Peristiwa - Daerah

Kurangi Ketergantungan Penggunaan Pupuk Kimia, HKTI Magetan Gelar Semiloka

Kurangi Ketergantungan Penggunaan Pupuk Kimia, HKTI Magetan Gelar Semiloka Seminar dan lokakarya (SEMILOKA) tentang strategi mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia bersubsidi yang berlangsung di Harmadha Joglo Magetan, Kamis (7/11/2019). (Foto: Aditya Candra/TIMES Indonesia)
Kamis, 07 November 2019 - 15:22

TIMESINDONESIA, MAGETAN – Dewan pimpinan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Kabupaten Magetan (HKTI Magetan), Jawa Timur, menggelar seminar dan lokakarya (SEMILOKA) tentang strategi mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia bersubsidi. Acara tersebut berlangsung di Harmadha Joglo Magetan, Kamis (7/11/2019).

Ketua DPK HKTI Magetan, Harun Sunarso mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang kerap terjadi saat musim tanam tiba. Di mana, para petani kesulitan mendapatkan  pupuk kimia.

"HKTI menawarkan solusi untuk mengurangi kebutuhan pupuk sampai separuhnya," ujarnya kepada TIMES Indonesia, Kamis (7/11/2019).

Menurutnya selama ini petani selalu memakai banyak pupuk kimia. Namun, cara itu sebenarnya kurang tepat.

"Pemupukan kalau tidak sesuai yang namanya nitrogen urea jika tidak di serap tanaman maka akan menguap hilang dan struktur tanah menjadi jenuh dan berdampak kepada produksi yang di hasilkan petani," jelasnya.

Dalam hal ini, HKTI Magetan menawarkan solusi untuk mengurangi kebutuhan pupuk kimia. Yakni, dengan menggunakan formula dan teknologi.

"Dengan formula ini semoga kebutuhan pupuk yang semisalnya sampai 2 sak, bisa cukup dengan 1 sak dan 1 ramuan organik dengan teknologi nano," ungkapnya.

Harun menambahkan, dengan adanya teknologi pupuk nitrogen penyerapan akan lebih maksimal. Sehingga, penggunaan pupuk kimia bisa di kurangi.

"Setelah ditebar dan sebelum di serap oleh tanaman itu diikat, jadi tidak akan menguap," tandasnya.

Seminar dan lokakarya (SEMILOKA) yang digelar Dewan pimpinan HKTI Magetan juga dihadiri Bupati Magetan, Komandan Kodim 0804 Magetan, Ketua DPRD Magetan, dan segenap unsur terkait. (*)

Jurnalis : Aditya Candra (MG-85)
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Magetan

Komentar

Registration