Peristiwa - Nasional

Malang Punya Dua Pahlawan; KH Masjkur Penerima Gelar Pahlawan Nasional 2019, Brigjen (Purn) Mas Isman 2015

Malang Punya Dua Pahlawan; KH Masjkur Penerima Gelar Pahlawan Nasional 2019, Brigjen (Purn) Mas Isman 2015 KH Masjkur dan Brigjen (Purn) Mas Isman.
Jum'at, 08 November 2019 - 10:25

TIMESINDONESIA, MALANG – Anugerah Pahlawan Nasional yang disematkan ke KH Masjkur Jumat, 8 November 2019 menambah deretan penerima gelar pahlawan nasional 2019 dari Malang. Dengan demikian kini Malang memiliki dua pahlawan nasional. Yakni KH Masjkur dan Brigjen (Purn) Mas Isman.

Ketua tim pengusul KH Masjkur sebagai pahlawan nasional, yang juga ketua TPGP Kota Malang, Prof Dr Kasuwi Saiban, menjelaskan, KH Masjkur merupakan Panglima Laskar Sabilillah. Almarhum juga anggota sidang BPUPKI dan PPKI. 

Putra bangsa kelahiran Singosari, Malang ini merupakan pemegang mandat Pemerintah Darurat Republik Indonesia untuk wilayah Jawa Timur pada saat Presiden Soekarno dan sebagian besar kabinet tertawan.

Semasa menjadi anggota BPUPKI, KH Masjkur turut merumuskan Pancasila dan UUD 1945. Di bidang pendidikan, almarhum merupakan Pendiri Yayasan Sabilillah Malang, Ketua Yayasan Universitas Islam Malang (UNISMA) pertama, ketua PB NU, dan pernah menjabat Menteri Agama RI.

"Di masa perjuangan, Masjid Sabilillah Malang menjadi pusat gerakan dengan ditandai dengan prasasti Sabilillah. Hingga kini prasasti itu masih menjadi tanda perjuangan KH Masjkur di Malang," jelas Prof Kasuwi.

Sementara, almarhum Brigjen (Purn) Mas Isman merupakan pendiri dan Komandan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) yang berpusat di Kota Malang. Pertempuran pejuang TRIP dan Belanda di Jl Salak Kota Malang menjadi momen sejarah penting bagi perjuangan bangsa.

Rumah perjuangan Mas Isman Jl Pandan 5 Kota Malang pun menjadi saksi perjuangan almarhum hingga mendapat gelar pahlawan nasional pada tahun 2015 lalu. 

Kini Malang Raya pun memiliki dua pahlawan nasional. Penerima gelar pahlawan nasional 2019 didapat KH Masjkur dan pada tahun 2015 Brigjen (Purn) Mas Isman juga menerimanya. Malang pun layak menjadi kota pejuang. (*)

Jurnalis : Mohammad Naufal Ardiansyah
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration