Selasa, 19 November 2019
Pemerintahan

Wamenag RI Ajak Organisasi Pemuda Kristen Mengedepankan Sikap Moderat

Wamenag RI Ajak Organisasi Pemuda Kristen Mengedepankan Sikap Moderat Wamenag, Zainut Tauhid Sa’adi saat membuka acara God's Platform Summit yang diselenggarakan Pemuda Lintas Sinode Gereja, Lintas Jaringan dan Lembaga Kepemudaan Kristen, Jakarta. (FOTO:Kemenag)
Jum'at, 08 November 2019 - 08:27

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Wakil Menteri Agama (Wamenag RI) Zainut Tauhid Sa’adi mengajak organisasi kepemudaan Kristen mengedepankan sikap moderat, sikap untuk selalu berada di tengah antara ekstrimitas dalam praktik beragama.

Hal itu ditegaskannya saat membuka acara God's Platform Summit di Gedung Gereja GBI Mawar Saron Jakarta yang diselenggarakan Pemuda Lintas Sinode Gereja, Lintas Jaringan dan Lembaga Kepemudaan Kristen, Kamis (7/11/2019).

Acara itu dijadwalkan selama dua hari hingga Jumat (8/11/2019) hari ini dengan tema Shifting.

Pemerintah, kata Wamenag, turut bergembira dan menyambut baik atas pelaksanaan ini dan berharap pertemuan ini bisa menghasilkan keputusan-keputusan penting bagi bangsa dan negara, khususnya bagi generasi muda.

Wamenag berpesan tentang pentingnya peran generasi muda Kristen dalam menjaga kerukunan, kedamaian, dan persatuan umat, baik antar, maupun intra umat beragama.

“Gereja dan Generasi Muda Kristen memiliki peran penting dalam mengajak seluruh komponen umat beragama di Indonesia untuk menjaga kerukunan, kedamaian, dan persatuan umat beragama, baik antar umat beragama maupun intra umat beragama,” katanya.

Menurutnya, keberagaman adalah keniscayaan, dan tidak dapat ditolak oleh masyarakat manapun. Melalui keberagaman, justru masyarakat dapat saling melengkapi dan menyempurnakan satu sama lain, bukan malah sebaliknya menegasikan atau meniadakan harkat dan martabat kemanusiaan.

Untuk menyikapi keberagaman Indonesia, Wamenag RI, Zainut Tauhid Sa’adi, mengajak organisasi Pemuda Kristen untuk mengedepankan sikap moderat. Sikap untuk selalu berada di tengah antara ekstrimitas dalam praktik beragama. (*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration