Selasa, 12 November 2019
Pemerintahan

Ketua MPR RI: Mari Semua Masyarakat untuk Merawat NKRI 

Ketua MPR RI: Mari Semua Masyarakat untuk Merawat NKRI  Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau biasa dipanggil Bamsoet saat mengisi Seminar Empat Pilar di Jakarta. (FOTO: Edi Junaidi ds/TIMES Indonesia)
Jum'at, 08 November 2019 - 17:24

TIMESINDONESIA, JAKARTAKetua MPR RI Bambang Soesatyo atau biasa dipanggil Bamsoet mengajak semua elemen masyarakat menyadari bahwa persatuan sangatlah penting untuk menjaga NKRI termasuk berbagai tantangan dalam menjaga ideologi Negara.

Menurut Bamsoet, semua itu bisa diwujudkan oleh pribadi masing-masing warganegara mencintai negaranya melebihi apapun yang dia rasakan. Karena budaya persatuan dan gotong royong sejak dulu sudah mendarah daging bagi masyarakat indonesia sejak masa kemerdekaan.

"Kesadaran yang kuat juga sangat diperlukan untuk mempertahankan NKRI, yaitu kesadaran tentang kesatuan kita dalam satu bahtera kehidupan yang bernama NKRI. Bahtera ini harus dijaga dan dirawat oleh semua orang yang menjadi penumpangnya karena keselamatan bahtera NKRI tidak hanya bergantung kepada nahkoda saja, tetapi kepada siapa saja yang ada di bahtera ini," tandas ujar Bamsoet di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Bambang-Soesatyo-b.jpg

Selain itu, dalam kaitanya menjaga ideologi pancasila. Bamsoet menegaskan bahwa satu-satunya adalah dengan memperkuat ilmu pengetahuan masyarakat dengan konsepsi Empat Pilar MPR RI. 

Karena menurut Bamsoet, empat Pilar MPR RI adalah konsepsi kebangsaan dan kenegaraan Indonesia sebagai prasyarat minimal bagi bangsa Indonesia untuk bisa berdiri kukuh dan meraih kemajuan berlandaskan karakter kepribadian bangsa sendiri. 

"Setiap penyelenggara negara dan segenap warga negara harus memiliki keyakinan, bahwa prinsip-prinsip moral ke-Indonesian dalam Empat Pilar MPR RI dapat memandu tercapainya perikehidupan bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur," tandas Bambang Soesatyo, Ketua MPR RI.(*)

Jurnalis : Edy Junaedi Ds
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration