Kesehatan

Kiat Menghadapi Mom Shaming agar Tak Ganggu Kesehatan Mental

Kiat Menghadapi Mom Shaming agar Tak Ganggu Kesehatan Mental Ilustrasi - Tips menghadapi Mom Shaming (FOTO: parenting.orami)
Kamis, 31 Oktober 2019 - 04:21

TIMESINDONESIA, JAKARTAMom shaming merupakan hal yang perlu menjadi perhatian. Bukan hanya pasca melahirkan, tetapi juga pada masa kehamilan. Karena tak jarang ibu yang menerima mom shaming akan mengalami stres sehingga berdampak pada kesehatan mental maupun kesehatan janin.

Mom shaming merupakan fenomena yang terjadi ketika ada seorang ibu yang dipermalukan, disindir, atau dihakimi secara sepihak oleh orang lain. Hal ini dapat terjadi baik secara langsung di tempat melalui ucapan, atau bisa melalui media sosial.

Beberapa kasus mom shaming dimaksudkan untuk menasihati dan memberi masukan. Namun, tidak sedikit yang sifatnya menghakimi secara sepihak dan atas perasaan bahwa pelaku adalah pribadi yang lebih baik dalam menjalankan perannya sebagai ibu.

Melansir dari Mother & Baby, untuk menghadapi mom shaming Psikolog Dessy Ilsanty, M.Psi menyarankan beberapa hal berikut.

1. Jadilah pribadi yang open minded (terbuka).

Ketika orang berkomentar, lebih baik Moms mencerna dulu perkataannya, jangan langsung bereaksi. Yakinlah bahwa orang tersebut sebenarnya berniat baik saat memberi komentar.

2. Anggaplah shaming sebagai nasihat

Hal yang baik bisa Anda ambil, sementara yang tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, hiraukan.

3. Yakinlah Anda bisa menjadi ibu yang baik

Memiliki keyakinan Anda bisa menjadi ibu yang baik adalah hal yang penting. Anda bisa memperkaya diri dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya.

Mom shaming memang kerap terjadi, apalagi di era modern seperti sekarang ini. Mengetahui cara yang tepat untuk menghadapinya akan membuat ibu yang berhadapan dengan hal tersebut terhindar dari masalah kesehatan mental(*)

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

Komentar

Registration