Peristiwa - Nasional

Tiga Kepala Staf TNI Berpeluang Menjadi Wakil Panglima TNI

Tiga Kepala Staf TNI Berpeluang Menjadi Wakil Panglima TNI Para Kepala Staf Angkatan yang berpeluang menjadi Wakil Panglima TNI. (FOTO: dari berbagai sumber)
Kamis, 07 November 2019 - 19:06

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Satu diantaranya tiga Kepala Staf Angkatan (Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara) berpeluang menjadi Wakil Panglima TNI, dan kewenangan untuk menunjuknya ada di tangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Sesuai Perpres Nomor 66 Tahun 2019 yang telah ditandatangani Presiden RI Jokowi, kepangkatan Wakil Panglima TNI itu akan dijabat oleh Perwira Tinggi Bintang Empat.

Saat ini, selain Panglima TNI yang menyandang bintang empat di pundaknya, jiga ketiga Kepala Staf TNI, yakni Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Yuyu Sutisna dan Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Siwi Sukma Adji.

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, Kamis (7/11/2019) menyebut, ke tiga kepala staf itu memiliki peluang yang sama untuk menjabat sebagai Wakil Panglima TNI. "Ya saya pikir para kepala staf itu punya kans untuk itu," katanya di Kantor Staf Presiden, Jakarta.

Untuk menunjuk satu diantaranya, menurut Moeldoko menjadi kewenangan Panglima TNI. Bahkan Presiden juga bisa memilih atas dasar pertimbangan dari Panglima TNI.

Mekanisme penunjukan Wakil Panglima TNI ini, lanjut Moeldoko bisa diatur lewat peraturan Panglima TNI, sebab dalam Perpres 66/2019 tentang Susunan Organisasi TNI, tak disebutkan secara rinci.

"Panglima bisa action, itu kan di bawah kendali Panglima langsung, diangkat oleh Panglima," tuturnya.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Andika Perkasa adalah Perwira Tinggi berpangkat jendral termuda diantara tiga Kepala Staf Angkatan itu.

Di angkatannya, Andika penyandang bintang tiga yang pertama saat menjabat Dankodiklat TNI AD. Setelah itu ia mendapat tugas baru sebagai Pangkostrad. Tidak sampai setahun ia kemudian naik pangkat menjadi Jenderal TNI karena dipercaya menjadi  KSAD.

Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Yuyu Sutisna karirnya juga baik. Sebelum menjadi KASAU menggantikan Hadi Tjahjanto yang naik menjadi Panglima TNI, Yuyu Sutisna adalah Wakasau.

Setelah lulus AAU, Yuyu kemudian bergabung dengan korps penerbang tempur F-5 Tiger pesawat pertama yang diawakinya. Dia juga dikenal dengan call sign 'Lion'.

Sejak itu, Yuyu terus memegang peranan penting dalam berbagai jabatan di TNI AU. Dia pernah menjadi Danlanud Iswahyudi sengan pangkat jenderal bintang satu, kemudian menjadi Pangkoops AU I dengan pangkat jenderal bintang 2. Setelah itu ia dipercaya menjadi Pangkohanudnas dengan pangkat jenderal bintang 3 sebelum akhirnya ia menjadi KASAU dengan pangkat Jendral bintang 4.

Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Siwi Sukma Adji adalah Kepala Staf paling senior dibanding dua Kepala Staf lainnya. Usianya kini 57 tahun.

Siwi adalah anggota TNI AL yang menghabiskan hidupnya di atas banyak KRI milik TNI AL. Ia pernah menjadi komandan KRI Sultan Thaha Syaifuddin-378, KRI Nala-363, dan KRI Ki Hajar Dewantara-364.

Ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Lanal Pontianak, Panglima Komando Armada Barat (Koarmabar) yang kini berganti nama Koarmada I, Danjen Akademi TNI sebelum dipercaya menjadi KASAL.

Siapa diantara Tiga Kepala Staf Angkatan itu yang akan menjadi Wakil Panglima TNI, memang tergantung Panglima TNI dan atau Presiden RI Jokowi karena ketiganya berpeluang untuk itu berdasarkan Prepres Nomor 66 Tahun 2019.

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Widodo Irianto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Komentar

Registration