Bidang Kesiswaan Tovan Eko Cahyono mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para siswa siswi tentang menghargai jasa para pahlawan.

Selain itu, lanjutnya, agar para siswa tidak lupa dengan sejarah kemerdekaan Indonesia yang tidak diraih dengan berdiam diri. Namun perjuangan para pahlawan.

siswa-SMK-Muhammadiyah-05-Cakru-c.jpg

"Apa yang membuat negara Indonesia ini merdeka dengan sesungguhnya yaitu dengan cara berjuang dan pada masa itu tidak mudah memperjuangan kemerdekaan," kata Tovan.

Tovan juga menerangkan, cerita yang diangkat dalam drama tersebut adalah tentang peristiwa perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato oleh arek-arek Suroboyo serta invasi pasukan Sekutu ke Surabaya.

Salah satu siswa, Moh. Ilham yang memerankan Bung Tomo, salah satu pahlawan nasional, dalam drama tersebut mengaku bangga ikut bagian dalam kegiatan itu.

"Kami bangga meski kami tidak ikut berjuang kala itu namun kami bisa diberikan kesempatan membuat drama kolosal di Hari Pahlawan ini. Kami sebagai siswa menyikapi momen ini dengan cara kami harus belajar rajin dan tidak melupakan jasa para pahlawan," ujarnya. (*)

Jurnalis : Dody Bayu Prasetyo
Editor : Widodo Irianto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Jember

Komentar

Registration