Entertainment

Film Kajeng Kliwon, Kenalkan Budaya Bali Lebih Dekat

Film Kajeng Kliwon, Kenalkan Budaya Bali Lebih Dekat Eksekutif Produser dari Film Kajeng Kliwon, Watin Ciptawan. (Foto: Imadudin M/TIMES Indonesia)
Kamis, 07 November 2019 - 21:33

TIMESINDONESIA, DENPASAR – Film horor 'Kajeng Kliwon' menjadi film yang tak hanya mengenalkan pesona alam Bali. Film ini pun menjadi film yang ikut serta dalam pelestarian budaya Bali.

Eksekutif Produser dari Film Kajeng Kliwon, Watin Ciptawan, menyampaikan film Kajeng Kliwon ini tidak hanya mengenalkan pesona alam Bali, namun juga mengangkat budaya asli Bali.

"Kajeng Kliwon ini merupakan budaya yang sangat sakral. Kami ingin mengenalkannya ke dunia internasional melalui film ini," kata Watin.

Watin mengatakan cerita film ini memiliki kisah yang sangat beragam. Mulai dari kisah kehidupan adat, percintaan, konflik, dan sangat menarik, semua disusun menjadi sebuah kisah yang bagus.

"Film ini nantinya akan tayang serentak di layar lebar seluruh Indonesia dan Malaysia." tambahnya.

Watin mengatakan dalam produksi film ini, pihaknya melibatkan masyarakat Bali, tokoh agama, dengan melibatkan tiga tempat di Bali yakni  Singaraja, Tabanan, dan Ubud.

"Kami ingin Bali tidak hanya dikenal akan alamnya yang indah. Namun dibalik itu ada juga budaya yang masih terjaga dan tidak tergerus oleh zaman," tambahnya.

Watin juga menyampaikan dalam film Kajeng Kliwon ini juga tersisipkan pesan untuk terus menjaga dan melestarikan budaya Bali pada khususnya.

Film horor 'Kajeng Kliwon' akan segera dirilis pada 8 November 2019. Film ini melibatkan sejumlah artis diantaranya Amanda Manopo, Chris Laurent, Atikah Suhaemi, Indah Kalalo, Vincent, Mutia Datau, Egy Fadly, Weda Nanda dan Catherine Wilson.

Gala premiere film Kajeng Kliwon ini pun akan berlangsung di Trans Studio Mall (TSM) Bali, Kota Denpasar. Bagi para pecinta film bisa langsung datang, dan turut menyaksikan karya insan perfilman Indonesia.(*)

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Bali

Komentar

Registration