Ketahanan Informasi

Keseruan Siswa SD Islam Baitul Mukmin Surabaya Belajar di Luar Kelas

Keseruan Siswa SD Islam Baitul Mukmin Surabaya Belajar di Luar Kelas Keseruan Siswa SD Islam Baitul Mukmin Surabaya Belajar. (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)
Jum'at, 08 November 2019 - 10:47

TIMESINDONESIA, SURABAYA PAUD-TK-SD Islam Baitul Mukmin Surabaya turut melaksanakan program 'Sehari belajar di Luar Kelas' Kamis (7/11/2019).

Seluruh siswa dengan didampingi oleh Kepala Sekolah, Guru SDI dan bunda PAUD-TK melaksanakan kegiatan belajar di halaman sekolah.

Siswa-SD-Islam-Baitul-Mukmin-Surabaya-2.jpg

Kegiatan Belajar Diluar Kelas ini di laksanakan SDI Baitul Mukmin sebagai satuan dilingkungan LP Maarif NU Kota Surabaya atas himbauan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Untuk mengkampanyekan gerakan sehari belajar di luar kelas, yang dilakukan secara bersama-sama di seluruh Indonesia. “Sehari belajar di luar kelas ini diikuti semua satuan pendidikan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar bukan di dalam kelas," ujar Ibu Lila Mufidah, S.Pd.I, Selaku kepala sekolah SDI Baitul Mukmin pada TIMES Indonesia.

Selain belajar beberapa mata pelajaran sekolah, para siswa juga akan didampingi oleh wali kelas masin-masing dan diwajibkan membawa bekal dari rumah yang dipersiapkan Oleh Orang Tua masing-masing. “Belajar di luar kelas mampu membuat siswa melepaskan ketegangan, membangun suasana yang akrab. Guru tak hanya menyampaikan materi tetapi juga berinteraksi dengan siswa," katanya.

Siswa-SD-Islam-Baitul-Mukmin-Surabaya-3.jpg

"Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengkampanyekan dan mewujudkan Sekolah Ramah Anak (SRA) melalui sehari belajar di luar kelas. Kegiatan bertujuan untuk mendorong anak peserta didik menerapkan dan berperilaku yang memenuhi beberapa unsur,"  imbuhnya.

Sependapat dengan kepala sekolah Ifdhol Furaihan, S.Kom guru kelas menambahkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk pembentukan karakter positif, iman serta ketakwaan, perilaku hidup bersih dan sehat. Kemudian, adaptasi perubahan iklim, permainan tradisional, cintah tanah air, gerakan literasi, pengurangan resiko bencana dan mendorong sekolah menjadi sekolah ramah anak.

“Jadi selain untuk meningkatkan pengetahuan dan tumbuh kembang anak, kegiatan ini juga guna mendukung budaya cinta tanah air serta kreativitas dalam upaya penguatan pendidikan karakter,” jelas Kepala PAUD-TK-SD Islam Baitul Mukmin Surabaya. (*)

Jurnalis : Sunan Fanani (CR-124)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

Komentar

Registration