Gaya Hidup

Amankah Makan Kepiting saat Hamil?

Amankah Makan Kepiting saat Hamil? Ilustrasi Makan Kepiting. (FOTO: hellosehat)
Rabu, 06 November 2019 - 06:19

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pernahkah Anda mendengar jika ibu hamil sebaiknya tidak makan kepiting? Pasalnya, makan kepiting berdampak buruk pada janin jika dikonsumsi oleh ibu hamil. Jika hal ini benar, mungkin akan membuat ibu hamil pecinta kepiting sedikit kecewa. Lalu, benarkah makan kepiting saat hamil bisa berbahaya?

Makanan laut, termasuk kepiting, merupakan sumber nutrisi yang dibutuhkan tubuh selama hamil. Jarang mengonsumsi makanan laut justru bisa menyebabkan tubuh ibu hamil kekurangan nutrisi yang dapat memicu berbagai komplikasi kehamilan, seperti anemia, hipertensi, mudah terkena infeksi, dan risiko bayi terlahir cacat.

Selama mengandung, ibu hamil tetap bisa mengonsumsi kepiting. Hanya saja, cara penyajiannya harus benar-benar diperhatikan. Kepiting perlu dimasak hingga benar-benar matang. Jika tidak, kuman berbahaya mungkin masih tertinggal di kepiting dan dapat menimbulkan penyakit saat masuk ke dalam tubuh ibu hamil.

Berikut ini adalah beberapa tips yang perlu perhatikan sewaktu mengolah dan mengonsumsi kepiting bagi ibu hamil.

1. Pastikan peralatan yang dipakai untuk memasak, seperti pisau, nampan, sampai penggorengan, telah dicuci hingga bersih.

2. Jika tidak ingin dimasak semua, simpan kepiting yang masih mentah dalam lemari es dengan suhu maksimal 4 derajat Celsius. Jika ingin disimpan lebih lama, masukkan kepiting ke dalam freezer.

3. Saat memasak, pastikan kepiting telah dimasak hingga warnanya memerah matang sebelum ditiriskan.

4. Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah makan.

5. Buang kepiting matang yang telah didiamkan selama lebih dari 2 jam dalam suhu ruangan.

Selain memerhatikan cara penyajian kepiting, porsinya pun perlu dibatasi. Hal ini karena terlalu banyak makan kepiting saat hamil juga dapat menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan. Namun sejauh ini, belum ada rekomendasi berapa banyak kepiting yang masih aman untuk dikonsumsi saat hamil. (*)

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

Komentar

Registration