Peristiwa - Daerah

Festival Mbois 4 Digelar, Usung Spirit Gotong Royong

Festival Mbois 4 Digelar, Usung Spirit Gotong Royong Press Conference Festival Mbois 4 di Dilo, Kota Malang. (Foto: Naufal Ardiansyah/TIMES Indonesia)
Kamis, 07 November 2019 - 16:16

TIMESINDONESIA, MALANGFestival Mbois 4 kembali digelar setelah sukses diselenggarakan sejak 2016 lalu. Tahun ini, panitia mengusung spirit gotong royong sebagai tema besarnya.

Ketua Pelaksana Malang Mbois 4 Alvan Zahputra mengatakan, spirit gotong royong merupakan hal yang selalu diangkat dari dulu.

"Bahasa lainnya adalah kolaborasi. Kami harap spirit gotong royong bisa diinformasikan dan diimplementasikan meluas kepada masyarakat," ujarnya saat konferensi pers di Dilo, Jalan Basuki Rachmat, Kota Malang, Kamis (7/11/2019).

Acara kreatif ini digelar pada 4 - 10 November 2019 di koridor Kajoetangan atau Jalan Basuki Rachmat, Kota Malang. Bekerjasama dengan berbagai pihak seperti Biro Ekonomi Pemprov Jatim, BNI Wilayah Malang, Indonesia Creative Cities Network dan 16 subsektor industri kreatif jejaring Malang Creative Fusion (MCF).

"Diharapkan kegiatan ini akan lebih ramai dan semarak serta memberikan dampak lebih dari tahun ke tahun," katanya.

Dari festival ini, pihaknya berharap masyarakat bisa berinteraksi langsung dengan pelaku industri kreatif. Misalnya gamer.

Informasi yang ada dalam rangkaian acara ini diharapkan dapat diserap secara maksimal oleh masyarakat di Kota Malang. Selain itu, akses yang ada, tentu bersifat terbuka, juga bisa dimanfaatkan masyarakat.

"Ini acaranya seluruh warga Kota Malang. Ini bukan acaranya komunitas, bukan acaranya pemerintah. Ayo kita sukseskan untuk acara ini," tegasnya.

Sementara, Kabid Ilmateta Dinas Perindustrian Kota Malang Fahmi Fauzan menegaskan dukungan pemerintah atas agenda kreatif ini.

Pihaknya melihat kepada sineegi dan kolaborasi yang dibawa oleh kaum muda untuk berkarya. Dukungan pemerintah Kota Malang diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi tumbuh-kembangnya ekonomi kreatif di Kota Malang.

"Kita memberikan wadah atau space untuk mereka supaya berjejaring. Lebih banyak melibatkan komunitas dan pelaku industri kreatif," katanya.

Kreativitas, lanjut Fahmi, harus selalu mengedepankan inklusivitas yang artinya keterbukaan. Semakin banyak komunitas yang berjejaring semakin bagus juga perkembangan industri kreatif ini.

Festival Mbois 4 dengan spirit gotong royong yang digelar secara maraton ini diharapkan berjalan lancar dan tertib. Pihak panitia telah bekerjasama dengan Polres Malang Kota dan Dishub Kota Malang untuk mengaturan lalu lintas dan keramaian. (*)

Jurnalis : Mohammad Naufal Ardiansyah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration