Peristiwa

Panglima TNI: Hadapi Ancaman, TNI Butuh Perwira Adaptif

Panglima TNI: Hadapi Ancaman, TNI Butuh Perwira Adaptif Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan ceramah pembekalan di hadapan 566 Perwira Siswa Seskoad, Seskoal dan Seskoau tahun 2019, Kamis (7/11/2019). (Foto: istimewa)
Kamis, 07 November 2019 - 14:28

TIMESINDONESIA, JAKARTAPanglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto juga menyampaikan bahwa spektrum ancaman yang sangat kompleks membutuhkan organisasi yang adaptif. Organisasi yang tidak responsif atau tidak adaptif dengan tantangan dan ancaman yang baru akan tenggelam dan digilas perubahan.

Hal itu disampaikan Panglima TNI di hadapan 566 Perwira Siswa Seskoad, Seskoal dan Seskoau tahun 2019 di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat, Jl Gatot Subroto No 96 Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/11/2019).

TIMES-Indonesia-Hadi-Panglima-02.jpg

"Untuk menjadi organisasi yang adaptif, TNI membutuhkan perwira-perwira yang adaptif pula. Perwira yang tidak alergi dengan perubahan, mampu melihat trend, bersinergi, dan tidak berpikiran sempit," tegasnya.

Panglima TNI juga mengatakan perlunya ada perubahan mindset para perwira bahwa situasi saat ini sangat dinamis, cepat berubah dan membutuhkan respon tinggi.

TIMES-Indonesia-Hadi-Panglima-03.jpg

“Tidak ada lagi jamannya para komandan santai-santai dan berleha-leha di kursi komandan. Komandan harus turun ke lapangan, melihat fenomena dan tren perubahan ancaman, kondisi masyarakat, anak buah, dan berpikir antisipatif,” tuturnya.

Tak lupa, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengingatkan bahwa pendidikan semacam Sesko TNI dan Sesko Angkatan harus bisa mencetak sumber daya manusia unggulan berupa perwira berkualitas.  "Pembinaan para personel tersebut harus berdasar pada merit system, the right man on the right place, serta memperhatikan kemampuan dan prestasi," tukasnya. (*)

Jurnalis : Ferry Agusta Satrio
Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Dhian Mega

Komentar

Registration