Peristiwa - Daerah

Festival Kopi Nusantara Diharapkan Mampu Tingkatkan Promosi Kopi Indonesia

Festival Kopi Nusantara Diharapkan Mampu Tingkatkan Promosi Kopi Indonesia Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin saat memberikan penghargaan kepada peserta FKN 4 yang berhasil jadi juara. (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Minggu, 03 November 2019 - 10:02

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso, melalui Dinas Pertanian (Disperta) menggelar Festival Kopi Nusantara (FKN) ke-4 Tahun 2019,  yang berlangsung mulai Jumat sampai Sabtu (2/10/2019) malam.

FKN kali ini, berbeda dari pelaksanaan tiga tahun sebelumnya. Sebab, tahun ini dilaksanakan di salah satu objek wisata Bondowoso, yaitu Museum Kereta Api.

Salwa-Arifin-2.jpg

Berdasarkan data yang didapat TIMES Indonesia, FKN tahun ini diikuti oleh 149 peserta yang datang dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia.

Diantaranya Banten, Temanggung, Surabaya, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Sidoarjo, Banyuwangi, Situbondo, Bali dan tentunya tuan rumah sendiri Bondowoso.

Dalam sambutannya, Bupati Salwa menjelaskan, kehadiran Kopi Bondowoso telah mampu meningkatkan kesejahteraan petani kopi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Bondowoso.

Maka melalui kegiatan ini kata dia, diharapkan mampu  meningkatkan promosi kopi milik petani, baik di kancah nasional maupu internasional.

Salwa-Arifin-3.jpg

“Melalui acara Festival Kopi Nusantara 4 ini, mari kita sama-sama, memperbaiki semua aspek pengelolaan kopi di Bondowoso. Agar lebih baik pagi,” imbaunya, saat sambutan di acara puncak FKN, Sabtu (2/10/2019) malam.

Bupati menjelaskan, bahwa kopi Bondowoso sudah diminati pasar, baik dalam negeri maupu internasional.

“Hal ini tentu karena kualitas kopi yang baik, dan citarasa yang enak. Sehingga kuantitas ekspor juga terus meningkat, dari tahun ke tahun,” paparnya.

Menurutnya, areal perkebunan kopi di Bondowoso terus semakin bertambah. Hal ini, menyusul dikembangkannya perkebunan kopi Hyang Argopuro. Ini secara keseluruhan makin memperkuat eksistensi kopi Bondowoso, dalam persaingan perkopian global.

“Pemerintah daerah mengapresiasi, langkah-langkah yang dilakukan seluruh pemangku kepentingan, dalam meningkatkan performance kopi Bondowoso,” ucapnya.

Ada tiga kompetisi dalam FKN 4 ini. Diantaranya, brewing competition, late art competition, dan specialty kopi Bondowoso competition.

Tak hanya kompetensi, FKN juga memberi kesempatan kelompok tani, untuk mempromosikan kopi produk asli Bondowoso.

Festival Kopi Nusantara 4, berlangsung cukup meriah, dengan berbagai penampilan menarik. Mulai tari molong kopi dan lain-lain. Selain Bupati Salwa Arifin, hadir dalam kesempatan itu Forkopimda, dan pihak terkait lainnya. Serta ratusan warga Bondowoso dari berbagai kalangan dan usia.(*)

Jurnalis : Moh Bahri
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Bondowoso

Komentar

Registration