Selasa, 12 November 2019
Kuliner

Alya Bonita Nanda, Milenial Yogyakarta yang Nekad Mendirikan Kuliner Sate Taichan

Alya Bonita Nanda, Milenial Yogyakarta yang Nekad Mendirikan Kuliner Sate Taichan Alya Bonita Nanda dan menu andalan di Kedai Taichan Kerakyatan di Jalan Gedongkuning, Singosaren I, Bantul, Yogyakarta. (FOTO: Fajar Rianto/TIMES Indonesia)
Rabu, 06 November 2019 - 07:43

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Pepatah tepat dialamatkan kepada Alya Bonita Nanda Seruni dan temannya Afif Hanafi Adnan.

Tanpa ada keraguan, perempuan milenial Yogyakarta ini mulai mendirikan usaha kuliner mengikuti jejak orang tuanya yang merupakan pengusaha kuliner ayam goreng ternama di Yogyakarta. Tak ingin dianggap mewarisi usaha sang ayah. Alya pun memilih usaha kuliner berbeda dengan sang ayah yaitu sate Taichan.

Kuliner inovasi Alya yang menggunakan menu utama ayam dapat dijumpai di sebuah Kedai Taichan Kerakyatan di Jalan Gedongkuning, Singosaren I, Bantul, Yogyakarta.

Alya menerangkan, sate racikannya ini dipastikan berbeda dengan sate ayam pada umumnya. Sebab, sate ayam ini telah mengikuti jaman, disesuaikan dengan lidah dan selera para milenial. Sate Taichan olahannya dibakar dengan tanpa baluran bumbu kacang dan kecap. Daging pada Sate Taichan lazimnya juga berwarna putih polos dan hanya dibumbui garam, jeruk nipis, dan sedikit cabai.

“Sate jenis ini pada umumnya hanya disajikan dengan sambal pendamping dan perasan jeruk nipis,” terang Alya menceritakan proses memulai usaha ini kepada TIMES Indonesia, Selasa (5/11/2019).

Hari pertama, outlet berlabel Sate Taichan mulai buka dengan memfokuskan menu spesialis Sate Taichan Basah dan Sate Pisang Nugget sebagai menu andalannya. Menu kekinian tersebut tentu layak menjadi pilihan alternatif bagi pemburu kuliner alternatif.

Diusianya masih belia yaitu 20 tahun, Alya ingin menjadi pengusaha muda yang sukses. Untuk mewujudkan hal tersebut, Alya join dengan Afif, teman lelakinya untuk membuka usaha dengan sistem franchise atau waralaba.

Untuk memulai usaha ini, Alya dibantu dua orang karyawan. Baru hari pertama buka outletnya dipenuhi para pembeli. Semula dijadwalkan buka mulai pukul 11.00 WIB dan tutup pukul 22.00 WIB.

Alhamdulillah, respon masyarakat sangat baik. Pembeli datang dan pergi silih berganti. Terpaksa kami tutup lebih awal, diluar rencana jadwal semula,” terang Alya.

Bahkan, pada Kamis (7/11/2019) malam nanti pemilik sebuah hotel ternama di Yogyakarta telah memesan tempat dalam rangka merayakan ulang tahunnya di Taichan Kerakyatan Gedongkuning ini.

Soal harga, Alya pun tidak mematok tinggi. Hal ini disesuaikan dengan pasar di Yogyakarta yang kebanyakan milenial berstatus sebagai pelajar dan wisatawan.

Yakni, kisaran Rp 4 ribu hingga Rp16 ribu per item. Dengan harga tersebut, tentu TIMES Lovers tidak perlu khawatir dan perlu mencoba datang ke kedai milik sang milenial Yogyakarta ini. Apalagi, saat ini masih nuansa Soft Opening, Alya meluncurkan program discount 40% mulai tanggal 4 - 6 November 2019.

Tak hanya sate taichan daging basah. Ada pula menu sate taichan daging basah kecap, sate taichan sambal matah. Sate taichan kulit basah, sate taichan kulit kering. Sayap bakar, bakso bakar balado, puyuh bakar, pisang nugget serta aneka minuman.

Sebagai milenial Yogyakarta, Alya ingin lebih mandiri dan mewujudkan harapannya di usia muda dengan membuka usaha kuliner Sate Taichan. Bahkan, Alya dan Afid masih berniat nyambi kuliah. Mereka berharap usahanya dapat berkembang lebih maju dan baik nantinya. Selamat dan sukses ya kakak Alya Bonita Nanda dan Kakak Afif Hanafi Adnan. (*)

Jurnalis : Fajar Rianto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Yogyakarta

Komentar

Registration