Peristiwa - Internasional

Indonesia Kemukakan Tiga Hal Pada Pertemuan ACC Jelang KTT ASEAN

Indonesia Kemukakan Tiga Hal Pada Pertemuan ACC Jelang KTT ASEAN Para Menteri Luar Negeri ASEAN pada Pertemuan ACC di Bangkok/Nonthaburi, Thailand. (FOTO: Kemenlu)
Minggu, 03 November 2019 - 07:14

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ada tiga hal yang dikemukakan Menteri Luar Negeri  RI, Retno L.P. Marsudi pada pertemuan ACC (ASEAN Coordinating Council) ke-24 menjelang rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN (KTT ASEAN) dan KTT Terkait lainnya, Sabtu (2/11/2019) di Bangkok/Nonthaburi, Thailand.

Pertama soal optimalisasi penggunaan gedung baru Sekretariat ASEAN. “Negara anggota ASEAN harus memanfaatkan secara optimal gedung baru Sekretariat ASEAN dengan mendorong semakin banyak pertemuan-pertemuan ASEAN diselenggarakan di Sekretariat ASEAN," ujarnya.

Kedua, Menlu Retno L.P. Marsudi juga mengajak negara anggota ASEAN mendukung aplikasi Timor Leste menjadi negara Anggota ASEAN. "Indonesia mendorong negara anggota ASEAN agar bisa terus menjalin kerja sama dengan Timor Leste untuk merangkul Timor Leste ke dalam keluarga besar ASEAN," kata Menlu.

Menlu-ASEAN-2.jpg

Ketiga, meminta ASEAN menyatukan suara dalam mendorong negara-negara mitra untuk mempercepat finalisasi negosiasi perjanjian Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

Saat ini mayoritas substansi teks berhasil diselesaikan dalam perundingan RCEP dan diharapkan dapat ditandatangani pada tahun 2020.

Dalam pertemuan itu juga dibahas persiapan peluncuran Initial Rolling Priority Pipeline MPAC 2025 yakni program pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas di ASEAN yang bernilai 260 miliar dollar AS yang secara resmi akan diluncurkan oleh para Pemimpin ASEAN pada KTT kali ini.

Indonesia sendiri memiliki 3 (tiga) proyek yang akan diluncurkan pada pertemuan itu, yakni perluasan Bandara Hang Nadim di Batam, Pelabuhan Kijing di Pontianak dan Pelabuhan Kuala Tanjung di Medan.

Pertemuan itu dilanjutkan dengan penandatangan aksesi Jerman dan Bahrain kepada Traktat Persahabatan dan Kerja Sama (Treaty of Amity and Cooperation), prinsip-prinsip perdamaian dan keamanan yang menjadi pedoman ASEAN dalam menjalin hubungan dengan mitranya.

“Bagi ASEAN, aksesi Jerman dan Bahrain pada TAC ini semakin memperkuat dukungan terhadap upaya mempromosikan perdamaian, persahabatan dan peningkatan kerja sama di kawasan," tambah Menlu Retno Marsudi.

Menteri Luar Negeri RI, Retno L.P. Marsudi menghadiri pertemuan ACC di Bangkok/Nonthaburi,Thailand yang juga dihadiri oleh seluruh Menteri Luar Negeri ASEAN dan diselenggarakan setiap tahun menjelang rangkaian KTT ASEAN dan KTT Terkait lainnya. (*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Widodo Irianto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : Kemenlu RI

Komentar

Registration