Selasa, 19 November 2019
Peristiwa - Daerah

CGV Probolinggo Ajak Anak Yatim Nonton The Snow Queen

CGV Probolinggo Ajak Anak Yatim Nonton The Snow Queen Pembukaan nonton bareng anak yatim di CGV Probolinggo. (FOTO: Happy/TIMES Indonesia)
Jum'at, 08 November 2019 - 14:20

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Tak hanya menyajikan hiburan, CGV Kota Probolinggo, Jawa Timur, juga membantu masyarakat setempat dalam hal kesehatan mental. Kegiatan yang dilakukan, mengajak serta anak-anak dari yayasan yatim piatu dan komunitas, untuk nonton film gratis.

Special screening movie kali ini, bertepatan dengan penayangan perdana film animasi “The Snow Queen” hari ini. Anak-anak dari yayasan yatim piatu dipilih untuk nonton gratis, sebagai wujud kehadiran dan peran CGV Probolinggo di tengah masyarakat.

Cinema Manager CGV Probolinggo, Bibit Saputra menyebut, movie screening ketiga ini, bertujuan memberikan kesempatan pada anak yatim untuk merasakan juga, sensasi nonton bioskop.

Disamping sebagai sarana hiburan, ternyata nonton bioskop juga memberikan dampak positif bagi kesehatan dan emosional seseorang.

Film merupakan salah satu biblioterapi. Yaitu salah satu jenis terapi yang memanfaatkan literatur seperti buku atau karya sastra untuk membantu seseorang mengatasi masalah kesehatan mental yang dialaminya. Meski tidak untuk mengatasi masalah mental yang mendalam, tetapi film bisa memberikan efek relaksasi sekaligus membantu seseorang memecahkan masalahnya.

“Kali ini sengaja kami sentuh adik-adik dari yayasan, untuk punya kesempatan nonton. 80 persen dari kapasitas auditorium 1, sebanyak 167 kursi, merupakan anak-anak. Sisanya undangan lain dari komunitas dan tokoh setempat,” kata Bibit, Jumat (8/11/2019).

The Snow Queen Mirrorlands merupakan sekuel ke empat dari serial film The Snow Queen. Film garapan Wizart Animation ini, disutradarai oleh Robert Lence dan Aleksey Tsitsilin. Melalui naskah yang ditulis oleh Andrey Korenkov, Robert Lence, Vladimir Nikolaev, Aleksey Tsitsilin dan Aleksey Zamyslov.

Film animasi ini menceritakan kegigihan Gerda, gadis ceria yang sangat ingin memiliki sihir seperti keluarga lain. Pesan moral yang dapat ditangkap dari film ini, adalah sikap saling memaafkan dan mau mengakui kesalahan. Serta memberikan bantuan pada siapapun yang membutuhkan.

“Dari film ini setidaknya bukan hanya hiburan yang didapat, tapi juga pesan agar menjadi pribadi yang pemaaf dan tidak egois,” kata salah satu penonton, Hani Ismatul Karimah Putri. Saat menonton, gadis 10 tahun ini, didampingi ibundanya, Sonea. Melalui kegiatan semacam ini, pihak CGV Probolinggo berharap, masyarakat mampu mendapat hiburan yang berkualitas. Tanpa harus pergi ke luar kota. (*)

Jurnalis : Happy L. Tuansyah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Probolinggo

Komentar

Registration